Berita Terbaru

Diberdayakan oleh Blogger.
Peluang Industri Terbuka, Apakah Kesiapan Tenaga Kerja Lokal Sudah Mengikuti?

By On Kamis, Mei 07, 2026

Ilustrasi kawasan industri Sawah Luhur, Kecamatan Kasemen, Kota Serang.
Menunjukkan awal pergerakan 
aktivitas industri dan terbukanya 
peluang kerja bagi masyarakat.

KONTRAS7.CO.ID - Kota Serang - Perkembangan kawasan industri di Kota Serang, Banten, Indonesia menunjukkan arah yang semakin jelas. Aktivitas investasi mulai bergerak, dan peluang kerja ke depan semakin terbuka.

Namun di tengah perkembangan tersebut, muncul satu hal penting yang perlu menjadi perhatian bersama, yaitu kesiapan tenaga kerja lokal dalam menghadapi kebutuhan industri.

Ketersediaan peluang kerja tidak selalu otomatis diikuti dengan kesiapan sumber daya manusia di lapangan. 

Diperlukan penyesuaian, terutama dalam hal keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan industri yang terus berkembang.

Arie Budiarto, warga Kota Serang sekaligus pemerhati kebijakan publik, menilai bahwa momentum ini menjadi fase penting dalam memastikan masyarakat tidak hanya menjadi penonton dalam perubahan yang terjadi.

“Peluang itu sudah mulai terlihat, tetapi yang lebih penting adalah bagaimana memastikan masyarakat benar-benar siap untuk mengisi ruang tersebut,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa pelatihan yang lebih terarah dan sesuai kebutuhan industri menjadi faktor penting agar peluang yang ada dapat benar-benar dirasakan oleh tenaga kerja lokal.

“Jika tidak dipersiapkan sejak awal, maka peluang besar bisa saja tidak sepenuhnya dinikmati oleh masyarakat sekitar,” tambahnya.

Investasi Mulai Masuk, Peluang Terbuka — Siapa yang Siap, Siapa yang Tertinggal?

By On Sabtu, Mei 02, 2026

Ilustrasi: Aktivitas industri mulai bergerak. Saat investasi masuk, peluang terbuka—yang siap akan melangkah, yang tidak siap berisiko tertinggal.

KONTRAS7.CO.ID - Kota Serang - Pergerakan kawasan industri di Kota Serang, Banten, Indonesia mulai terlihat. Ini bukan lagi sekadar wacana.

Minat investasi mulai tampak. Komunikasi dengan Pemerintah Kota Serang berjalan, dan pengajuan perizinan untuk pendirian pabrik mulai masuk.

Artinya jelas, peluang kerja akan terbuka. Ini nyata, bukan sekadar rencana.

Namun, ada hal yang tidak boleh diabaikan. Jangan sampai masyarakat sekitar justru tidak ikut menikmati peluang ini.

Arie Budiarto, warga Kota Serang sekaligus pemerhati kebijakan publik, menilai kesiapan tenaga kerja lokal menjadi kunci.

“Kalau tidak disiapkan dari sekarang, peluang itu bisa tidak terserap. Industri membutuhkan tenaga kerja yang sesuai, bukan sekadar ada,” ujarnya.

Menurutnya, pelatihan harus tepat sasaran dan sesuai kebutuhan industri, agar masyarakat benar-benar siap masuk ke dunia kerja.

“Momentum ini sudah terlihat arahnya. Tinggal bagaimana kita menyiapkan masyarakatnya, supaya manfaatnya benar-benar dirasakan oleh warga sekitar,” katanya.

Sawah Luhur Jadi Sorotan: Kesiapan SDM Jadi Kunci agar Warga Tak Hanya Jadi Penonton dalam Pengembangan Industri Kota Serang

By On Minggu, April 26, 2026

Ilustrasi pengembangan industri 
di Sawah Luhur. Kesiapan SDM dan 
dampak ekonomi menjadi perhatian.

KONTRAS7.CO.ID - Kota Serang - Pengembangan kawasan industri di wilayah Sawah Luhur saat ini menjadi perhatian karena dinilai memiliki potensi besar dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, peningkatan investasi, serta membuka peluang kerja bagi masyarakat.

Di tengah proses tersebut, kesiapan sumber daya manusia (SDM) lokal menjadi hal penting agar masyarakat sekitar bisa ikut berperan dan tidak hanya menjadi penonton dalam perkembangan industri di wilayahnya.

Arie Budiarto, warga Kota Serang sekaligus pemerhati kebijakan publik, menilai bahwa kesiapan tenaga kerja lokal perlu menjadi perhatian bersama agar peluang yang ada bisa benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Ia juga menegaskan bahwa pengembangan kawasan industri tidak hanya soal investasi, tetapi juga bagaimana masyarakat lokal bisa ikut terlibat dan mendapatkan manfaat nyata dari perkembangan tersebut.

Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kota Serang memiliki peran penting dalam mendorong peningkatan keterampilan tenaga kerja melalui pelatihan dan pengembangan kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan industri.

Dari sisi ekonomi, pengembangan kawasan industri di Sawah Luhur diharapkan dapat memberikan dampak positif, mulai dari tumbuhnya usaha pendukung, meningkatnya aktivitas ekonomi lokal, hingga terbukanya peluang kerja baru bagi masyarakat.

DPMPTSP Kota Serang berperan dalam memastikan arus investasi yang masuk dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat yang seimbang bagi masyarakat.

Bapperida Kota Serang juga memiliki peran dalam menjaga agar pengembangan kawasan industri tetap selaras dengan perencanaan pembangunan daerah dan tata ruang yang ada.

Arie Budiarto menegaskan bahwa pengembangan kawasan industri Sawah Luhur perlu dilihat secara menyeluruh, dengan keseimbangan antara investasi, kesiapan SDM, dan manfaat ekonomi agar benar-benar dirasakan oleh masyarakat Kota Serang.

Kajian Warga Kota Serang: Industri Sawaluhur Bisa Buka 6.000 Lapangan Kerja dan Benahi Drainase Kota

By On Minggu, April 19, 2026

Arie Budiarto saat menyampaikan kajian industri Sawaluhur, Kota Serang, 
yang berpotensi membuka 6.000 lapangan kerja sekaligus mendukung perbaikan 
sistem drainase kota.

KONTRAS7.CO.ID - Kota Serang - Sebuah kajian yang disusun oleh warga Kota Serang sekaligus pemerhati kebijakan publik, Arie Budiarto, menghadirkan perspektif solutif terkait rencana pengembangan kawasan industri di wilayah pesisir Sawahluhur Kasemen Kota Serang.

Dalam kajian tersebut, pengembangan kawasan industri di Sawahluhur dinilai mampu membuka hingga 6.000 lapangan kerja, khususnya bagi masyarakat lokal, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Kajian ini didasarkan pada potensi pengembangan kawasan seluas sekitar 100 hektar dengan rencana sekitar 20 unit industri skala ringan hingga menengah yang dinilai mampu menyerap tenaga kerja dalam jumlah besar apabila didukung kebijakan yang tepat.

“Dengan perencanaan yang matang, kawasan ini tidak hanya membuka lapangan kerja, tetapi juga dapat menjadi penggerak ekonomi masyarakat,” ujar Arie Budiarto.

Selain penyerapan tenaga kerja, kajian tersebut juga menyoroti dampak ekonomi lanjutan seperti pertumbuhan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), sektor jasa, transportasi, serta meningkatnya kebutuhan hunian di sekitar kawasan industri.

Sebagai bagian dari solusi, kajian ini mendorong penerapan kebijakan prioritas tenaga kerja lokal hingga 80 persen, sehingga manfaat pembangunan dapat dirasakan langsung oleh masyarakat sekitar.

Di sisi lain, Arie juga menekankan pentingnya pengelolaan lingkungan yang terencana, mengingat lokasi berada di kawasan pesisir.

Ia mengusulkan penerapan sistem pengolahan limbah terpadu, perlindungan ekosistem pesisir, serta penyediaan ruang terbuka hijau sebagai penyangga kawasan industri.

Menanggapi kekhawatiran masyarakat terkait potensi terganggunya aliran air dari dalam kota ke laut, kajian ini menegaskan bahwa sistem drainase harus menjadi bagian utama dalam perencanaan kawasan.

“Aliran air dari kota ke laut harus tetap terjaga. Justru, pengembangan kawasan industri dapat menjadi momentum untuk memperbaiki dan menata sistem drainase secara lebih terintegrasi,” jelasnya.

Kajian tersebut juga mendorong normalisasi saluran air, peningkatan kapasitas drainase, serta integrasi sistem tata air agar pembangunan kawasan tidak menimbulkan risiko banjir di wilayah perkotaan.

Selain itu, kawasan sekitar Sawahluhur juga dinilai memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai kawasan agrowisata berbasis pertanian, sehingga tercipta keseimbangan antara pembangunan industri, lingkungan, dan ekonomi masyarakat.

Kajian ini menjadi bagian dari upaya masyarakat dalam memberikan edukasi publik bahwa pembangunan kawasan industri, apabila direncanakan dengan baik, tidak hanya membawa pertumbuhan ekonomi, tetapi juga dapat menciptakan lapangan kerja, meningkatkan kesejahteraan, serta menjaga keseimbangan lingkungan.

Arie Budiarto berharap kajian ini dapat menjadi bahan pertimbangan bagi pemerintah daerah dalam merumuskan kebijakan pembangunan yang inklusif, berkelanjutan, dan berdampak nyata bagi masyarakat.

Iklim Investasi Aman, Nyaman dan Kompetitif. DPRD Kota Serang Tegaskan Mendukung Pemkot

By On Kamis, April 09, 2026

Ketua DPRD Kota Serang, Muji Rohman

KONTRAS7.CO.ID - Kota Serang - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Serang menegaskan komitmennya mendukung Pemerintah Kota (Pemkot) Serang untuk memperkuat iklim investasi yang aman, nyaman dan kompetitif.

Dukungan ini, menurutnya menjadi bagian penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi kemajuan daerah serta membuka lebih banyak lapangan kerja bagi masyarakat Kota Serang.

Ketua DPRD Kota Serang, Muji Rohman, mengatakan sinergi antara DPRD dengan Pemkot Serang merupakan kunci utama dalam menciptakan dan memperkuat lingkungan investasi yang aman, nyaman, dan kompetitif.

Menurut Muji lembaga DPRD yang dipimpinnya tidak hanya memberikan dukungan secara normatif, tetapi juga secara aktif memperkuat kebijakan yang dirancang oleh Pemkot Serang agar tetap sejalan dengan regulasi yang berlaku serta berpihak pada kepentingan masyarakat luas. (Red-Kota Serang).

Pada prinsipnya DPRD mendukung seluruh bentuk investasi yang sejalan dengan peraturan perundang-undangan. "Merupakan bagian dari komitmen kami dalam mendukung program pembangunan yang dijalankan oleh Pemkot Serang,” ungkapnya.

DPRD siap terlibat langsung dalam berbagai agenda penting terkait investasi, termasuk menghadiri kegiatan peresmian maupun forum-forum investasi sebagai bentuk dukungan nyata terhadap upaya Pemkot Serang menarik investor.

Ia menambahkan, dalam menjalankan fungsinya, DPRD berperan penting dalam aspek legislasi, penganggaran, dan pengawasan. "Melalui pembentukan Peraturan Daerah (Perda), penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), serta pengawasan terhadap kebijakan Pemkot Serang, DPRD memastikan bahwa setiap program pembangunan berjalan efektif, transparan, dan akuntabel. Ujar Muji.

Muji menjelaskan, DPRD juga terus menampung aspirasi masyarakat guna memastikan bahwa setiap kebijakan investasi tidak hanya berdampak pada pertumbuhan ekonomi, tetapi juga memberikan manfaat sosial yang merata.

Kolaborasi yang solid antara DPRD dan Pemkot Serang, diharapkan mampu menjadi daerah tujuan investasi yang unggul, berdaya saing, serta mampu mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan. Tandasnya.

Wali Kota Serang Budi Rustandi Terima Kunjungan Pengusaha Asal Negeri Tirai Bambu

By On Kamis, Maret 26, 2026

Wali Kota Serang Budi Rustandi menerima kunjungan pengusaha dari Negeri Tirai Bambu. Aula Sekretariat Daerah Kota Serang. Kamis (26/3/2026).

KONTRAS7.CO.ID - Kota Serang - Wali Kota Serang Budi Rustandi menerima kunjungan pengusaha dari Negeri Tirai Bambu. Aula Sekretariat Daerah Kota Serang. Kamis (26/3/2026). 

Kunjungan Para pengusaha dari Negeri Tirai Bambu ini menjadi langkah awal untuk kerja sama internasional di berbagai sektor strategis, mulai dari investasi kawasan industri hingga pertukaran di bidang pendidikan tinggi.

Walikota Serang, Budi Rustandi, menyambut langsung kedatangan para pengusaha tersebut.

Walikota Serang Budi Rustandi dalam sambutannya, kunjungan ini merupakan tindak lanjut dari kementerian pusat terkait hubungan internasional antar kota dan antar negara.

Alhamdulillah hari ini bisa diterima, dilanjutkan diskusi terkait apa aja yang bisa dikerjasamakan. Dari sektor investasi, dari sekolah ya, dari sarjana S1, termasuk dosen dan mahasiswa,” ujar Budi.

Budi menambahkan, harapannya agar Kota Serang dapat belajar dari kemajuan Kota Weifang Cina.

Budi berharap, kita harus bisa mencontoh kota yang bagus dan bagaimana Kota Serang ini bisa menjadi kota yang maju. 

Kalau kita melihat dari kota mereka kan luar biasa kemajuan baik teknologinya, perkotaannya, dan luar biasa karena SDM-nya juga lebih unggul daripada kita. Kata Budi.

Perwakilan dari rombongan, Director Raising Capita, Dr. Roden Xue Ruiteng melalui juru bicaranya Lili Kusuma Candra, sekaligus Presiden Direktur Golden Gate mengungkapkan, salah satu pertimbangan para pengusaha asal Kota Kuiwen Weifang ingin membangun kerjasama dengan Kota Serang adalah, Kota Serang memiliki letak geografis dengan Kota administrasi Jakarta. 

"Posisi tersebut dinilai akan sangat menguntungkan dalam proses pengurusan dan izin-izin" ungkapnya.

Kota Serang juga memiliki potensi yang kuat dan tinggi untuk berinvestasi, ” ujarnya.

Lili menambahkan, rencananya, para pengusaha dari Negeri Tirai Bambu itu akan langsung berkeliling di Kota Serang untuk melihat secara langsung potensi yang dimiliki Kota Serang, sekaligus menilai investasi yang akan ditanamkan.

Menurut Lili, kunjungan perwakilan dari Kota Kuiwen Weifang merupakan kali pertama di Indonesia, khususnya di Kota Serang dalam menjalin kerjasama diberbagai bidang industri dan pendidikan hingga infrastruktur

Dan kami sangat serius untuk menjalin kerjasama dengan Kota Serang. Mereka (Pengusaha) percaya Kota Serang memiliki banyak kelebihan dan ramah terhadap investasi. Tutupnya.

Realisasi Investasi Terus Meningkat, Kota Serang Semakin Menarik di Mata Investor

By On Selasa, September 30, 2025

KONTRAS7.CO.ID - Kota Serang - Realisasi investasi di Kota Serang terus mengalami peningkatan hingga bulan Agustus 2025 sebesar 4,5 Triliun, itu setara 60 persen dari target 7,5 Triliun dan jumlah investor sudah mencapai 9652 dari target 3.391 atau sekitar 284 persen (Red-telah melampaui target) yang ditetapkan Pemerintah Kota Serang. 

"Realisasi per triwulan II bulan Juni 2025, Penerimaan modal Rp.505.925.594.639. itu setara 57 persen dari target Rp.887.000.000.000",

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Serang Arif Rahman Hakim, mengungkapkan, sektor usaha penyumbang realisasi investasi terbesar di Kota Serang adalah sektor perdagangan dan jasa yaitu, para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) seperti restoran, cafe dan jajanan, "selain itu sektor perumahan juga terus bertambah," kepada Media kontras7. Selasa, 30 September 2025.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Serang Arif Rahman Hakim

Pelaku usaha UMKM merupakan pondasi yang paling bisa mendongkrak Ekonomi Nasional. "Jumlah penanaman modal tersebut, bersumber dari investasi yang masuk merupakan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN)." Ujarnya.

Arif mengatakan, tingginya capaian realisasi investasi di Kota Serang, menjadi bukti bahwa Program Wali Kota dan Wakil Wali Kota Serang berjalan dan berhasil mendorong laju pertumbuhan investasi.

"Ini merupakan hasil dari upaya dan kolaborasi yang kuat antara Pemerintah, Pelaku bisnis dan Masyarakat Kota Serang. Kami akan memastikan Kota Serang menjadi Kota destinasi investasi yang menarik", Kata Arif.

Dengan sinergi bersama, Kota Serang di arahkan sebagai Kota masa depan yang mampu menampung pertumbuhan ekonomi.

Pihaknya optimistis, realisasi investasi akan terus menggeliat di Kota Serang. Beberapa hal yang mendorong investasi di Kota Serang, yakni PemKot Serang melakukan pengawasan dan pembinaan terkait pelaporan untuk menciptakan satu real lapangan.

Melakukan promosi investasi, ditambah dengan berbagai event atau agenda Kota Serang, seperti festival atau kegiatan lainnya.

Pemkot Serang juga terus memberikan kemudahan dalam berinvestasi yang sudah berlandaskan Peraturan Pemerintah Pusat dan Peraturan Daerah Kota Serang. "Memberikan kemudahan pelayanan perizinan yang terus di tingkatkan, sehingga investor merasa aman, nyaman, dan terlayani dalam berinvestasi di Kota Serang."

Kota Serang diharapkan mampu menarik lebih banyak Investasi, yang tentunya akan berdampak positif bagi perekonomian dan kesejahteraan Masyarakat Kota Serang. Tutupnya.

PT Lamipak Indonesia Diresmikan, Bupati Ratu Zakiyah Dukung Iklim Investasi di Kabupaten Serang

By On Sabtu, Agustus 02, 2025

KONTRAS7.CO.ID - Serang - Perseroan Terbatas (PT) Lamipak Indonesia diresmikan oleh Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Republik Indonesia, Airlangga Hartarto tepatnya di Jalan Raya Jakarta Kecamatan Cikande, Kabupaten Serang pada Jum’at, 1 Agustus 2025. 

Pabrik dengan luas 16 hektare ini, merupakan pabrik pertama yang memproduksi kemasan aseptik yang dibangun di Indonesia.   

Bupati Serang, Ratu Rachmatuzakiyah yang turut hadir serta meresmikan bersama Menko Perekonomian  ini menyambut baik kehadiran PT Lamipak Indonesia di Kabupaten Serang.

”Hari ini saya bersama Pak Ketua DPRD, Kepala Disnakertrans hadir disini dalam rangka menyambut baik kehadiran PT. Lamipak Indonesia. Tentunya dengan kehadiran lamipak ini sebagai pertumbuhan (perekonomian) di bidang industri. Kita harus dukung adanya pabrik ini,”ungkapnya kepada Wartawan. Jumat, 1 Agustus 2025.

Ratu Zakiyah menyebutkan, pihaknya mendapatkan laporan dari pihak PT Lamipak Indonesia bahwa jumlah tenaga yang bekerja saat ini sebanyak 450 orang, yang mana 100 orang diantaranya merupakan tenaga kerja lokal atau warga Kabupaten Serang.

”Kenapa sedikit ternyata di pabrik ini mereka sudah menggunakan teknologi mesin, semua sudah menggunakan teknologi canggih. Artinya (untuk produksi) dikerjakan oleh mesin-mesin canggih itu, jadi tidak membutuhkan banyak tenaga kerja,”katanya. 

Oleh karenanya, Ratu Zakiyah menegaskan mendukung penuh bukan hanya perusahaan industri milik PT. Lamipak saja, melainkan semua perusahaan industri khususnya di wilayah Kabupaten Serang bagian Timur. Karenanya ini sesuatu yang baik bagi iklim investasi di Kabupaten Serang. ”Kita harus menciptakan iklim investasi yang baik, sehingga nanti banyak investor yang mau berinvestasi di Kabupaten Serang yang memang kita butuhkan,”tandasnya. 

Ketua DPRD Kabupaten Serang, Bahrul Ulum mengatakan, berkiatan dnegan keberadaan tenaga kerja seperti yang disampaikan Bupati Serang dari 450 orang 45 persen diantaranya warga Banten. Kemudian 50 persen dari 45 persen itu merupakan warga Kabupaten Serang. ”Kami berharap jika ada kebutuhan tenaga-tenaga yang bukan kualifikasi operator mesin bisa di prioritaskan warga Kabupaten Serang,”ujarnya.

Managing Director PT Lamipak  Indonesia Antoni Hui menanggapi perminatan Bupati Serang maupun Ketua DPRD Kabupaten Serang. ”Itu pasti kita akan dukung, tapi tergantung dengan tadi posisi mana yang bisa menggunakan tenaga kerja itu. Itu pasti bakal kita pertimbangkan,”ujarnya.

Antoni Hui mengungkapkan keunggulana PT Lamipak Indonesia yang telah meraih sertifikasi bertaraf internasional. Ini adalah bukti komitmen terhadap inovasi kualitas dan pertumbuhan berkelanjutan bagi perusahaan, masyarakat dan juga lingkungan. ”Dengan teknologi canggih dan tenaga kerja yang terampil, kami akan menghadirkan solusi lingkungan berkelas dunia. Pabrik ini juga merupakan investasi untuk lapangan kerja, kemitraan serta komitmen kami terhadap praktik berkelanjutan,”paparnya.

Menko Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan jika keberadaan perusahaan industri yang bergerak di bidang kemasan ramah lingkungan dan laminate baik minuman dan makanan baginya sangat mewah. ”Biasanya kalau kita bikin pabrik biasanya standar, tetapi ini mewah, karena saya tahu ownernya yang kedepannya psti kompetitif dan optimis,”ujarnya.

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *