Berita Terbaru

Diberdayakan oleh Blogger.
Bukan Sekadar Nilai Ujian, SMK Kimia PGRI Serang Siapkan Siswa Hadapi Dunia Kerja Global

By On Rabu, Agustus 26, 2026

Ketua Pusat Bahasa Inggris UPG 
Mr. Adi Suhendra bersama Kepala SMK Kimia PGRI Kota Serang Arif Setiawan saat membahas persiapan program Schools @america,  Rabu (26/8/2026).

Kontras7.co.id - Kota Serang — Belajar bahasa Inggris tidak cukup hanya untuk mengejar nilai ujian. Bagi SMK Kimia PGRI Kota Serang, kemampuan tersebut harus menjadi bekal nyata bagi siswa ketika memasuki dunia kerja.

Semangat itu yang akan dibawa SMK Kimia PGRI Kota Serang melalui program Schools @america yang dijadwalkan berlangsung Kamis (27/8/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari outing class pembelajaran bahasa Inggris sekaligus kesempatan bagi siswa merasakan pengalaman belajar di luar lingkungan sekolah.

Ketua Pusat Bahasa Inggris UPG, Mr. Adi Suhendra, mengatakan kegiatan tersebut bukan hal baru bagi SMK Kimia PGRI Kota Serang. Sekolah telah mengikuti program serupa sejak 2014.

Menurut Mr. Adi, program ini memberi kesempatan kepada siswa untuk menggunakan bahasa Inggris secara langsung, bukan hanya mempelajarinya secara teori. Siswa juga akan mendapatkan tutorial, mempraktikkan kemampuan komunikasi, serta mengenal budaya Amerika.

“Belajar bahasa Inggris itu untuk berkomunikasi, bukan sekadar untuk ujian,” ujar Mr. Adi saat diwawancarai Kontras7.co.id, Rabu (26/8/2026).

Selain kemampuan bahasa, siswa juga akan diperkenalkan dengan perkembangan teknologi dan pengalaman pembelajaran yang tersedia di lingkungan American Culture Center. Pengalaman tersebut diharapkan membuka wawasan siswa terhadap cara belajar dan perkembangan pendidikan di lingkungan global.

Bagi Mr. Adi, pengenalan lintas budaya juga penting. Siswa perlu memiliki wawasan luas dan mampu melihat dunia dari perspektif yang lebih terbuka, namun tetap mempertahankan identitas sebagai bangsa Indonesia.

“Kita boleh mengenal budaya mana saja walaupun kita tetap mempertahankan jati diri bangsa sebagai bangsa Indonesia,” katanya.

Ia menilai pembelajaran bahasa Inggris akan lebih bermakna ketika siswa diberi kesempatan menggunakannya dalam situasi nyata. Karena itu, kegiatan tersebut tidak hanya dipandang sebagai kunjungan, tetapi sebagai bagian dari proses belajar di luar kelas.

Kepala SMK Kimia PGRI Kota Serang, Arif Setiawan, mengatakan sekolah telah melakukan persiapan bersama Mr. Adi dan pihak penyelenggara. Kegiatan tersebut diperuntukkan bagi siswa kelas 4 sebagai bagian dari pembelajaran bahasa Inggris.

Menurut Arif, pengalaman mengenal budaya Amerika diharapkan dapat membuat siswa lebih aktif dan termotivasi dalam pembelajaran selama satu tahun ke depan.

“Mindset mereka berubah yang tadinya hanya untuk mempersiapkan sebagai ujian, tapi ini adalah kebutuhan dasar mereka dalam berkomunikasi,” ujar Arif.

Bagi sekolah, kemampuan bahasa Inggris juga berkaitan langsung dengan masa depan lulusan. Siswa SMK Kimia PGRI Kota Serang nantinya dipersiapkan memasuki dunia kerja, termasuk bidang kimia analis, sehingga kemampuan berkomunikasi dengan lingkungan yang lebih luas menjadi kebutuhan.

“Harapannya secara global, bukan hanya secara regional, mereka bisa berkomunikasi dengan orang luar,” katanya.

Pamflet program Schools @america 
yang akan diikuti siswa SMK Kimia PGRI 
Kota Serang pada Kamis (27/8/2026).

Program tersebut juga tidak membebani siswa dengan biaya perjalanan. Mr. Adi mengatakan seluruh biaya perjalanan untuk mengikuti kegiatan tersebut ditanggung oleh Kedutaan Besar Amerika Serikat, sehingga siswa tidak dipungut biaya perjalanan.

Sekolah pun tidak ingin program ini berhenti pada kegiatan 27 Agustus. Arif mengatakan pihaknya bersama Mr. Adi telah merencanakan agar kegiatan tersebut dapat dilaksanakan secara berkelanjutan setiap tahun, terutama bagi siswa kelas 4 pada awal tahun ajaran.

“Kita rencanakan untuk secara kontinu setiap tahunnya kita laksanakan,” ujarnya.

Dengan demikian, Schools @america bagi SMK Kimia PGRI Kota Serang bukan sekadar agenda belajar di luar kelas. Kegiatan ini diarahkan untuk mengubah cara pandang siswa terhadap bahasa Inggris: dari sekadar mata pelajaran dan kebutuhan ujian menjadi kemampuan komunikasi yang membuka wawasan sekaligus menjadi bekal menghadapi dunia kerja yang semakin terhubung secara global.

Kontras7.co.id - Aktual dan Akurat.

Lepas Delegasi PWNU Banten ke Muktamar NU, Andra Soni Titip Semangat Ulama Banten

By On Selasa, Agustus 25, 2026

Gubernur Banten Andra Soni 
mengibarkan bendera saat melepas 
delegasi PWNU Banten menuju Muktamar Ke-35 NU di halaman Gedung Negara Provinsi Banten, Kota Serang, 
Selasa (25/8/2026). 
(Foto: Pemprov Banten)

Kontras7.co.id, Kota Serang, Banten — Gubernur Banten Andra Soni melepas delegasi Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Banten yang akan mengikuti Muktamar Ke-35 NU di Tambakberas, Jombang, Jawa Timur.

Pelepasan berlangsung di Gedung Negara Provinsi Banten, Kota Serang, Selasa (25/8/2026). Dalam kesempatan itu, Andra menitipkan semangat perjuangan ulama Banten untuk terus memperkuat nilai keagamaan, kebangsaan dan persatuan dalam bingkai NKRI.

Menurut Andra, Banten memiliki sejarah kuat dalam perjalanan NU. Salah satunya ketika Menes, Pandeglang, menjadi lokasi konsolidasi nasional NU pada Muktamar NU ke-13 tahun 1938.

“NU telah menjadi bagian penting dalam perjalanan bangsa Indonesia. Dengan tradisi keislaman yang moderat, kecintaan terhadap tanah air, serta komitmen pada persatuan, NU terus mengambil peran strategis dalam menjaga keutuhan NKRI,” ujar Andra.

Ia berharap delegasi PWNU Banten dapat membawa pulang gagasan dan pengalaman baru yang bermanfaat bagi pengembangan pondok pesantren serta penguatan nilai-nilai keagamaan di Banten.

“Pemprov Banten berharap keluarga besar NU terus menjadi bagian penting dalam revitalisasi nilai-nilai keagamaan, sebagai landasan untuk membangun tatanan masyarakat yang berakhlak,” katanya.

Andra juga mendoakan seluruh delegasi diberikan kelancaran dan kesehatan selama perjalanan hingga kembali ke Banten.

“Kehadiran peserta muktamar dari PWNU Banten tidak hanya membawa nama organisasi, tetapi juga membawa tradisi keulamaan dan semangat masyarakat Banten,” tuturnya.

Sekretaris PWNU Banten Ahmad Nuri menyampaikan apresiasi atas perhatian Gubernur yang melepas langsung delegasi. Ia menegaskan NU akan tetap menjadi mitra strategis pemerintah daerah.

“NU selalu bermitra dengan Pemprov Banten. Siapa pun yang terpilih dalam muktamar nanti, itu adalah hasil keputusan para Kiai dan Muktamirin. Semoga membawa faedah bagi Provinsi Banten,” ungkap Nuri.

Muktamar Ke-35 NU dijadwalkan berlangsung pada 27–31 Agustus 2026 di Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Tambakberas, Jombang, Jawa Timur.

Kontras7.co.id — Aktual dan Akurat.

714 Ribu Warga Lebak Sudah Cek Kesehatan Gratis, Dinkes Kejar Target 65 Persen

By On Selasa, Agustus 25, 2026

Warga menjalani pemeriksaan kesehatan melalui Program Cek Kesehatan Gratis 
(CKG) yang digencarkan Dinkes Lebak. 
(Foto: Dinkes Lebak)

Kontras7.co.id, Kabupaten Lebak, Banten — Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) di Kabupaten Lebak terus diperluas. Hingga 22 Agustus 2026, sebanyak 714.569 jiwa telah mengikuti pemeriksaan kesehatan gratis atau mencapai 47,52 persen dari sekitar 1,5 juta penduduk Lebak.

Capaian tersebut berarti hampir separuh penduduk Lebak telah tersentuh layanan pemeriksaan kesehatan gratis. Namun, Dinas Kesehatan Kabupaten Lebak masih harus mengejar target cakupan 65 persen.

Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Lebak, Endang Komarudin, mengatakan perluasan layanan terus dilakukan agar masyarakat semakin mudah mengakses pemeriksaan kesehatan sejak dini.

“Kami bekerja keras agar Program CKG berjalan sukses dan Lebak dapat meraih peringkat pertama di Banten dengan target 65 persen dari jumlah penduduk,” ujar Endang.

CKG Tak Hanya Menunggu Warga Datang

Lalu, bagaimana Dinkes Lebak mengejar target tersebut?

Menurut Endang, pelaksanaan CKG tidak hanya mengandalkan masyarakat yang datang ke fasilitas kesehatan. Layanan juga diperluas dengan pola jemput bola ke berbagai lingkungan dan kegiatan masyarakat.

Program tersebut menyasar OPD, DPRD, BUMN, BUMD, TNI, Polri, penegak hukum, hingga pengurus dan anggota Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.

Pemeriksaan juga dilakukan di sekolah, lingkungan permukiman, pengajian, pondok pesantren, organisasi kemasyarakatan, kegiatan car free day (CFD), hingga pameran.

Dengan pola tersebut, masyarakat memiliki lebih banyak kesempatan mengikuti pemeriksaan tanpa harus menunggu datang ke fasilitas kesehatan.

44 Puskesmas dan Fasilitas Kesehatan Disiapkan

Bagi masyarakat yang ingin mengikuti CKG melalui fasilitas kesehatan, layanan tersedia di 44 puskesmas, puskesmas pembantu (pustu), dan pos kesehatan desa (poskesdes) yang tersebar di 28 kecamatan di Kabupaten Lebak.

Salah satu titik pelayanan berada di Puskesmas Rangkasbitung. Setiap hari, peserta CKG di fasilitas tersebut mencapai sekitar 50 hingga 70 orang, dengan peserta berasal dari kawasan permukiman maupun pedesaan.

Bukan Sekadar Cek, Tapi Deteksi Dini

Plt Kepala Puskesmas Rangkasbitung, Sudiarto Setiawan, mengatakan CKG penting untuk mengetahui faktor risiko penyakit sejak awal sebelum berkembang menjadi masalah kesehatan yang lebih serius.

Pemeriksaan dapat membantu mendeteksi sejumlah faktor risiko, antara lain hipertensi, gula darah, kesehatan jiwa, penyakit paru-paru, hingga obesitas sentral atau lingkar perut.

“CKG untuk melakukan deteksi dini berbagai kondisi kesehatan yang berpotensi berkembang menjadi penyakit akut. Kami minta masyarakat dapat membudayakan pemeriksaan CKG,” katanya.

Artinya, CKG bukan sekadar pemeriksaan rutin, tetapi menjadi langkah awal untuk mengetahui kondisi kesehatan masyarakat sekaligus mendeteksi potensi penyakit lebih cepat.

Target 65 Persen Masih Harus Dikejar

Capaian 47,52 persen menjadi modal bagi Dinkes Lebak untuk terus memperluas cakupan hingga target 65 persen.

Pemerintah daerah kini mengandalkan pendekatan jemput bola dengan membawa layanan CKG lebih dekat ke sekolah, lingkungan warga, komunitas, hingga ruang publik.

Bagi masyarakat yang belum mengikuti pemeriksaan, Dinkes Lebak mengajak warga memanfaatkan layanan CKG yang telah tersedia.

Semakin banyak warga yang memeriksakan kondisi kesehatannya, semakin cepat pula faktor risiko penyakit diketahui dan dapat ditindaklanjuti.

Kontras7.co.id — Aktual dan Akurat.

Dugaan Siswa Fiktif, Kepala PKBM di Tangerang Jadi Tersangka Korupsi BOP Rp2,5 Miliar

By On Selasa, Agustus 25, 2026

Kepala PKBM Indonesia Negeriku, Kidon Ginting, digiring menuju tahanan setelah ditetapkan sebagai tersangka dugaan korupsi dana BOP oleh Kejari Kabupaten Tangerang.

Kontras7.co.id, Kabupaten Tangerang, Banten — Dugaan penyimpangan dana pendidikan di Kabupaten Tangerang memasuki babak baru. Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Tangerang menetapkan Kepala PKBM Indonesia Negeriku, Kidon Ginting (58), sebagai tersangka dalam perkara dugaan korupsi dana Bantuan Operasional Penyelenggaraan (BOP) Pendidikan Kesetaraan periode 2023–2025.

Penetapan tersangka dilakukan setelah penyidik mengantongi sedikitnya dua alat bukti yang cukup. Kidon kemudian langsung ditahan selama 20 hari untuk kepentingan penyidikan.

Data Siswa Jadi Titik Masalah

Kepala Kejari Kabupaten Tangerang Wahyudi Eko Husodo menjelaskan kepada wartawan bahwa perkara tersebut berkaitan dengan dugaan manipulasi data peserta didik.

Menurutnya, terdapat sejumlah data siswa yang diduga fiktif dan tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya. Data tersebut kemudian berkaitan dengan pencairan dana BOP yang bersumber dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen).

Penyidik menduga manipulasi data tersebut terjadi selama periode 2023 hingga 2025, ketika Kidon bertanggung jawab terhadap tata kelola PKBM Indonesia Negeriku di Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang.

Namun, Kejari belum mengungkap secara rinci jumlah siswa yang diduga fiktif karena hal tersebut masih menjadi materi penyidikan.

Angka Siswa dan Dana BOP Disorot

Hasil penyidikan menunjukkan adanya perbedaan mencolok antara jumlah siswa yang menjadi dasar pencairan BOP dengan siswa yang disebut aktif berdasarkan fakta penyidikan.

Pada 2023, PKBM Indonesia Negeriku menerima BOP sekitar Rp813,05 juta untuk 535 siswa. Namun, siswa aktif berdasarkan fakta penyidikan hanya tujuh orang.

Pada 2024, dana yang diterima sekitar Rp908,83 juta untuk 581 siswa, sementara siswa aktif hanya 13 orang.

Sedangkan pada 2025, BOP yang diterima mencapai sekitar Rp822,14 juta untuk 511 siswa, dengan jumlah siswa aktif hanya delapan orang.

Data inilah yang menjadi salah satu fokus penyidik dalam mengurai dugaan penyimpangan dana BOP tersebut.

Kerugian Negara Sekitar Rp2,5 Miliar

Dugaan perkara ini juga mengarah pada kerugian keuangan negara yang nilainya mencapai miliaran rupiah.

Berdasarkan Laporan Hasil Audit Investigasi Inspektorat Jenderal Kemendikdasmen Nomor 2842/R/E.E5/WS.01.02/2026 tertanggal 3 Agustus 2026, kerugian keuangan negara dalam perkara tersebut diperkirakan sekitar Rp2,506 miliar.

Sementara itu, Kejari menyebut total dana BOP yang diterima PKBM selama tiga tahun tersebut berada di kisaran Rp2,5 miliar. Nilai kerugian negara yang digunakan dalam perkara mengacu pada hasil audit investigasi.

150 Saksi Sudah Diperiksa

Untuk membongkar perkara tersebut, penyidik Kejari Kabupaten Tangerang telah meminta keterangan sekitar 150 saksi, termasuk dari unsur siswa dan pihak yang berada dalam struktur PKBM Indonesia Negeriku.

Penyidik masih mendalami dugaan manipulasi data, penggunaan dana, serta aliran uang dalam perkara tersebut.

Kejari juga membuka kemungkinan adanya pihak lain yang ikut bertanggung jawab apabila hasil penyidikan menemukan bukti keterlibatan pihak lain.

Kepala PKBM Ditahan

Setelah ditetapkan sebagai tersangka, Kidon langsung ditahan selama 20 hari. Kejaksaan menyebut penahanan dilakukan untuk kepentingan penyidikan, antara lain mencegah tersangka menghambat proses penyidikan, menghilangkan barang bukti, maupun memengaruhi saksi.

Atas perkara tersebut, Kidon disangkakan Pasal 603 dan Pasal 604 UU Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP juncto Pasal 18 ayat (1) UU Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Ancaman pidananya maksimal 20 tahun penjara dan minimal dua tahun.

Saat digiring menuju tahanan, Kidon sempat menyampaikan bahwa dirinya selama ini merasa telah memberikan manfaat melalui kegiatan PKBM dan membantu anak-anak yang membutuhkan pendidikan.

“Saya sudah banyak membantu anak-anak dan banyak manfaatnya PKBM itu,” ujar Kidon.

Kini penyidikan masih berjalan. Kejari Kabupaten Tangerang masih harus memastikan seluruh rangkaian dugaan manipulasi data siswa, penggunaan dana BOP, aliran dana, serta kemungkinan keterlibatan pihak lain dalam perkara tersebut.

Kontras7.co.id — Aktual dan Akurat

Medical Check-Up Jemaah Haji di RSUD Kota Serang Mulai Rp833 Ribu, Ini Paket Pemeriksaannya

By On Selasa, Agustus 25, 2026

Layanan Medical Check-Up khusus 
calon jemaah haji yang disiapkan 
RSUD Kota Serang.

Kontras7.co.id, Kota Serang, Banten — Persiapan calon jemaah haji bukan hanya soal dokumen dan keberangkatan. Kondisi kesehatan juga perlu dipastikan sejak awal agar jemaah mampu menjalani rangkaian ibadah di Tanah Suci dengan baik.

Untuk memudahkan persiapan tersebut, RSUD Kota Serang menyiapkan layanan Medical Check-Up (MCU) khusus jemaah haji dengan konsep pelayanan satu pintu.

Direktur RSUD Kota Serang, dr. H. Ahmad Humariadi, MARS, kepada Kontras7.co.id, Selasa (25/8/2026), menjelaskan layanan ini disiapkan untuk memberikan pemeriksaan kesehatan yang mudah, cepat, dan berkualitas bagi calon jemaah sebelum keberangkatan.

“Layanan ini kami hadirkan sebagai bentuk komitmen RSUD Kota Serang dalam memberikan pelayanan kesehatan yang mudah, cepat, dan berkualitas bagi calon jemaah haji,” ujar dr. Humariadi.

Ia mengatakan, layanan tersebut juga sejalan dengan arahan Wali Kota Serang H. Budi Rustandi untuk terus meningkatkan mutu dan kemudahan pelayanan kesehatan bagi masyarakat.

Pemeriksaan Lengkap dalam Satu Paket

Lalu, apa saja yang diperiksa?

Paket Medical Check-Up jemaah haji mencakup glukosa darah puasa, glukosa darah dua jam PP, HbA1c, kolesterol total, HDL, LDL, trigliserida, SGOT, SGPT, ureum, kreatinin, asam urat, darah lengkap, urine lengkap, golongan darah dan rhesus, serta rontgen dada.

Khusus jemaah perempuan, paket tersebut dilengkapi pemeriksaan kehamilan melalui urine test.

Menurut dr. Humariadi, rangkaian pemeriksaan tersebut penting untuk mengetahui kondisi kesehatan calon jemaah secara lebih menyeluruh sebelum keberangkatan.

“Ibadah haji membutuhkan kondisi fisik yang prima. Dengan mengetahui kondisi kesehatan lebih awal, potensi masalah kesehatan dapat ditindaklanjuti sebelum keberangkatan,” jelasnya.

Paket Mulai Rp833 Ribu

RSUD Kota Serang menyediakan dua pilihan paket.

Jemaah haji laki-laki dikenakan biaya Rp833.000, sedangkan jemaah haji perempuan Rp858.000.

Perbedaan harga tersebut karena paket perempuan mendapatkan tambahan pemeriksaan kehamilan.

Harga tersebut merupakan biaya sesuai paket. Apabila hasil pemeriksaan menunjukkan perlunya pemeriksaan lanjutan, rujukan, atau tindakan tambahan, biaya tersebut tidak termasuk dalam paket dan disesuaikan dengan jenis pemeriksaannya.

Calon jemaah akan diberi informasi terlebih dahulu apabila membutuhkan pemeriksaan tambahan.

Satu Pintu, Dapat Makan Siang

RSUD Kota Serang juga menyediakan makan siang bagi calon jemaah yang mengikuti Medical Check-Up.

Konsep satu pintu membuat berbagai pemeriksaan dalam paket dapat dilakukan melalui alur khusus yang telah disiapkan, sehingga calon jemaah tidak perlu mengurus pemeriksaan secara terpisah.

“Kami tidak hanya fokus pada pemeriksaannya, tetapi juga pada kenyamanan calon jemaah selama menjalani proses pelayanan,” kata dr. Humariadi.

Cara Daftar Tidak Harus Datang Langsung

Untuk pendaftaran, calon jemaah cukup menyiapkan KTP dan bukti pelunasan haji.

Pendaftaran juga tidak harus dilakukan dengan datang langsung. Setelah proses pendaftaran, calon jemaah akan diarahkan mengikuti alur pemeriksaan khusus yang telah disiapkan RSUD Kota Serang.

Informasi dan koordinasi lebih lanjut dapat dilakukan melalui 0819-2891-6118 atau 0813-2162-1982.

dr. Humariadi: Jangan Tunda Pemeriksaan

dr. Humariadi mengingatkan calon jemaah agar tidak menunda pemeriksaan kesehatan.

“Jangan menunda pemeriksaan kesehatan. Kesehatan merupakan salah satu modal utama untuk dapat menjalankan ibadah haji dengan optimal,” pesannya.

Menurutnya, semakin dini kondisi kesehatan diketahui, semakin banyak waktu yang tersedia untuk melakukan persiapan maupun tindak lanjut apabila ditemukan persoalan kesehatan.

Melalui layanan Medical Check-Up khusus tersebut, RSUD Kota Serang berharap calon jemaah dapat mengetahui kondisi kesehatannya lebih awal dan mempersiapkan keberangkatan dengan lebih matang.

Kontras7.co.id — Berita Aktual dan Akurat

Dari MAN 1 Kota Serang ke Istana Negara, Adzra Khairy Fadia Diganjar Penghargaan Wali Kota

By On Senin, Agustus 24, 2026

Wali Kota Serang Budi Rustandi menyerahkan piagam penghargaan kepada Adzra Khairy Fadia, pelajar MAN 1 Kota Serang yang dipercaya menjadi bagian dari Paskibraka pada upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Istana Negara. 
(Foto: Pemkot Serang)

Kontras7.co.id, Kota Serang, Banten — Langkah Ananda Adzra Khairy Fadia dari MAN 1 Kota Serang hingga dipercaya menjadi bagian dari Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) pada upacara HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Istana Negara mendapat apresiasi dari Pemerintah Kota Serang.

Atas capaian tersebut, Adzra menerima penghargaan dari Pemkot Serang. Prestasinya dinilai turut membawa nama Kota Serang dan Provinsi Banten tampil di tingkat nasional.

Bagi Wali Kota Serang Budi Rustandi, pencapaian Adzra menjadi kebanggaan bersama. Bukan hanya bagi keluarga dan sekolah, tetapi juga masyarakat Kota Serang.

“Prestasi tersebut diharapkan tidak berhenti sebagai sebuah pencapaian pribadi, tetapi mampu menjadi inspirasi bagi para pelajar dan generasi muda Kota Serang untuk terus berprestasi, berkontribusi, dan mengharumkan nama daerah,” ujar Budi, Senin (24/8/2026).

Menurut Budi, keikutsertaan Adzra dalam momentum kenegaraan di tingkat nasional menjadi bukti bahwa pelajar Kota Serang memiliki potensi untuk bersaing dan tampil di ruang yang lebih luas.

Ia berharap capaian tersebut dapat memacu pelajar lainnya untuk tidak berhenti mengembangkan kemampuan. Disiplin belajar, aktif dalam kegiatan positif dan berani mengembangkan potensi dinilai menjadi bagian penting untuk meraih prestasi.

Penghargaan kepada Adzra diberikan dalam rangkaian apel pagi Pemkot Serang, sebagai bentuk apresiasi atas prestasi pelajar yang telah membawa nama baik daerah ke tingkat nasional.

Kontras7.co.id — Aktual dan Akurat.

Sekda Banten Deden Apriandhi Tegaskan RSUD Jangan Alergi Kritik: Semua Pasien Harus Dilayani Adil

By On Senin, Agustus 24, 2026

Sekda Provinsi Banten Deden Apriandhi menyampaikan arahan saat membuka 
Forum Konsultasi Publik Review Pelayanan RSUD Banten di Auditorium RSUD Banten, 
Kota Serang, Senin (24/8/2026). 
(Foto: Pemprov Banten)

Kontras7.co.id, Kota Serang, Banten — Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Banten Deden Apriandhi meminta RSUD Banten tidak alergi terhadap kritik dan menjadikan masukan masyarakat sebagai bahan untuk memperbaiki kualitas pelayanan kesehatan.

Pesan tersebut disampaikan Deden saat membuka Forum Konsultasi Publik Review Pelayanan RSUD Banten di Auditorium RSUD Banten, Kota Serang, Senin (24/8/2026).

Menurut Deden, forum konsultasi publik tidak boleh berhenti sebagai kegiatan formal. Masukan dari masyarakat harus benar-benar didengar dan menjadi bahan evaluasi bagi rumah sakit.

“Rumah sakit harus betul-betul menerima masukan dari masyarakat yang datang ke sini,” ujar Deden.

Ia bahkan meminta tenaga kesehatan dan seluruh pegawai RSUD Banten tidak khawatir ketika menerima kritik atau tanggapan negatif dari masyarakat.

“Jangan khawatir mendapatkan tanggapan negatif. Justru di situlah kita tahu apa yang harus diperbaiki,” tegasnya.

Deden juga mengingatkan bahwa pelayanan kesehatan bukan hanya menyangkut kemampuan klinis tenaga kesehatan. Sikap ramah, sopan dan adil kepada pasien juga menjadi bagian penting dari kualitas pelayanan.

Ia menegaskan tidak boleh ada perbedaan perlakuan terhadap pasien berdasarkan kondisi ekonomi maupun jenis pembiayaan yang digunakan.

“Kalau sakit, ya, sakit. Semua harus kita layani dengan maksimal,” tambah Deden.

Masukan Masyarakat Jadi Bahan Perbaikan

Forum tersebut diikuti berbagai unsur yang berkaitan dengan pelayanan kesehatan, mulai dari direktur rumah sakit, kepala puskesmas, perguruan tinggi, asosiasi pasien, pengemudi ambulans, relawan kesehatan, organisasi profesi, forum wartawan hingga masyarakat umum.

Direktur RSUD Banten Danang Hamsah Nugroho mengatakan masukan yang muncul dalam forum akan menjadi bahan penting bagi rumah sakit untuk menentukan perbaikan pelayanan.

“Kita minta masukan masyarakat terkait perbaikan-perbaikan yang harus kami lakukan,” ujar Danang.

RSUD Banten juga membuka sejumlah kanal pengaduan dan komunikasi bagi masyarakat, mulai dari media sosial, situs web, layanan pengaduan, Google Review, survei kepuasan masyarakat hingga e-complaint.

Danang mengatakan hasil Forum Konsultasi Publik akan menjadi salah satu rujukan dalam menyusun rencana peningkatan pelayanan RSUD Banten untuk tahun 2027.

“Kita tidak mungkin sampai pada titik ini kalau tidak ada masukan dari masyarakat,” tutupnya.

Bagi RSUD Banten, forum tersebut bukan sekadar ruang menerima pendapat, tetapi menjadi kesempatan untuk melihat langsung bagian pelayanan yang masih perlu dibenahi dari sudut pandang masyarakat.

Kontras7.co.id — Aktual dan Akurat.

866 KPM Cipocok Jaya Terima Bantuan Beras, Kelurahan Perketat Verifikasi Agar Tepat Sasaran

By On Senin, Agustus 24, 2026

Lurah Cipocok Jaya Fika Andriana Hidayat menyerahkan bantuan beras kepada salah satu keluarga penerima manfaat di Kelurahan Cipocok Jaya, Kota Serang, 
Senin (24/8/2026). Penyaluran dilakukan secara bertahap untuk memastikan 
bantuan tepat sasaran dan 
menghindari penumpukan warga.

Kontras7.co.id, Kota Serang, Banten — Sebanyak 866 keluarga penerima manfaat (KPM) di Kelurahan Cipocok Jaya, Kecamatan Cipocok Jaya, Kota Serang, menerima bantuan pangan berupa beras untuk periode Juli hingga September 2026.

Jumlah tersebut bertambah dibanding periode sebelumnya yang tercatat sebanyak 802 KPM. Artinya, terdapat penambahan 64 keluarga penerima manfaat pada periode kali ini.

Lurah Cipocok Jaya Fika Andriana Hidayat mengatakan, setiap KPM menerima 10 kilogram beras per bulan. Karena bantuan diberikan untuk tiga bulan, setiap keluarga menerima total 30 kilogram atau tiga karung beras.

“Untuk Juli sampai September itu 866. Masing-masing KPM menerima 10 kilo per bulan, jadi tiga bulan menerima 30 kilo,” ujar Fika.

Penyaluran dilakukan secara bertahap untuk menghindari penumpukan warga di kantor kelurahan. Jadwal pengambilan dibagi berdasarkan lingkungan sehingga proses distribusi dapat berlangsung lebih tertib dan masyarakat tidak datang bersamaan.

“Untuk meminimalisir penumpukan itu makanya dibagi berdasarkan lingkungan,” katanya.

Dalam proses pengambilan, bantuan harus diterima oleh KPM yang bersangkutan atau dapat diwakilkan oleh anggota dalam satu kartu keluarga. Sementara RT maupun RW tidak dapat mewakili penerimaan bantuan.

Fika menjelaskan, proses penyaluran kini menggunakan barcode dan sistem elektronik. Dengan mekanisme tersebut, setiap bantuan yang diterima tercatat secara langsung sehingga proses distribusi tidak dilakukan secara manual.

“Sekarang sistem menggunakan barcode dan juga elektronik. Jadi secara langsung laporannya, tidak bisa secara manual,” jelasnya.

Seluruh proses penyaluran ditangani petugas Kelurahan Cipocok Jaya dengan dukungan operator yang telah terdaftar. Pihak Bulog turut melakukan pengawasan sejak beras didistribusikan ke kelurahan hingga diterima oleh masyarakat. Sementara petugas dinas pertanian melakukan monitoring terhadap pelaksanaan penyaluran di kelurahan.

Mekanisme tersebut menjadi bagian dari upaya memastikan bantuan benar-benar sampai kepada keluarga penerima manfaat dan proses distribusinya tetap tertib serta terpantau.

Dari sisi data, kelurahan terlebih dahulu melakukan verifikasi dan validasi bersama RT dan RW untuk memastikan penerima sesuai dengan kondisi di lingkungan masing-masing.

Langkah tersebut sejalan dengan arahan Wali Kota Serang Budi Rustandi agar penyaluran bantuan sosial di Kota Serang dilakukan secara tepat sasaran dan benar-benar diterima masyarakat yang menjadi penerima manfaat.

Fika mengatakan, masyarakat juga dapat melaporkan apabila terdapat penerima yang dinilai sudah tidak sesuai dengan kondisi sosial ekonominya. Sebaliknya, warga yang merasa layak menerima bantuan tetapi belum masuk daftar dapat menyampaikan usulan melalui RT atau RW untuk diproses melalui mekanisme pemutakhiran data yang tersedia.

“Kurang lebih kami lakukan verifikasi dan validasi terlebih dahulu, bekerja sama dengan RT dan RW,” ujarnya.

Menurut Fika, respons masyarakat terhadap penyaluran bantuan kali ini cukup positif. Ia menyebut kualitas beras yang diterima warga juga dinilai cukup baik.

“Alhamdulillah tanggapan warga sangat positif. Kami tanyakan juga berasnya lumayan baik,” katanya.

Fika berharap bantuan tersebut dapat dimanfaatkan dengan baik oleh keluarga penerima manfaat dan membantu mengurangi beban kebutuhan sehari-hari.

“Mudah-mudahan beras ini bisa bermanfaat, bisa digunakan dengan bijak dan bisa sedikit mengurangi beban masyarakat yang ada di wilayah Kelurahan Cipocok Jaya, khususnya sebagai penerima manfaat,” tuturnya.

Kontras7.co.id — Berita Aktual dan Akurat

Tinawati Andra Soni: Sekolah Harus Sehat, Aman dan Nyaman, Anak Juga Harus Kuat Mental

By On Senin, Agustus 24, 2026

Ketua TP PKK Provinsi Banten Tinawati Andra Soni saat mengunjungi SMA Negeri 2 Tangerang dalam penilaian Lomba Sekolah Sehat (LSS) 2026 tingkat Provinsi Banten, didampingi siswa dan guru, 
Senin (24/8/2026). (Foto: Pemprov Banten)

Kontras7.co.id, Tangerang, Banten — Sekolah tidak cukup hanya mengejar prestasi akademik. Lingkungan pendidikan juga harus mampu membuat peserta didik merasa sehat, aman, nyaman, sekaligus memiliki karakter dan mental yang kuat.

Pesan itu disampaikan Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Provinsi Banten Tinawati Andra Soni saat mengunjungi SMA Negeri 2 Tangerang dalam rangka penilaian Lomba Sekolah Sehat (LSS) 2026 tingkat Provinsi Banten, Senin (24/8/2026).

Menurut Tinawati, LSS bukan sekadar mencari sekolah terbaik. Penilaian tersebut menjadi bagian dari upaya melihat sejauh mana budaya sehat, aman dan nyaman benar-benar diterapkan serta dipertahankan di lingkungan sekolah.

“Ini bukan sekadar mencari pemenang. Kami juga ingin memitigasi seluruh sekolah untuk budaya sehat dan nyaman,” ujar Tinawati.

Ia menilai budaya sehat di sekolah memiliki kaitan erat dengan kualitas sumber daya manusia. Pendidikan, kesehatan, olahraga, sains dan teknologi menjadi bagian yang saling mendukung dalam menyiapkan generasi masa depan.

Tinawati juga menyoroti program Cek Kesehatan Gratis yang menjadi salah satu prioritas pemerintah. Menurutnya, keberadaan program tersebut perlu diikuti dengan budaya hidup sehat yang konsisten di lingkungan sekolah.

Saat melihat langsung kondisi SMA Negeri 2 Tangerang, Tinawati mengapresiasi penerapan budaya sekolah sehat, aman dan nyaman yang telah berjalan.

Ia berharap praktik baik tersebut tidak berhenti pada penilaian lomba, tetapi terus dipertahankan dan dapat menjadi contoh bagi sekolah lainnya.

Sekolah Harus Jadi Ruang Aman bagi Anak

Bagi Tinawati, sekolah juga harus menjadi ruang yang aman bagi peserta didik. Karena itu, penguatan pendidikan karakter dan pencegahan perundungan menjadi bagian yang tidak bisa dipisahkan dari budaya sekolah.

Ia menilai kecerdasan anak tidak cukup dilihat dari kemampuan intelektual. Kemampuan emosional dan karakter dalam berinteraksi dengan lingkungan juga perlu dibentuk sejak di sekolah.

“Bagaimana anak juga diajarkan untuk saling menghargai sesama temannya di sekolah. Biar bagaimanapun mereka adalah duta-duta anti-perundungan,” jelasnya.

Menurut Tinawati, pendidikan karakter membutuhkan keterlibatan bersama antara keluarga dan sekolah. Tujuannya bukan hanya membentuk anak yang sehat secara fisik, tetapi juga memiliki ketahanan mental.

“Jadi pendidikan karakter itu juga penting. Salah satu penunjang ketahanan bangsa adalah anak-anak yang kuat secara mental,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala SMA Negeri 2 Tangerang Kukuh Wahyudi mengatakan penerapan lingkungan sekolah yang sehat, aman, nyaman, berkarakter dan berprestasi telah menjadi bagian dari program sekolah sejak dirinya dipercaya menjadi kepala sekolah pada 2017.

“Memang kami ingin menjadikan sekolah kita menjadi sekolah yang aman, nyaman buat anak didik kita,” ujarnya.

Kukuh berharap sekolah dapat menjadi tempat yang membuat peserta didik merasa betah, bahkan mampu menjadikan sekolah sebagai rumah kedua yang memberi inspirasi bagi masa depan mereka.

Menurutnya, menciptakan lingkungan pendidikan yang sehat dan nyaman bukan pekerjaan satu pihak. Kolaborasi seluruh unsur sekolah menjadi kunci agar peserta didik dapat tumbuh dan berkembang dengan baik.

“Sekolah sehat, aman, nyaman, berkarakter dan berprestasi ini adalah bagian dari kita semuanya. Dari kita untuk kita, ke depan juga masa depannya untuk kita semuanya,” ujarnya.

Kontras7.co.id — Aktual dan Akurat.

BPS Jelaskan Cara Menentukan Desil DTSEN, Bukan Sekadar Berdasarkan Penghasilan

By On Senin, Agustus 24, 2026

Kantor Badan Pusat Statistik (BPS) RI. 
BPS menjelaskan cara menentukan desil dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN)

Kontras7.co.id, Nasional — Badan Pusat Statistik (BPS) menjelaskan cara menentukan desil dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN), menyusul masih banyaknya pertanyaan masyarakat mengenai dasar penentuan kelompok kesejahteraan tersebut.

BPS menegaskan, desil tidak ditentukan hanya dari penghasilan, pekerjaan, daya listrik, atau kepemilikan satu jenis barang. Desil merupakan pemeringkatan relatif keluarga berdasarkan berbagai karakteristik sosial dan ekonomi.

Dalam DTSEN, keluarga diperingkatkan berdasarkan kondisi sosial ekonominya, kemudian dibagi menjadi 10 kelompok yang masing-masing mencakup sekitar 10 persen keluarga. Desil 1 menunjukkan kelompok dengan tingkat kesejahteraan relatif paling rendah, sedangkan desil 10 merupakan kelompok dengan tingkat kesejahteraan relatif paling tinggi.

Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti menjelaskan, angka desil harus dipahami sebagai posisi relatif suatu keluarga dibandingkan keluarga lainnya, bukan sebagai ukuran tunggal pendapatan, kekayaan, maupun kemiskinan.

Penentuannya mempertimbangkan berbagai kondisi secara bersama-sama, antara lain kondisi perumahan, sumber air minum, energi untuk memasak, kepemilikan aset, daya dan konsumsi listrik, komposisi keluarga, pendidikan, pekerjaan, kesehatan, hingga disabilitas.

Berbagai karakteristik tersebut diolah menggunakan pendekatan statistik Proxy Means Test (PMT) untuk memperkirakan tingkat kesejahteraan relatif berdasarkan kondisi yang dapat diamati. Karena menggunakan banyak indikator sekaligus, perubahan pada satu kondisi saja tidak otomatis mengubah posisi desil sebuah keluarga.

BPS juga menegaskan bahwa desil bukan daftar otomatis penerima bantuan atau program pemerintah. Informasi desil dapat menjadi salah satu dasar bagi kementerian dan lembaga dalam menentukan sasaran program, tetapi penggunaannya tetap mengikuti tujuan dan ketentuan masing-masing program.

Posisi desil dapat berubah seiring perubahan kondisi sosial ekonomi keluarga dan perubahan posisi relatifnya dibandingkan keluarga lain. Karena itu, pemutakhiran DTSEN terus dilakukan agar data yang digunakan tetap relevan.

Masyarakat yang menemukan data keluarganya belum sesuai dengan kondisi sebenarnya juga dapat mengajukan pemutakhiran melalui mekanisme resmi yang tersedia. Namun, pengajuan perubahan data tidak berarti posisi desil akan berubah secara otomatis karena data tetap melalui proses pemutakhiran dan penghitungan berdasarkan metode yang berlaku.

Dengan demikian, desil dalam DTSEN lebih tepat dipahami sebagai gambaran posisi kesejahteraan relatif sebuah keluarga, bukan penilaian yang ditentukan hanya dari satu angka penghasilan atau satu kepemilikan tertentu.

Kontras7.co.id — Berita Aktual dan Akurat

Tinjau Jalan Citra Gading, Wali Kota Serang Tegaskan Infrastruktur Harus Tuntas

By On Senin, Agustus 24, 2026

Wali Kota Serang Budi Rustandi meninjau langsung pembangunan jalan di Perumahan Citra Gading, Kelurahan Kerundang, Kecamatan Cipocok Jaya,didampingi Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPKP) Kota Serang, Ibra Golib.
 Senin (24/8/2026), 

Kontras7.co.id, Kota Serang, Banten — Wali Kota Serang Budi Rustandi turun langsung meninjau pembangunan jalan di Perumahan Citra Gading, Kelurahan Kerundang, Kecamatan Cipocok Jaya, Senin (24/8/2026). Peninjauan itu menjadi bagian dari upaya Pemkot Serang memastikan kebutuhan infrastruktur masyarakat ditangani hingga tuntas.

Pembangunan sekitar 870 meter dengan lebar kurang lebih 6 meter tersebut merupakan bagian dari program Bangun Jalan Desa Sejahtera (Bang Andra) Pemprov Banten. Untuk melengkapi pembangunan, sekitar 200 meter sisanya akan dilanjutkan Pemkot Serang melalui DPKP.

“Alhamdulillah ini sudah terealisasi. Insyaallah setelah ini kering pindah lagi ke sebelahnya. Ini sekitar 870 meter dan lebar kurang lebih 6 meter,” ujar Budi saat meninjau lokasi.

Budi menegaskan, bagian jalan yang telah diserahkan kepada Pemkot Serang sejak 2012 dan kini menjadi aset daerah menjadi tanggung jawab pemerintah untuk ditangani.

Sementara bagian jalan yang belum diserahkan kepada Pemkot Serang masih menjadi tanggung jawab pengembang. Budi memastikan akan memanggil pihak perusahaan dan meminta pembangunan sisi tersebut diselesaikan.

“Kalau yang di sebelah kanan itu belum diserahkan kepada Pemerintah Kota Serang, berarti masih milik developer. Makanya saya akan panggil perusahaan tersebut dan saya minta mereka membangun jalan di sebelahnya,” tegasnya.

Menurut Budi, persoalan infrastruktur dan banjir di Citra Gading merupakan bagian dari pekerjaan rumah pemerintah yang harus ditangani karena berkaitan langsung dengan kebutuhan masyarakat.

“Iya, jadi kan ini banyak keluhan terkait banjir, termasuk infrastruktur dan lain-lain. Nah, ini kan menjadi PR. Semua warga Kota Serang menjadi tanggung jawab Pemerintah Kota Serang, khususnya saya sebagai wali kota,” ujarnya.

Pemkot Serang juga terus memperkuat koordinasi dengan Pemprov Banten untuk menentukan titik pembangunan infrastruktur lainnya. Salah satunya Jalan Tondol yang saat ini masih dalam pembahasan bersama pemerintah provinsi.

Budi berharap kolaborasi Pemkot Serang dan Pemprov Banten terus diperkuat sehingga pembangunan infrastruktur dapat semakin cepat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Kontras7.co.id — Berita Aktual dan Akurat

Produk UMKM Badui Tampil di Bazar Harkop Harnas 2026 di Rangkasbitung

By On Minggu, Agustus 23, 2026

Produk UMKM masyarakat Badui ikut meramaikan Bazar Harkopnas 2026 
di Rangkasbitung, Lebak, 21–25 Agustus.

Kontras7.co.id, Rangkasbitung, Lebak — Produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) masyarakat Badui ikut meramaikan Bazar Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) 2026 yang digelar di Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Banten.

Kehadiran produk UMKM Badui menjadi bagian dari upaya memperkenalkan sekaligus memperluas pemasaran berbagai produk lokal kepada masyarakat dan pengunjung bazar.

Bazar tersebut berlangsung pada 21–25 Agustus 2026 dan menghadirkan beragam produk UMKM dari wilayah Banten.

Produk masyarakat Badui menjadi salah satu daya tarik karena membawa karakter khas daerah, mulai dari kerajinan hingga produk olahan yang memiliki nilai ekonomi dan budaya.

Kegiatan bazar juga menjadi ruang bagi pelaku UMKM untuk memperkenalkan produk secara langsung kepada konsumen sekaligus membuka peluang pasar yang lebih luas.

Pemerintah dan pihak penyelenggara mendorong kegiatan semacam ini terus dikembangkan sebagai bagian dari penguatan koperasi dan UMKM, khususnya produk lokal yang memiliki potensi untuk berkembang.

Bazar Harkopnas 2026 diharapkan tidak hanya menjadi tempat transaksi, tetapi juga membuka jaringan pemasaran dan mempertemukan pelaku usaha dengan calon konsumen maupun mitra usaha.

Kontras7.co.id — Berita Aktual dan Akurat

14 Aksi Terbongkar, Polda Banten Tangkap Sindikat Pencuri Mobil Pikap

By On Minggu, Agustus 23, 2026

Direktur Reskrimum Polda Banten 
Kombes Pol Dian Setyawan

Kontras7.co.id, Banten — Sindikat pencurian mobil pikap yang diduga beraksi di sejumlah wilayah Banten akhirnya dibongkar Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Banten. Polisi menangkap tiga orang yang diduga terlibat dalam jaringan tersebut.

Direktur Reskrimum Polda Banten Kombes Pol Dian Setyawan mengatakan, dari pemeriksaan awal diketahui para pelaku diduga telah melakukan pencurian kendaraan jenis pikap di 14 lokasi berbeda.

“Berdasarkan hasil pemeriksaan awal terungkap pelaku sudah melakukan pencurian mobil pikap di 14 lokasi berbeda,” kata Dian.

Tiga orang yang diamankan masing-masing RM (25), DP (43), dan AS (41). Polisi menyebut RM berperan sebagai joki, DP sebagai eksekutor, sementara AS diduga berperan sebagai penadah.

Pengungkapan bermula dari kasus pencurian mobil pikap di Kampung Cigelam, Kecamatan Ciruas, Kabupaten Serang, pada Jumat (21/8/2026) sekitar pukul 02.00 WIB.

RM dan DP kemudian ditangkap polisi sekitar pukul 04.24 WIB di Pintu Tol Tomang, Jakarta Barat. Pengembangan perkara berlanjut hingga AS ditangkap pada Sabtu (22/8/2026) sekitar pukul 08.00 WIB di Pemalang, Jawa Tengah.

Dari pengungkapan tersebut, polisi mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya satu kunci letter T, dua kunci kontak kendaraan roda empat, dua telepon seluler, serta tiga unit Suzuki Carry 1.5 pikap yang diduga berkaitan dengan kasus pencurian.

Polda Banten masih mengembangkan perkara tersebut dengan berkoordinasi bersama jajaran Satreskrim Polres dan Polsek untuk mendata laporan pencurian kendaraan yang diduga berkaitan dengan jaringan tersebut.

Polisi juga mengingatkan masyarakat agar meningkatkan pengamanan kendaraan, termasuk menggunakan kunci tambahan dan segera melapor apabila menemukan aktivitas mencurigakan.

Kontras7.co.id — Berita Aktual dan Akurat

Budi Rustandi Targetkan 90 Persen Jalan Kota Serang Layak pada 2028

By On Sabtu, Agustus 22, 2026

 

Kontras7.co.id, Kota Serang, Banten — Pemerintah Kota Serang menargetkan kondisi jalan di wilayahnya semakin membaik hingga mencapai 90 persen dalam kondisi layak pada 2028. Target tersebut menjadi bagian dari percepatan pembangunan infrastruktur jalan di Kota Serang.

Wali Kota Serang Budi Rustandi mengatakan perbaikan jalan terus dilakukan secara bertahap dengan menyesuaikan kemampuan anggaran daerah dan kebutuhan di lapangan.

Untuk tahun 2026, Pemkot Serang mengalokasikan sekitar Rp75 miliar untuk penanganan sejumlah ruas jalan yang menjadi prioritas. Anggaran tersebut diarahkan untuk mempercepat perbaikan di 17 titik.

Menurut Budi, pembangunan infrastruktur jalan menjadi salah satu perhatian pemerintah karena berkaitan langsung dengan mobilitas masyarakat dan aktivitas ekonomi.

Pemkot Serang juga terus melakukan pemetaan terhadap kondisi jalan untuk menentukan ruas yang perlu mendapatkan penanganan lebih dahulu.

Target 90 persen jalan dalam kondisi layak pada 2028 diharapkan dapat meningkatkan kenyamanan dan keamanan masyarakat dalam beraktivitas sekaligus mendukung konektivitas antarwilayah di Kota Serang.

Kontras7.co.id — Berita Aktual dan Akurat

Kota Serang Siapkan Kuliah Dokter Gratis, Budi Rustandi Buka Peluang Dukungan CSR

By On Sabtu, Agustus 22, 2026

Wali Kota Serang, Budi Rustandi 

Kontras7.co.id, Kota Serang, Banten — Pemerintah Kota Serang menyiapkan program kuliah kedokteran gratis bagi warga Kota Serang yang memiliki kemampuan dan prestasi, tetapi terkendala biaya pendidikan.

Program Satu Kecamatan Satu Dokter tersebut merupakan bagian dari program Serang Cerdas yang digagas Wali Kota Serang Budi Rustandi bersama Wakil Wali Kota Nur Agis Aulia. Pelaksanaannya ditargetkan mulai 2027 secara bertahap.

Budi mengatakan pembiayaan program akan diupayakan melalui APBD Kota Serang. Pemkot juga membuka peluang dukungan dari pihak swasta melalui program tanggung jawab sosial perusahaan atau CSR.

“Bisa lewat CSR juga. Pokoknya kita upaya sudah sesuatunya, yang pasti gratis,” kata Budi.

Untuk tahap awal, Pemkot Serang menyiapkan kerja sama dengan Fakultas Kedokteran Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta). Pemerintah daerah juga masih membuka peluang kerja sama dengan perguruan tinggi lainnya.

Asisten Daerah I Kota Serang Anthon Gunawan mengatakan, Pemkot Serang menyiapkan anggaran sekitar Rp15 juta per semester untuk membiayai pendidikan satu mahasiswa kedokteran dari APBD.

Namun, bantuan tersebut tidak diberikan secara otomatis. Calon penerima tetap akan melalui proses seleksi dengan mempertimbangkan kemampuan akademik, prestasi, dan kondisi ekonomi.

“Yang masuk adalah mereka yang punya kemampuan dan prestasi, tetapi tidak punya kemampuan ekonomi,” ujar Anthon.

Pemkot Serang saat ini juga menyiapkan Peraturan Wali Kota sebagai dasar pelaksanaan program, sekaligus memproses kerja sama dengan perguruan tinggi.

Program tersebut diarahkan untuk membuka kesempatan bagi anak-anak Kota Serang yang memiliki kemampuan untuk menjadi dokter, tetapi selama ini terbentur biaya pendidikan.

Kontras7.co.id — Berita Aktual dan Akurat

Andra Soni Minta Kompetisi Futsal Diperbanyak, Cetak Atlet Muda Banten Berprestasi

By On Sabtu, Agustus 22, 2026

 

Kontras7.co.id, Kota Serang, Banten — Gubernur Banten Andra Soni mendorong kompetisi olahraga, khususnya futsal, terus diperbanyak sebagai ruang bagi atlet muda untuk mengasah kemampuan sekaligus membangun mental bertanding.

Hal itu disampaikan Andra saat membuka Lomba Futsal Porseni Piala Gubernur Banten 2026 di Lapangan LJ Futsal, Legok, Kota Serang, Sabtu (22/8/2026).

Menurut Andra, latihan saja tidak cukup untuk meningkatkan kemampuan atlet. Mereka membutuhkan pengalaman bertanding agar terbiasa menghadapi tekanan, mengukur kemampuan, dan membangun sportivitas.

“Latihan tiap hari, tetapi kalau tidak pernah bertanding, tidak terjadi peningkatan. Oleh karena itu saya minta kepada PSSI dan Pengurus Federasi Futsal Banten untuk sebanyak-banyaknya membuat pertandingan atau memberikan event kepada atlet-atlet muda kita,” kata Andra.

Andra juga menilai Banten memiliki banyak talenta muda yang berpotensi berkembang hingga tingkat nasional. Salah satunya Ibnu Alan, atlet futsal asal Labuan, Pandeglang, yang dipercaya menjadi kapten Tim Nasional Futsal U-17 Indonesia pada turnamen internasional U-17 VI Nations di Spanyol.

Selain pembinaan olahraga, Andra meminta prestasi atlet muda tetap berjalan seiring dengan pendidikan. Menurutnya, atlet berprestasi perlu mendapatkan dukungan pendidikan, termasuk peluang memperoleh beasiswa.

“Pemain-pemain yang berprestasi juga tolong dicarikan beasiswa, supaya mereka bisa olahraga,” ujarnya.

Lomba Futsal Porseni Piala Gubernur Banten 2026 diikuti 16 tim dari kabupaten/kota se-Banten. Kompetisi tersebut diharapkan menjadi ruang pembinaan sekaligus pencarian talenta muda yang dapat membawa nama Banten ke tingkat nasional dan internasional.

Kontras7.co.id — Berita Aktual dan Akurat

Gempa M5,8 Guncang Pandeglang, BMKG Pastikan Tidak Berpotensi Tsunami

By On Sabtu, Agustus 22, 2026

Peta gempa M5,8 di barat daya 
Pandeglang, Banten. (Dok. BMKG)

Kontras7.co.id, Pandeglang, Banten — Gempa bumi tektonik berkekuatan magnitudo 5,8 mengguncang wilayah Pandeglang, Banten, Sabtu (22/8/2026) dini hari. Berdasarkan analisis Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa terjadi pukul 00.41.43 WIB dengan kedalaman 10 kilometer dan tidak berpotensi menimbulkan tsunami.

BMKG mencatat episenter gempa berada di laut pada koordinat 7,73 derajat Lintang Selatan dan 104,33 derajat Bujur Timur, atau sekitar 182 kilometer arah barat daya Sumur, Pandeglang, Banten.

Berdasarkan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, BMKG mengategorikan gempa tersebut sebagai gempa dangkal yang dipicu aktivitas subduksi. Analisis mekanisme sumber menunjukkan gempa memiliki mekanisme pergerakan naik atau thrust fault.

Guncangan gempa dirasakan di sejumlah wilayah Pandeglang. Berdasarkan estimasi peta tingkat guncangan atau shakemap, intensitas III MMI tercatat di Cimanggu, Sumur, dan Cibitung, Pandeglang. Pada skala tersebut, getaran dirasakan nyata di dalam rumah dan terasa seperti ada truk yang sedang melintas.

Hingga pukul 01.00 WIB, BMKG menyatakan hasil pemantauan belum menunjukkan adanya aktivitas gempa bumi susulan (aftershock). BMKG tetap melakukan pemantauan dan akan menyampaikan pembaruan informasi apabila terdapat perkembangan lebih lanjut.

BMKG mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan. Masyarakat juga diminta menghindari bangunan yang mengalami keretakan atau kerusakan akibat gempa.

BMKG mengingatkan masyarakat agar memperoleh informasi mengenai gempa bumi dan potensi tsunami hanya melalui kanal resmi BMKG yang telah terverifikasi.

Kontras7.co.id — Berita Aktual dan Akurat

MA Terbitkan SEMA 4/2026, Putusan Bebas Tak Bisa Lagi Diajukan Banding dan Kasasi

By On Jumat, Agustus 21, 2026

Kontras7.co.id – Jakarta — Mahkamah Agung (MA) resmi menerbitkan Surat Edaran Mahkamah Agung (SEMA) Nomor 4 Tahun 2026 pada Rabu, 19 Agustus 2026. SEMA tersebut menjadi pedoman terkait upaya hukum dalam perkara pidana, khususnya terhadap putusan bebas dan putusan lepas.

SEMA Nomor 4 Tahun 2026 sekaligus mencabut dan menyatakan tidak berlaku lagi SEMA Nomor 8 Tahun 2011. Penerbitan aturan tersebut ditujukan untuk memberikan kepastian hukum dan menciptakan kesatuan penerapan hukum terkait perbedaan penafsiran mengenai upaya hukum terhadap putusan bebas dan putusan lepas.

Salah satu ketentuan yang menjadi perhatian utama adalah putusan bebas atau vrijspraak. MA menegaskan bahwa terhadap putusan bebas, upaya hukum banding maupun kasasi secara mutlak tidak diperbolehkan.

Dengan ketentuan tersebut, terdakwa yang dinyatakan bebas karena dakwaan penuntut umum tidak terbukti secara sah dan meyakinkan tidak dapat lagi menghadapi upaya hukum banding maupun kasasi terhadap putusan bebas tersebut.

Sementara itu, ketentuan mengenai putusan lepas atau onslag van alle rechtsvervolging memiliki mekanisme tersendiri. Terdakwa yang dijatuhi putusan lepas wajib segera dikeluarkan dari tahanan sejak putusan diucapkan. Apabila penuntut umum mengajukan banding terhadap putusan lepas, kewenangan penahanan beralih kepada pengadilan tinggi.

SEMA Nomor 4 Tahun 2026 menjadi penegasan MA dalam memberikan kepastian hukum sekaligus menciptakan kesatuan hukum dalam penerapan ketentuan mengenai upaya hukum terhadap putusan bebas dan putusan lepas.

Ketentuan tersebut juga menegaskan perubahan praktik peradilan pidana setelah berlakunya Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) yang baru, khususnya mengenai batasan upaya hukum terhadap jenis putusan tertentu.

Dengan diterbitkannya SEMA Nomor 4 Tahun 2026, Mahkamah Agung berharap perbedaan penafsiran dalam praktik peradilan mengenai upaya hukum terhadap putusan bebas dan putusan lepas dapat diakhiri sehingga kepastian dan kesatuan hukum bagi para pencari keadilan semakin terjamin.

Hari Juang Polri 2026, Kapolresta Serang Kota Tekankan Pengabdian dan Kepercayaan Masyarakat

By On Jumat, Agustus 21, 2026

Kapolresta Serang Kota Kombes 
Pol. Yudha Satria memimpin Upacara Peringatan Hari Juang Polri Tahun 2026 
di Lapangan Hijau Polresta Serang Kota, Jumat (21/8/2026).

Kontras7.co.id – Kota Serang – Polresta Serang Kota memperingati Hari Juang Polri Tahun 2026 melalui upacara yang dipimpin Kapolresta Serang Kota Kombes Pol. Yudha Satria, S.H., S.I.K., M.H., di Lapangan Hijau Polresta Serang Kota, Jumat (21/8/2026).

Upacara diikuti para pejabat utama, perwira, serta seluruh personel Polresta Serang Kota. Peringatan tersebut menjadi momentum untuk mengenang sejarah perjuangan kepolisian sekaligus mengingatkan kembali nilai pengabdian Polri kepada masyarakat, bangsa dan negara.

Hari Juang Polri diperingati setiap 21 Agustus, merujuk pada peristiwa Proklamasi Polisi Republik Indonesia yang dicetuskan di Surabaya pada 21 Agustus 1945 oleh Inspektur Polisi Kelas I Moehammad Jasin bersama sekitar 250 anggota Polisi Istimewa.

Dalam peristiwa tersebut, para pejuang Polisi menyatakan sikap untuk berdiri bersama rakyat dalam mempertahankan Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia 17 Agustus 1945.

Kapolresta Serang Kota Kombes Pol. Yudha Satria mengatakan, semangat perjuangan tersebut harus menjadi bagian dari pengabdian personel Polri dalam menjalankan tugas saat ini.

“Semangat perjuangan Hari Juang Polri harus menjadi motivasi bagi seluruh personel Polri untuk terus mengabdi kepada masyarakat, bangsa, dan negara dengan menjunjung tinggi nilai-nilai Tribrata dan Catur Prasetya,” ujar Yudha.

Menurutnya, tantangan Polri saat ini tidak hanya berkaitan dengan menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga bagaimana mempertahankan kepercayaan masyarakat melalui pelayanan yang humanis, profesional dan transparan.

Yudha menegaskan, Polri perlu terus hadir di tengah masyarakat untuk memberikan rasa aman sekaligus membangun hubungan yang baik dengan seluruh elemen masyarakat.

“Polri akan terus berkomitmen bersama masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban serta mengawal pembangunan menuju Indonesia maju,” katanya.

Peringatan Hari Juang Polri Tahun 2026 tersebut menjadi pengingat bagi jajaran Polresta Serang Kota untuk meneruskan semangat perjuangan para pendahulu melalui pengabdian, pelayanan dan kebersamaan bersama masyarakat.

Panjat Pinang Bersama Warga, Kapolresta Serang Kota Tekankan Gotong Royong dan Persatuan

By On Kamis, Agustus 20, 2026

Warga mengikuti lomba panjat pinang 
dalam rangka memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia 
di Sepang Baru, Kota Serang.

Kontras7.co.id – Kota Serang – Semangat peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia terasa di Sepang Baru, Kelurahan Sepang, Kecamatan Taktakan, Kota Serang, Kamis (20/8/2026). Warga mengikuti lomba panjat pinang yang dibuka Kapolresta Serang Kota Kombes Pol. Yudha Satria, S.H., S.I.K., M.H.

Kegiatan berlangsung dalam suasana penuh kebersamaan dan turut dihadiri Wakapolda Banten Brigjen Pol. Iwan Saktiadi, S.I.K., M.H., M.Si., Irwasda Polda Banten Kombes Pol. Iwan Sonjaya, Dir Samapta Polda Banten Kombes Pol. Kukuh, Dansat Brimobda Polda Banten Kombes Pol. Edi Suranta Sinulingga, S.I.K., Anggota DPRD Kota Serang H. Edi Santoso, jajaran pejabat utama Polresta Serang Kota, Kapolsek Taktakan AKP Malik Abraham, Danramil Taktakan, Camat Taktakan, Lurah Sepang, tokoh pemuda serta masyarakat Kelurahan Sepang.

Dalam sambutannya, Yudha mengatakan peringatan kemerdekaan tidak hanya menjadi momentum untuk merayakan hari bersejarah, tetapi juga untuk menghidupkan kembali nilai kebersamaan dan gotong royong di tengah masyarakat.

Menurutnya, lomba panjat pinang memiliki makna yang lebih luas daripada sekadar perlombaan untuk mendapatkan hadiah. Di dalamnya terdapat nilai perjuangan, kerja sama, pantang menyerah dan persatuan.

“Lomba panjat pinang ini merupakan refleksi tentang perjuangan dan gotong royong. Tidak ada satu orang pun yang dapat mencapai puncak tanpa adanya dukungan, pengorbanan, dan kerja sama dari rekan-rekan di bawahnya,” ujar Yudha.

Ia menilai semangat pantang menyerah juga tercermin dari perjuangan para peserta menghadapi tiang yang licin dan berbagai tantangan untuk mencapai puncak. Strategi dan kekompakan, kata dia, menjadi bagian penting untuk meraih keberhasilan.

Kapolresta Serang Kota 
Kombes Pol. Yudha Satria 
membagikan hadiah kepada peserta lomba.

Selain itu, panjat pinang juga dinilai menjadi gambaran sederhana tentang pentingnya persatuan. Dalam kegiatan tersebut, masyarakat dari berbagai latar belakang dapat berkumpul dan menikmati perayaan kemerdekaan dalam suasana kebersamaan.

“Di lapangan ini kita melebur menjadi satu, tidak ada sekat maupun perbedaan, yang ada hanya kebersamaan,” katanya.

Pada kesempatan tersebut, Kapolresta Serang Kota juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) agar tetap kondusif di wilayah Kota Serang.

Ia juga mengingatkan para peserta untuk menjunjung sportivitas dan mengutamakan keselamatan selama mengikuti perlombaan.

“Menang atau kalah adalah hal biasa, namun soliditas dan kebersamaan warga hari ini adalah kemenangan yang sesungguhnya,” ujar Yudha.

Lomba panjat pinang berlangsung meriah dengan antusiasme masyarakat. Selain menjadi bagian dari perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, kegiatan tersebut menjadi momentum mempererat kebersamaan antara kepolisian dan masyarakat melalui semangat gotong royong, sportivitas dan persatuan.

Kajati Banten Hery Hermanus Horo Silaturahmi ke Gubernur Andra Soni, Perkuat Sinergi

By On Kamis, Agustus 20, 2026

Gubernur Banten Andra Soni bersama 
Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Banten 
Hery Hermanus Horo saat silaturahmi di Gedung Negara Provinsi Banten, Kota Serang,  Kamis (20/8/2026). 
(Foto: Pemprov Banten)

Kontras7.co.id, Kota Serang, Banten — Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Banten Hery Hermanus Horo bersilaturahmi dengan Gubernur Banten Andra Soni di Gedung Negara Provinsi Banten, Kota Serang, Kamis (20/8/2026).

Silaturahmi tersebut menjadi momentum bagi kedua pemimpin untuk mempererat komunikasi dan koordinasi antara Kejaksaan Tinggi Banten dengan Pemerintah Provinsi Banten.

Pertemuan berlangsung sekitar satu jam. Pembicaraan diawali dengan perkenalan, perjalanan karier masing-masing, sejarah kepemimpinan hingga kondisi Provinsi Banten saat ini.

Dalam pertemuan itu, Andra Soni turut menyampaikan sejumlah program pembangunan yang sedang dan akan dilaksanakan Pemprov Banten, di antaranya Sekolah Swasta Gratis, pembangunan jalan desa, peningkatan kesehatan dan perekonomian masyarakat serta penguatan ketahanan pangan.

Andra Soni juga menyebut keberadaan Sekolah Garuda, Sekolah Rakyat dan sekolah unggulan lainnya. Selain itu, Pemprov Banten berencana mengoptimalkan sejumlah aset lahan milik pemerintah daerah yang selama ini belum dimanfaatkan secara maksimal.

“Kita juga sudah mempunyai Sekolah Garuda, Sekolah Rakyat serta sekolah unggulan lainnya,” kata Andra Soni.

Andra Soni berharap sinergi Pemprov Banten dengan Kejati Banten terus diperkuat agar berbagai program pembangunan dapat berjalan dengan baik, termasuk mendukung program prioritas Presiden Prabowo Subianto.

Kajati Banten: Komunikasi Konstruktif Penting

Hery Hermanus Horo mengatakan silaturahmi tersebut menjadi momentum untuk mempererat sinergi dan koordinasi antara Kejati Banten dengan Pemprov Banten dalam mendukung pembangunan daerah serta berbagai program strategis yang berorientasi pada kepentingan masyarakat.

Menurut Hery, kolaborasi dan komunikasi yang konstruktif diperlukan untuk menjaga tata kelola pemerintahan yang baik, transparan dan akuntabel.

Ia berharap komunikasi antarlembaga dapat memastikan berbagai program pembangunan berjalan secara optimal dan tepat sasaran.

“Kami siap ikut serta menyukseskan program-program yang sudah direncanakan oleh Pak Gubernur,” kata Hery.

Hery juga menegaskan komitmen jajaran Kejati Banten untuk terus membangun sinergitas dengan Pemprov Banten, sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Banten.

Silaturahmi Kajati Banten yang baru dengan Gubernur Banten tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat hubungan kelembagaan dan komunikasi dalam mendukung pembangunan di Provinsi Banten.

Kontras7.co.id — Aktual dan Akurat.

Kompolnas Visitasi Polresta Serang Kota, Inovasi Bank Sampah dan Poliranan Jadi Sorotan

By On Kamis, Agustus 20, 2026

Kontras7.co.id – Kota Serang – Inovasi pelayanan masyarakat menjadi salah satu perhatian dalam Visitasi Kompolnas Award 2026 di Mapolresta Serang Kota, Kamis (20/8/2026).

Tim visitasi Kompolnas datang untuk melihat langsung sejumlah inovasi dan program yang dijalankan jajaran Polresta Serang Kota, khususnya Bank Sampah dan Polisi Peduli Pengangguran (Poliranan).

Kapolresta Serang Kota Kombes Pol. Yudha Satria, S.H., S.I.K., M.H., menyambut kedatangan tim penilai Kompolnas Award 2026. Ia menyebut visitasi tersebut bukan sekadar proses penilaian, tetapi juga menjadi motivasi bagi jajarannya untuk terus berinovasi dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

“Atas nama keluarga besar Polresta Serang Kota, kami mengucapkan selamat datang kepada tim penilai Kompolnas Award Tahun 2026 di wilayah hukum Polresta Serang Kota. Kehadiran tim ini bukan sekadar memberikan penilaian secara objektif, namun menjadi motivasi besar, energi positif, sekaligus kehormatan bagi kami untuk terus berinovasi dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” ujar Yudha.

Dalam visitasi tersebut, tim Kompolnas melakukan pengecekan terhadap inovasi Bank Sampah dan program Poliranan yang diinisiasi serta dikelola personel Polresta Serang Kota. Salah satu inovasi tersebut digagas oleh Aiptu Eko Yulianto, S.H.

Yudha menjelaskan, inovasi tersebut lahir dari kesadaran bahwa tugas kepolisian tidak hanya berkaitan dengan penegakan hukum dan pemeliharaan keamanan serta ketertiban masyarakat.

Kepolisian, kata dia, juga harus mampu hadir sebagai solusi terhadap persoalan sosial dan lingkungan di tengah masyarakat.

“Melalui program bank sampah ini, personel kami berupaya memberikan edukasi kepada lingkungan internal Polri maupun masyarakat sekitar untuk peduli terhadap kebersihan dan keberlanjutan lingkungan. Sampah yang sebelumnya dianggap sebagai masalah kini dapat diubah menjadi sesuatu yang memiliki nilai ekonomis dan sosial, sekaligus membuka peluang pekerjaan guna mengurangi angka pengangguran,” jelasnya.

Menurut Yudha, inovasi tersebut menjadi bagian dari transformasi Polri yang Presisi melalui pendekatan humanis dan kepedulian terhadap lingkungan.

“Kami ingin menunjukkan bahwa anggota Polri juga dapat menjadi agen perubahan (Agent of Change) di luar tugas rutin kepolisian, seperti yang dilakukan oleh Aiptu Eko Yulianto, S.H.,” tambahnya.

Visitasi tersebut turut dihadiri anggota Kompolnas Gufron, S.H.I., M.Hub. Int., Akm. TK. III Itwasum Polri Kombes Pol. Muhammad, S.H., S.I.K., M.Si., anggota Kompolnas Eki Natanael, staf Kompolnas Atang Septian, Irwasda Polda Banten Kombes Pol. Iwan Sonjaya, S.I.K., S.H., M.H., serta sejumlah unsur pemerintah daerah, TNI, DPRD, tokoh agama dan tokoh masyarakat.

Melalui visitasi tersebut, jajaran Polresta Serang Kota berharap inovasi yang dikembangkan personelnya dapat terus memberikan manfaat bagi masyarakat.

Yudha juga berharap inovasi Bank Sampah yang digagas Aiptu Eko Yulianto dapat menjadi inspirasi dan memperoleh apresiasi terbaik dalam ajang Kompolnas Award 2026.

Kontras7.co.id

Jelang Konferensi PWI Pandeglang, Wagub Banten Harap PWI Semakin Jaya dan Sukses

By On Kamis, Agustus 20, 2026

 

Wakil Gubernur Banten 
Achmad Dimyati Natakusumah 

Kontras7.co.id – Pandeglang – Menjelang pelaksanaan Konferensi PWI Kabupaten Pandeglang 2026 pada 28 Agustus 2026, Wakil Gubernur Banten Achmad Dimyati Natakusumah menyampaikan ucapan selamat atas rencana penyelenggaraan konferensi tersebut.

Dalam pernyataannya, Dimyati berharap pelaksanaan Konferensi PWI Kabupaten Pandeglang dapat berjalan sukses serta memberikan hasil yang baik bagi kepengurusan PWI Pandeglang ke depan.

Ia juga menyampaikan harapan agar pengurus PWI Pandeglang dapat menjalankan organisasi dengan mengedepankan kebersamaan, kepercayaan dan kredibilitas.

“Semoga sukses penyelenggaraan Konferensi PWI. Semoga PWI Pandeglang jaya dan sukses,” ujar Dimyati.

Konferensi PWI Kabupaten Pandeglang 2026 dijadwalkan berlangsung pada 28 Agustus 2026.

Kontras7.co.id

Bupati Dewi Setiani Dorong Konferensi PWI Pandeglang Lahirkan Ketua yang Bisa Bersinergi Bangun Daerah

By On Kamis, Agustus 20, 2026

 

Bupati Pandeglang 
Hajah Raden Dewi Setiani

Kontras7.co.id – Pandeglang – Bupati Pandeglang Hajah Raden Dewi Setiani mengajak seluruh pihak menyukseskan Konferensi PWI Kabupaten Pandeglang 2026 yang akan dilaksanakan pada 28 Agustus 2026.

Dewi Setiani berharap konferensi tersebut berjalan lancar, aman dan sukses, sekaligus menghasilkan Ketua PWI Kabupaten Pandeglang periode 2026–2029 yang dapat bersinergi dan bersama-sama membangun Kabupaten Pandeglang.

Harapan tersebut disampaikan Dewi Setiani dalam pernyataannya terkait pelaksanaan Konferensi PWI Kabupaten Pandeglang 2026.

Menurutnya, sinergi tersebut juga diharapkan dapat diwujudkan melalui peran pers dalam menghadirkan informasi yang berkualitas dan bermartabat bagi masyarakat.

“Bersama PWI membangun Pandeglang dengan informasi berkualitas dan bermartabat,” ujar Dewi Setiani.

Ia berharap pelaksanaan konferensi menjadi momentum yang baik bagi PWI Kabupaten Pandeglang untuk menentukan kepemimpinan periode 2026–2029 sekaligus memperkuat perannya dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat.

Konferensi PWI Kabupaten Pandeglang 2026 akan berlangsung pada 28 Agustus 2026 dan menjadi momentum pemilihan Ketua PWI Kabupaten Pandeglang periode 2026–2029.

Kontras7.co.id

Rebut Piala Wali Kota Serang, UPG Gelar English Competition 2026, Hadiah Uang Tunai dan Beasiswa

By On Kamis, Agustus 20, 2026

Kontras7.co.id – Kota Serang – Universitas Primagraha (UPG) melalui Pusat Bahasa Inggris akan menggelar Piala Wali Kota Serang English Competition 2026 bekerja sama dengan Pemerintah Kota Serang.

Kegiatan ini turut memeriahkan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-19 Kota Serang, sekaligus menjadi wadah bagi pelajar untuk mengasah kemampuan dan meningkatkan kepercayaan diri dalam berbahasa Inggris.

Ketua Pusat Bahasa Inggris UPG, Adi Suhendra, atau yang akrab disapa Mr. Adi, menyampaikan keterangan tersebut kepada Kontras7.co.id, Kamis (20/8/2026).

Menurut Mr. Adi, kompetisi ini diperuntukkan bagi pelajar tingkat SMA, SMK, dan Madrasah Aliyah, dengan dua kategori, yakni Speech Contest dan Storytelling. Untuk Speech Contest mengusung tema Sumpah Pemuda, sedangkan Storytelling mengangkat kisah-kisah rakyat.

Kegiatan tersebut dijadwalkan berlangsung pada 7 hingga 9 Oktober 2026 dan menjadi penyelenggaraan pertama yang dilakukan UPG dengan bekerja sama dengan Pemerintah Kota Serang sekaligus memperebutkan Piala Wali Kota Serang.

“Melalui kategori Storytelling dan Speech, peserta tidak hanya ditantang memiliki kemampuan berbahasa Inggris, tetapi juga menyampaikan gagasan, cerita, serta pesan secara menarik dan percaya diri,” ujar Mr. Adi.

Ia menjelaskan, kompetisi tersebut menjadi bagian dari upaya Pusat Bahasa Inggris UPG untuk mendorong generasi muda, khususnya pelajar di Kota Serang dan sekitarnya, agar lebih berani menggunakan bahasa Inggris dalam komunikasi maupun tampil di hadapan publik.

Selain kemampuan berbahasa Inggris, kata dia, peserta juga mendapat kesempatan mengembangkan keberanian, kemampuan menyampaikan gagasan, serta potensi personal melalui pengalaman kompetitif.

Menariknya, kompetisi ini tidak hanya menawarkan penghargaan bagi peserta terbaik berupa uang tunai, tetapi juga beasiswa kuliah sebagai salah satu bentuk apresiasi bagi para juara.

Mr. Adi menyampaikan, pendaftaran kompetisi ini gratis. Peserta dapat mengikuti ajang tersebut sesuai dengan kategori sekolah masing-masing.

“Melalui kompetisi ini, kami berharap lahir lebih banyak pelajar yang memiliki kemampuan komunikasi bahasa Inggris sekaligus keberanian untuk berprestasi,” katanya.

Menurut Mr. Adi, penyelenggaraan English Competition 2026 juga menjadi bagian dari komitmen UPG dalam menghadirkan ruang pembelajaran yang tidak hanya berlangsung di dalam kelas, tetapi juga melalui pengalaman kompetitif dan pengembangan potensi personal.

Dengan mengusung semangat pendidikan dan kompetisi, Piala Wali Kota Serang English Competition 2026 diharapkan menjadi momentum bagi pelajar untuk menunjukkan kemampuan terbaik sekaligus mempersiapkan diri menghadapi tantangan global.

Kontras7.co.id


Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *