Berita Terbaru

Diberdayakan oleh Blogger.
Panen 12,88 Ton per Hektare di Kota Serang, Benarkah Petani Bisa Untung Rp49 Juta?

By On Senin, September 14, 2026

Sekretaris Dinas Pertanian Kota Serang Andriyani saat berbincang dengan Kontras7 terkait penerapan PM-AAS dan potensi hasil pertanian di Kota Serang. Senin (14/9/2026),

KONTRAS7.CO.ID — KOTA SERANG — Panen padi dengan metode Pertanian Modern Advanced Agriculture System (PM-AAS) di Kasemen, Kota Serang, mencatat hasil 12,88 ton gabah per hektare. Angka tersebut melampaui target 10 ton per hektare.

Namun, bagi petani, hasil panen tinggi bukan satu-satunya ukuran. Pertanyaan berikutnya adalah berapa biaya yang harus dikeluarkan dan seberapa besar keuntungan yang bisa diperoleh.

Sekretaris Dinas Pertanian Kota Serang, Andriyani, SP., M.Si., menjelaskan capaian tersebut merupakan hasil penerapan sistem budidaya yang memadukan teknik pertanian dengan teknologi. Saat berbincang dengan Kontras7, Senin (14/9/2026), Andriyani mengatakan PM-AAS bukan hanya soal meningkatkan hasil panen, tetapi juga bagaimana lahan dan tenaga kerja dapat dikelola secara lebih efisien.

Program PM-AAS merupakan salah satu program unggulan Kementerian Pertanian yang mulai dilaksanakan tahun ini dan diterapkan oleh BRMP Banten. Kota Serang menjadi salah satu lokasi percontohan sejak Mei 2026 dengan dukungan pemerintah pusat, Pemerintah Provinsi Banten, dan Pemerintah Kota Serang.

DKP3 Kota Serang terlibat sejak tahap awal. Bersama penyuluh pertanian, dilakukan survei lokasi dan pengusulan calon petani dan calon lokasi (CPCL) kepada Kementerian Pertanian.

Pelaksanaannya melibatkan tujuh kelompok tani dengan total lahan sekitar 100 hektare yang tersebar di Margaluyu, Kilasah, Sawah Luhur, dan Kasunyatan.

Pendampingan dilakukan sejak awal budidaya hingga masa panen, mulai dari sosialisasi dan pemantauan, penyediaan benih, pupuk, pestisida hingga pengendalian organisme pengganggu tanaman (OPT).

“Hasil ubinan kemarin cukup memuaskan, produktivitasnya mencapai 12,88 ton per hektare, bahkan melebihi target yang ditetapkan sebesar 10 ton per hektare,” kata Andriyani.

Teknologi Bukan Sekadar Mengejar Hasil Panen

PM-AAS memiliki sejumlah perbedaan dibanding pola budidaya konvensional. Salah satunya penggunaan metode tanam benih langsung atau tabela, pengaturan jarak tanam, penggunaan drum seeder, hingga pengelolaan air yang lebih terukur.

Teknologi juga digunakan dalam pemupukan melalui drone. Pola tersebut diharapkan dapat membantu menekan kebutuhan tenaga kerja sekaligus meningkatkan ketepatan dalam proses budidaya.

“Dari sisi tenaga kerja, baik jumlah maupun biayanya bisa lebih efisien. Memang kebutuhan agroinput seperti benih, pupuk dan pestisida tetap harus diperhatikan, begitu juga pengamatan selama masa pertumbuhan,” ujarnya.

Dalam pola konvensional, produktivitas padi umumnya berada di kisaran 5–6 ton per hektare. Sementara melalui PM-AAS, target produktivitas ditingkatkan hingga minimal 10 ton per hektare.

Pengaturan jarak tanam sekitar 25 x 3 sentimeter, peningkatan populasi tanaman, pengelolaan air untuk menekan pertumbuhan gulma dan OPT, serta pemeliharaan secara berkala menjadi bagian penting dalam sistem tersebut.

Artinya, teknologi membantu proses budidaya, tetapi hasil tetap membutuhkan kedisiplinan dalam perawatan dan pengamatan tanaman.

Apakah Bisa Diterapkan di Wilayah Lain?

Potensi penerapan PM-AAS di wilayah lain tetap terbuka. Namun, tidak semua lahan otomatis memiliki kondisi yang sama.

“Yang pertama tentu kemauan petani atau kelompok tani untuk mencoba sesuatu yang baru. Kemudian kondisi lahannya juga harus sesuai, terutama lahan sawah yang subur dan memiliki kecukupan air selama masa budidaya,” katanya.

Kota Serang memiliki baku sawah sekitar 7.534 hektare, dengan sekitar 5.125 hektare di antaranya merupakan lahan sawah beririgasi.

Luas tersebut menjadi potensi pengembangan. Meski demikian, perlu dilakukan sosialisasi, survei dan pemetaan agar penerapan teknologi sesuai dengan kondisi lahan serta kesiapan kelompok tani.

Dari Mana Angka Rp49 Juta Dihitung?

Sebelumnya, Gubernur Banten Andra Soni menyebut potensi keuntungan petani dapat mencapai sekitar Rp49 juta per hektare dalam satu musim tanam saat menghadiri panen PM-AAS di Kasunyatan, Kecamatan Kasemen, Kota Serang, Selasa (1/9/2026).

Lalu, dari mana angka tersebut dihitung?

Andriyani menjelaskan, angka tersebut mengacu pada analisis usaha tani PM-AAS. Perhitungannya menggunakan asumsi produksi 10 ton gabah per hektare dengan harga gabah Rp6.500 per kilogram.

“Angka Rp49 juta itu berdasarkan analisis usaha tani PM-AAS, dengan asumsi produksi 10 ton per hektare dan harga gabah Rp6.500 per kilogram. Setelah dikurangi biaya produksi, keuntungannya sekitar Rp49 juta per hektare dalam satu musim tanam,” jelas Andriyani.

Dalam simulasi tersebut, produksi 10.000 kilogram dikalikan harga Rp6.500 per kilogram menghasilkan penerimaan sebesar Rp65 juta per hektare.

Sementara biaya produksi yang tercantum dalam analisis sebesar Rp15.037.000 per hektare. Setelah dikurangi biaya produksi, keuntungan mencapai Rp49.963.000 per hektare dalam satu musim tanam.

Perhitungan tersebut dilakukan tanpa memasukkan biaya sewa lahan. Jika keuntungan Rp49.963.000 dibagi dalam periode empat bulan, nilainya setara dengan Rp12.490.750 per bulan.

Angka Rp49 juta bukan jaminan bahwa setiap petani akan memperoleh keuntungan dengan nilai yang sama. Hasil riil dapat berbeda, bergantung pada produktivitas, harga jual gabah, biaya produksi, kondisi lahan dan faktor lainnya.

Begitu pula angka Rp12.490.750 per bulan tidak dapat dimaknai sebagai pendapatan tetap atau gaji bulanan petani. Angka tersebut merupakan hasil pembagian keuntungan satu musim tanam dalam simulasi selama empat bulan.

Karena itu, produktivitas tinggi juga perlu diikuti dengan peningkatan kualitas hasil panen, pengelolaan pascapanen dan peluang nilai tambah agar manfaat ekonomi yang diterima petani semakin besar.

Air Menjadi Kunci

Kasemen merupakan salah satu kawasan penting bagi produksi padi di Kota Serang. Wilayah tersebut memiliki baku sawah sekitar 3.983 hektare yang terdiri atas sawah tadah hujan dan sawah dengan dukungan jaringan irigasi teknis.

Sebagian kebutuhan air berasal dari Sungai Ciujung melalui Bendungan Pamarayan Barat.

Kondisi tersebut membuat pengelolaan air menjadi bagian penting dalam keberhasilan budidaya. Pengaturan jadwal tanam, pemetaan wilayah yang berpotensi mengalami kekurangan air, serta pemeliharaan jaringan irigasi menjadi hal yang perlu diperhatikan.

Dukungan juga diperlukan melalui normalisasi saluran, pemeliharaan jaringan tersier, penyediaan pompa dan pipa. Saat musim hujan, saluran dan sanitasi lahan juga perlu diperhatikan untuk mengantisipasi genangan dan banjir.

Infrastruktur dan Regenerasi Petani

Keberhasilan PM-AAS tidak hanya ditentukan oleh tingginya hasil panen. Ada persoalan lain yang harus dijawab, mulai dari kondisi lahan, usia petani, keterbatasan modal, alih fungsi lahan, perubahan iklim, serangan OPT hingga belum meratanya infrastruktur irigasi dan jalan usaha tani.

Ketersediaan sarana produksi, potensi gagal panen dan keberadaan industri pengolahan juga menjadi bagian dari ekosistem pertanian yang perlu diperkuat.

“Infrastruktur irigasi perlu menjadi perhatian utama sesuai dengan kewenangannya, baik primer, sekunder maupun tersier. Jalan usaha tani juga penting karena berkaitan dengan mobilisasi alat dan mesin pertanian, sarana produksi maupun hasil panen,” katanya.

Infrastruktur yang memadai bukan hanya mempermudah aktivitas petani, tetapi juga dapat menekan biaya angkut dan memperkuat posisi petani dalam menjual hasil produksinya.

Bukan Sekadar Mengejar 12,88 Ton

Dinas Pertanian Kota Serang tidak menjadikan angka 12,88 ton per hektare sebagai target yang harus diterapkan secara seragam di seluruh wilayah.

Produktivitas rata-rata yang realistis masih berada di kisaran 6–7 ton per hektare. Sementara lahan dan kelompok tani yang dinilai siap dapat didorong menerapkan PM-AAS untuk meningkatkan produktivitas dan efisiensi.

Penguatan indeks pertanaman, ketersediaan air, penggunaan benih bersertifikat, pupuk bersubsidi, bantuan alat dan mesin pertanian, revitalisasi Rice Milling Unit (RMU), asuransi pertanian, pelatihan serta keterlibatan generasi muda menjadi bagian penting untuk menjaga keberlanjutan sektor pertanian.

“Pada akhirnya, kami ingin sistem budidaya pertanian di Kota Serang semakin berbasis teknologi. PM-AAS menjadi salah satu contoh bahwa teknologi bisa dimanfaatkan untuk meningkatkan produktivitas dan efisiensi pertanian,” pungkas Andriyani.

Eksis Fun Run 2026 Meriah, Wabup Pandeglang Soroti Dampak Ekonomi untuk UMKM

By On Minggu, September 13, 2026

Wakil Bupati Pandeglang Iing Andri Supriadi membuka Eksis Fun Run 2026 di Alun-Alun Pandeglang, Minggu (13/9/2026).

KONTRAS7.CO.ID — PANDEGLANG — Eksis Fun Run 2026 berlangsung meriah di Alun-Alun Pandeglang, Minggu (13/9/2026) pagi. Ratusan peserta dari berbagai kalangan ikut ambil bagian dalam kegiatan olahraga tersebut.

Bagi Wakil Bupati Pandeglang Iing Andri Supriadi, kegiatan seperti Fun Run tidak hanya soal olahraga. Ramainya peserta juga membuka peluang bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk mendapatkan manfaat ekonomi.

“Sehat itu bukan saja jasmani dan rohani, tetapi ekonomi masyarakat juga harus menjadi perhatian,” kata Iing.

Menurutnya, tingginya antusiasme masyarakat menjadi peluang yang bisa dimanfaatkan untuk menggerakkan ekonomi lokal. Hal itu terlihat dari banyaknya peserta yang kemudian mengunjungi dan berbelanja di warung maupun lapak UMKM di sekitar lokasi kegiatan.

“Dengan adanya acara ini, perputaran ekonomi UMKM semakin meningkat. Saya lihat tadi banyak sekali para peserta yang mengunjungi warung-warung UMKM,” ungkapnya.

Karena itu, Iing menilai kegiatan olahraga, hiburan, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat perlu terus dipadukan. Kegiatan yang menghadirkan banyak orang dinilai dapat menjadi ruang promosi sekaligus pasar bagi pelaku UMKM.

“Ini tentunya sangat baik. Masyarakat bisa berolahraga, bersilaturahmi, sekaligus para pelaku UMKM mendapatkan manfaat dari ramainya kegiatan,” ujarnya.

Ia berharap kegiatan serupa dapat terus digelar dengan melibatkan lebih banyak masyarakat dan pelaku UMKM. Dengan begitu, kegiatan olahraga tidak berhenti sebagai hiburan, tetapi juga memberikan dampak nyata terhadap perekonomian daerah.

Sementara itu, Ketua KORMI Pandeglang sekaligus Ketua Panitia Eksis Fun Run 2026, Abu Rizal Syifa, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung kegiatan tersebut.

Ia mengatakan evaluasi tetap akan dilakukan agar pelaksanaan kegiatan berikutnya dapat berjalan lebih baik. Dalam waktu dekat, panitia juga menyiapkan agenda olahraga lainnya.

“Kita akan terus perbaiki ke depannya, terima kasih kami ucapkan kepada semua sponsor yang sudah mendukung dalam acara Eksis Fun Run 2026. Dalam waktu dekat, kami juga akan mengadakan liga futsal tingkat SD, SMP, SMA, dan antar-guru,” pungkasnya.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Kejaksaan Negeri Pandeglang Surayadi Sembiring, anggota DPRD Pandeglang Linda Kurniasari, Pimpinan Cabang Bank Banten Pandeglang Trio Adit Pamungkas, serta sejumlah tamu undangan lainnya.

Kendaraan Baru Atas Nama PT atau Pribadi, Mana yang Lebih Tepat?

By On Sabtu, September 12, 2026

Ilustrasi pengusaha mempertimbangkan kendaraan baru atas nama PT atau pribadi.

KONTRAS7.CO.ID — SERANG — Bagi pengusaha yang akan membeli kendaraan baru, ada satu pertanyaan yang sering muncul: sebaiknya kendaraan tersebut atas nama PT atau pribadi?

Pertanyaan ini terlihat sederhana. Namun, jawabannya tidak cukup hanya melihat nama yang tercantum dalam dokumen kendaraan.

Sebab, pilihan tersebut nantinya berkaitan dengan siapa pemilik aset, kendaraan digunakan untuk apa, bagaimana pencatatannya dalam pembukuan, sampai bagaimana perlakuan perpajakannya.

Jadi, sebelum membeli, sebaiknya pengusaha melihat kebutuhan sebenarnya terlebih dahulu.

Kalau Atas Nama PT, Apa Artinya?

Kalau kendaraan dibeli atas nama PT, kendaraan tersebut menjadi bagian dari aset perusahaan. Artinya, pembelian dan kepemilikannya perlu dicatat dalam administrasi serta pembukuan PT.

Pilihan ini tentu masuk akal apabila kendaraan memang akan digunakan untuk menunjang kegiatan usaha. Misalnya, kendaraan digunakan untuk operasional perusahaan atau mendukung aktivitas bisnis.

Lalu bagaimana dengan biaya kendaraan?

Biaya pembelian, perawatan, dan pengeluaran lain yang berkaitan dengan kendaraan harus memiliki bukti transaksi dan diperlakukan sesuai ketentuan akuntansi serta perpajakan.

Kendaraan sebagai aset perusahaan juga dapat berkaitan dengan penyusutan. Tetapi perlu digarisbawahi, bukan berarti semua biaya kendaraan otomatis menjadi pengurang pajak.

Perlakuannya tetap melihat ketentuan yang berlaku dan hubungan pengeluaran tersebut dengan kegiatan usaha.

Kalau Atas Nama Pribadi?

Nah, kalau kendaraan dibeli atas nama pribadi, statusnya menjadi aset pribadi, bukan aset PT.

Pilihan ini bisa lebih sesuai kalau kendaraan memang lebih banyak digunakan untuk kepentingan pribadi.

Tetapi bagaimana kalau kendaraan pribadi tersebut sesekali dipakai untuk kegiatan usaha?

Di sinilah pencatatan dan bukti transaksi menjadi penting. Pengusaha perlu memiliki dasar yang jelas apabila ada pembayaran atau penggantian biaya oleh perusahaan.

Jadi, kendaraan atas nama pribadi juga tidak otomatis berarti seluruh biaya penggunaannya bisa dibebankan kepada perusahaan.

Bagaimana Kalau Kendaraan PT Dipakai Direktur atau Pegawai?

Pertanyaan berikutnya biasanya muncul ketika kendaraan perusahaan digunakan oleh direktur atau pegawai.

Penggunaan kendaraan milik PT sebagai fasilitas bagi pegawai perlu dilihat juga dari sisi perpajakan. PMK Nomor 66 Tahun 2023 mengatur perlakuan pajak penghasilan atas natura dan/atau kenikmatan yang diterima pegawai.

Artinya, ketika kendaraan perusahaan digunakan sebagai fasilitas, persoalannya bukan hanya soal siapa yang memegang kunci kendaraan. Ada aspek perpajakan yang juga perlu diperhatikan sesuai kondisi dan ketentuan yang berlaku.

Jadi, Apakah Atas Nama PT Pasti Lebih Hemat Pajak?

Belum tentu.

Ini yang sering perlu diluruskan.

Nama PT atau pribadi bukan satu-satunya faktor yang menentukan perlakuan pajak. Jenis transaksi, tujuan penggunaan kendaraan, pencatatan biaya, penyusutan, serta aturan perpajakan yang berlaku juga ikut menentukan.

Dalam transaksi kendaraan bermotor, misalnya, terdapat ketentuan PPh Pasal 22 atas penjualan kendaraan oleh pihak-pihak tertentu.

Karena itu, jangan sampai keputusan membeli kendaraan atas nama PT hanya didasarkan pada anggapan bahwa pajaknya pasti lebih rendah.

Lalu, Apa yang Sebaiknya Dilihat Sebelum Membeli?

Sederhananya, pengusaha bisa mulai dari beberapa pertanyaan.

Pertama, kendaraan ini sebenarnya untuk apa? Kalau memang untuk operasional perusahaan, kepemilikan atas nama PT dapat lebih sesuai.

Kedua, siapa yang paling sering menggunakan kendaraan? Apakah perusahaan, direktur, pegawai, atau justru untuk kebutuhan pribadi?

Ketiga, bagaimana kendaraan tersebut akan dicatat? Kalau atas nama PT, kendaraan harus masuk dalam pembukuan perusahaan sebagai aset sesuai ketentuan yang berlaku.

Keempat, bagaimana dengan biaya-biayanya? Pembelian, perawatan, dan pengeluaran lainnya perlu didukung dokumen yang memadai.

Kelima, bagaimana rencana ke depannya? Termasuk jika kendaraan suatu saat akan dijual atau dialihkan.

Dari sini terlihat bahwa keputusan tersebut memang tidak cukup hanya melihat soal pajak.

Dasar Hukumnya Bagaimana?

Dari sisi badan usaha, UU Nomor 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas menjadi salah satu dasar hukum mengenai kedudukan PT sebagai badan hukum.

Sementara dari sisi perpajakan, PMK Nomor 66 Tahun 2023 mengatur perlakuan pajak penghasilan atas natura dan/atau kenikmatan. Ketentuan perpajakan lainnya juga mengatur transaksi kendaraan bermotor, termasuk pemungutan PPh Pasal 22 pada transaksi tertentu.

Karena itu, aturan tersebut sebaiknya dipahami sebagai satu kesatuan dengan kondisi penggunaan dan pencatatan kendaraan.

Jadi, Mana yang Lebih Tepat?

Jawabannya kembali kepada kebutuhan.

Kalau kendaraan memang akan menjadi bagian dari kegiatan operasional usaha dan dicatat sebagai aset perusahaan, atas nama PT dapat menjadi pilihan yang lebih sesuai.

Sebaliknya, kalau kendaraan lebih ditujukan untuk kebutuhan pribadi, atas nama pribadi dapat menjadi pilihan yang lebih tepat.

Tidak ada satu pilihan yang otomatis paling menguntungkan untuk semua pengusaha.

Yang penting, nama kepemilikan, penggunaan kendaraan, pembukuan, dokumen transaksi, dan perlakuan perpajakan harus berjalan konsisten.

Dengan mempertimbangkannya sejak sebelum membeli, pengusaha dapat menentukan pilihan dengan lebih tertib, transparan, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.


Prabowo Targetkan Penutupan 700 BUMN hingga Akhir 2026

By On Sabtu, September 05, 2026

Presiden Prabowo Subianto menerima laporan perkembangan penataan dan perampingan BUMN dalam pertemuan dengan jajaran Danantara dan sejumlah menteri di Hambalang, Kabupaten Bogor, Jumat (4/9/2026). Pemerintah menargetkan penutupan sedikitnya 700 BUMN lainnya hingga akhir 2026.

Kontras7.co.id, Jakarta — Presiden Prabowo Subianto menargetkan penataan dan perampingan perusahaan milik negara terus berlanjut hingga akhir 2026. Pemerintah menargetkan sedikitnya 700 BUMN lainnya ditutup dalam proses konsolidasi tersebut.

Target itu disampaikan setelah Prabowo menerima laporan perkembangan penataan BUMN dalam pertemuan dengan Menteri Investasi dan Hilirisasi sekaligus CEO Danantara Rosan Roeslani, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia serta jajaran Danantara di Hambalang, Kabupaten Bogor, Jumat (4/9/2026).

Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya mengatakan, hingga saat ini sebanyak 290 BUMN telah ditutup. Menurutnya, langkah tersebut telah menghasilkan penghematan anggaran negara yang disebut mencapai Rp50 triliun.

“Penataan BUMN dilakukan secara terukur dan menyeluruh untuk menciptakan struktur perusahaan negara yang lebih efisien, sehat, profesional, dan mampu memberikan kontribusi optimal bagi perekonomian nasional,” kata Teddy dalam keterangan resmi, Sabtu (5/9/2026), sebagaimana diberitakan detikFinance.

Pemerintah selanjutnya menargetkan sedikitnya 700 BUMN lainnya ditutup hingga Desember 2026. Kebijakan tersebut menjadi bagian dari konsolidasi perusahaan negara untuk menyederhanakan struktur dan meningkatkan efisiensi.

Dari proses restrukturisasi tersebut, pemerintah memproyeksikan potensi efisiensi anggaran hingga Rp100 triliun.

Dalam pertemuan tersebut, Prabowo juga menekankan agar penataan BUMN dilakukan secara terukur dan menyeluruh. Perusahaan negara diharapkan memiliki struktur yang lebih ramping, sehat dan profesional sehingga dapat memberikan kontribusi yang lebih optimal terhadap perekonomian nasional.

Selain membahas restrukturisasi BUMN, pertemuan tersebut turut membicarakan percepatan program hilirisasi.

Menurut Teddy, percepatan hilirisasi diarahkan untuk meningkatkan nilai tambah sumber daya alam di dalam negeri, memperkuat investasi serta memperbesar manfaat ekonomi bagi Indonesia.

Pertemuan tersebut turut dihadiri Chief Operating Officer (COO) Danantara Dony Oskaria dan Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi.

Dengan target tambahan 700 BUMN hingga penghujung 2026, pemerintah terus mendorong konsolidasi perusahaan negara sebagai bagian dari agenda efisiensi dan pembenahan tata kelola BUMN.

Harga Emas Antam Hari Ini Turun Rp30 Ribu per Gram

By On Sabtu, September 05, 2026

Emas batangan Antam. Harga emas Antam pada Sabtu (5/9/2026) turun Rp30.000 menjadi Rp2.640.000 per gram.

Kontras7.co.id, Jakarta — Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) pada Sabtu (5/9/2026) mengalami penurunan.

Mengacu pada laman resmi Logam Mulia, harga emas Antam per pukul 09.30 WIB berada di level Rp2.640.000 per gram, turun Rp30.000 dibandingkan perdagangan sebelumnya yang berada di angka Rp2.670.000 per gram.

Penurunan juga terjadi pada berbagai ukuran emas Antam. Berikut daftar harganya:

Berat Harga 5 September 2026
0,5 gram Rp1.370.000
1 gram Rp2.640.000
2 gram Rp5.220.000
3 gram Rp7.805.000
5 gram Rp12.975.000
10 gram Rp25.895.000
25 gram Rp64.612.000
50 gram Rp129.145.000
100 gram Rp258.212.000
250 gram Rp645.265.000
500 gram Rp1.290.320.000
1.000 gram (1 kg) Rp2.580.600.000

Harga tersebut merupakan harga emas batangan Antam yang tercantum pada laman resmi Logam Mulia per Sabtu (5/9/2026) pukul 09.30 WIB.

Emas Antam tersedia dalam berbagai pilihan ukuran, mulai dari 0,5 gram hingga 1 kilogram, sehingga pembelian dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan kemampuan masing-masing.

SMPN 4 Kota Serang Direlokasi ke Ciracas, Gedung Lama Bakal Jadi Parkiran

By On Rabu, September 02, 2026

SMPN 4 Kota Serang di Jalan Juhdi 
yang direncanakan direlokasi 
ke kawasan Ciracas dan dikembangkan sebagai sekolah unggulan.

Kontras7.co.id, Serang — Pemerintah Kota Serang berencana merelokasi SMP Negeri 4 dari Jalan Juhdi ke kawasan Ciracas. Relokasi ini disiapkan untuk meningkatkan kualitas sekolah sekaligus memperluas pemerataan pendidikan.

Wali Kota Serang Budi Rustandi mengatakan kondisi SMPN 4 saat ini kurang mendukung jika dikembangkan menjadi sekolah unggulan. Saat meninjau sekolah, ia menemukan sejumlah ruang kelas menampung hingga 45 siswa. Keterbatasan lahan dan area parkir juga menjadi pertimbangan.

"Ketika saya turun ke sekolah SMP 4, itu banyak ruang kelas yang diisi oleh 45 siswa, 45 siswa per kelas itu sudah tidak layak. Di sekolah juga kita lihat juga bahwa itu tempatnya sudah tidak cukup parkir dan lain-lain," kata Budi, Rabu (2/9/2026).

Budi menyebut terdapat gedung di Ciracas yang dibangun sebelum dirinya menjabat dengan anggaran sekitar Rp11 miliar. Gedung tersebut dinilai dapat dimanfaatkan sebagai lokasi baru SMPN 4 dengan sarana dan prasarana yang lebih memadai.

SMPN 4 di lokasi baru nantinya diarahkan menjadi sekolah unggulan atau sekolah percontohan. Pemkot Serang juga ingin mengoptimalkan aset yang telah tersedia di kawasan tersebut.

Sementara itu, gedung dan lahan SMPN 4 di lokasi lama tidak akan dibiarkan terbengkalai. Pemkot Serang berencana memanfaatkannya sebagai gedung atau area parkir yang berpotensi menambah Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Pemanfaatan aset tersebut juga berkaitan dengan rencana penataan kawasan Royal dan Pasar Lama yang diproyeksikan berlangsung pada 2027.

"Dimanfaatkan ruangnya menjadi gedung parkir, maksudnya ke sana, agar itu tidak terbengkalai. Tapi menghasilkan potensi PAD yang lebih banyak," ujar Budi.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Serang Ahmad Nuri mengatakan relokasi tidak akan membuat masyarakat di sekitar lokasi lama kehilangan akses terhadap sekolah negeri.

Menurutnya, terdapat sejumlah sekolah negeri di sekitar kawasan Alun-alun, di antaranya SMPN 15, SMPN 2, dan SMPN 3.

Sebaliknya, kawasan Ciracas masih dinilai kekurangan sekolah negeri. Karena itu, pemindahan SMPN 4 diharapkan dapat membantu pemerataan fasilitas dan akses pendidikan bagi masyarakat.

"Justru pemindahan ke sini adalah pemerataan pendidikan. Bahwa di sini, di Ciracas ini, tidak ada sekolah," kata Ahmad.

Sembako Rp30 Ribu Diserbu Warga Pandeglang, Baznas Tambah Kuota Jadi 500 Paket

By On Kamis, Agustus 27, 2026

 

Bupati Pandeglang Raden Dewi Setiani bersama Baznas dan OJK meninjau pelaksanaan bazar sembako murah 
di Kantor Baznas Pandeglang.

Kontras7.co.id - Pandeglang — Ratusan warga memanfaatkan bazar sembako murah yang digelar Baznas Kabupaten Pandeglang bersama Baznas Provinsi Banten dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Banten di Kantor Baznas Pandeglang, Kamis (27/8/2026).

Dengan membayar Rp.30 ribu, warga mendapatkan satu paket berisi beras 1 kilogram, minyak goreng 1 liter, gula pasir 1 kilogram, dan tiga bungkus mi instan.

Bazar tersebut dihadiri Bupati Pandeglang Raden Dewi Setiani, Wakil Ketua II Baznas Provinsi Banten Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Fery Hasanudin, Kepala OJK Provinsi Banten Adi Dharma, jajaran Baznas Pandeglang, serta Forkopimda Kabupaten Pandeglang.

Wakil Ketua II Baznas Provinsi Banten Fery Hasanudin mengatakan, bazar sembako murah di Pandeglang kali ini merupakan pelaksanaan yang keempat. Sebelumnya, kegiatan serupa digelar di Kecamatan Carita dengan 1.000 paket, Rumah Sakit Mata Saruni 417 paket, dan Babunajah sebanyak 213 paket.

Untuk kegiatan di Kantor Baznas Pandeglang, jumlah paket awalnya hanya 93. Namun, setelah mendapat instruksi dari Bupati Pandeglang, kuotanya ditambah menjadi 500 paket.

“Awalnya hanya 93, berkat instruksi Bupati Pandeglang akhirnya kami tambah menjadi 500 sembako murah,” ungkap Fery.

Menurut Fery, kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya Baznas memastikan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) tidak hanya terkumpul, tetapi juga kembali dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

“Kami atas nama Baznas Provinsi Banten punya komitmen bagaimana ZIS ini berkontribusi dalam menyukseskan program pembangunan, dan pendistribusian ZIS ini tepat sasaran, tepat guna, tepat waktu, serta berkelanjutan,” katanya.

Kepala OJK Provinsi Banten Adi Dharma berharap kegiatan seperti itu tidak berhenti pada satu kegiatan saja. Ia juga membuka peluang keterlibatan lembaga keuangan di Banten dalam kegiatan serupa.

“Dengan sembako murah ini akan lebih ekonomis, karena masyarakat mendapatkan sembako murah. Kita juga akan mengajak lembaga keuangan di Banten untuk berpartisipasi dalam acara ini,” ujarnya.

Bupati Pandeglang Raden Dewi Setiani mengapresiasi keterlibatan Baznas dan OJK dalam membantu masyarakat melalui program tersebut. Ia berharap jumlah paket yang disediakan ke depan bisa semakin banyak.

“Kami mengapresiasi Baznas dan OJK yang sudah menginisiasi kegiatan ini. Semoga ke depan kuotanya bisa lebih banyak lagi,” kata Dewi.

Menurut Dewi, kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk kepedulian berbagai pihak kepada masyarakat Pandeglang. Ia juga mengingatkan warga yang mengikuti bazar untuk tetap tertib agar proses pembelian dan pembagian paket berjalan lancar.

Kontras7.co.id — Aktual dan Akurat.

BPS Jelaskan Cara Menentukan Desil DTSEN, Bukan Sekadar Berdasarkan Penghasilan

By On Senin, Agustus 24, 2026

Kantor Badan Pusat Statistik (BPS) RI. 
BPS menjelaskan cara menentukan desil dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN)

Kontras7.co.id, Nasional — Badan Pusat Statistik (BPS) menjelaskan cara menentukan desil dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN), menyusul masih banyaknya pertanyaan masyarakat mengenai dasar penentuan kelompok kesejahteraan tersebut.

BPS menegaskan, desil tidak ditentukan hanya dari penghasilan, pekerjaan, daya listrik, atau kepemilikan satu jenis barang. Desil merupakan pemeringkatan relatif keluarga berdasarkan berbagai karakteristik sosial dan ekonomi.

Dalam DTSEN, keluarga diperingkatkan berdasarkan kondisi sosial ekonominya, kemudian dibagi menjadi 10 kelompok yang masing-masing mencakup sekitar 10 persen keluarga. Desil 1 menunjukkan kelompok dengan tingkat kesejahteraan relatif paling rendah, sedangkan desil 10 merupakan kelompok dengan tingkat kesejahteraan relatif paling tinggi.

Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti menjelaskan, angka desil harus dipahami sebagai posisi relatif suatu keluarga dibandingkan keluarga lainnya, bukan sebagai ukuran tunggal pendapatan, kekayaan, maupun kemiskinan.

Penentuannya mempertimbangkan berbagai kondisi secara bersama-sama, antara lain kondisi perumahan, sumber air minum, energi untuk memasak, kepemilikan aset, daya dan konsumsi listrik, komposisi keluarga, pendidikan, pekerjaan, kesehatan, hingga disabilitas.

Berbagai karakteristik tersebut diolah menggunakan pendekatan statistik Proxy Means Test (PMT) untuk memperkirakan tingkat kesejahteraan relatif berdasarkan kondisi yang dapat diamati. Karena menggunakan banyak indikator sekaligus, perubahan pada satu kondisi saja tidak otomatis mengubah posisi desil sebuah keluarga.

BPS juga menegaskan bahwa desil bukan daftar otomatis penerima bantuan atau program pemerintah. Informasi desil dapat menjadi salah satu dasar bagi kementerian dan lembaga dalam menentukan sasaran program, tetapi penggunaannya tetap mengikuti tujuan dan ketentuan masing-masing program.

Posisi desil dapat berubah seiring perubahan kondisi sosial ekonomi keluarga dan perubahan posisi relatifnya dibandingkan keluarga lain. Karena itu, pemutakhiran DTSEN terus dilakukan agar data yang digunakan tetap relevan.

Masyarakat yang menemukan data keluarganya belum sesuai dengan kondisi sebenarnya juga dapat mengajukan pemutakhiran melalui mekanisme resmi yang tersedia. Namun, pengajuan perubahan data tidak berarti posisi desil akan berubah secara otomatis karena data tetap melalui proses pemutakhiran dan penghitungan berdasarkan metode yang berlaku.

Dengan demikian, desil dalam DTSEN lebih tepat dipahami sebagai gambaran posisi kesejahteraan relatif sebuah keluarga, bukan penilaian yang ditentukan hanya dari satu angka penghasilan atau satu kepemilikan tertentu.

Kontras7.co.id — Berita Aktual dan Akurat

Produk UMKM Badui Tampil di Bazar Harkop Harnas 2026 di Rangkasbitung

By On Minggu, Agustus 23, 2026

Produk UMKM masyarakat Badui ikut meramaikan Bazar Harkopnas 2026 
di Rangkasbitung, Lebak, 21–25 Agustus.

Kontras7.co.id, Rangkasbitung, Lebak — Produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) masyarakat Badui ikut meramaikan Bazar Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) 2026 yang digelar di Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Banten.

Kehadiran produk UMKM Badui menjadi bagian dari upaya memperkenalkan sekaligus memperluas pemasaran berbagai produk lokal kepada masyarakat dan pengunjung bazar.

Bazar tersebut berlangsung pada 21–25 Agustus 2026 dan menghadirkan beragam produk UMKM dari wilayah Banten.

Produk masyarakat Badui menjadi salah satu daya tarik karena membawa karakter khas daerah, mulai dari kerajinan hingga produk olahan yang memiliki nilai ekonomi dan budaya.

Kegiatan bazar juga menjadi ruang bagi pelaku UMKM untuk memperkenalkan produk secara langsung kepada konsumen sekaligus membuka peluang pasar yang lebih luas.

Pemerintah dan pihak penyelenggara mendorong kegiatan semacam ini terus dikembangkan sebagai bagian dari penguatan koperasi dan UMKM, khususnya produk lokal yang memiliki potensi untuk berkembang.

Bazar Harkopnas 2026 diharapkan tidak hanya menjadi tempat transaksi, tetapi juga membuka jaringan pemasaran dan mempertemukan pelaku usaha dengan calon konsumen maupun mitra usaha.

Kontras7.co.id — Berita Aktual dan Akurat

Budi Rustandi Dorong Kota Serang Jadi Daerah Investasi yang Terbuka dan Kondusif

By On Sabtu, Agustus 15, 2026

Walikota Serang, Budi Rustandi

KONTRAS7.CO.ID – KOTA SERANG – Wali Kota Serang Budi Rustandi mendorong terciptanya iklim investasi yang terbuka, aman, damai dan kondusif agar semakin banyak investasi masuk ke Kota Serang.

Menurut Budi, investasi tidak hanya berkaitan dengan besarnya nilai penanaman modal, tetapi juga harus memberikan dampak terhadap perekonomian masyarakat, terutama melalui terbukanya kesempatan kerja.

“OPD selalu saya tekankan, termasuk kepada pengambil kebijakan, bahwa kita harus memberikan edukasi kepada masyarakat agar Kota Serang menjadi kota yang memiliki toleransi tinggi, terbuka, damai, dan kondusif,” ujar Budi.

Ia menilai penciptaan iklim investasi yang baik membutuhkan dukungan seluruh masyarakat. Kondisi Kota Serang yang aman dan kondusif diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan pelaku usaha untuk menanamkan modalnya.

“Makanya perlu dukungan dari semua masyarakat agar membantu pemerintahannya. Ketika banyak investasi, insya Allah banyak lapangan pekerjaan,” katanya, Jumat, 14 Agustus 2026.

Budi mengaitkan peningkatan investasi dengan visi-misi Budi-Agis untuk mewujudkan Kota Serang yang maju, bahagia dan sejahtera.

“Karena kunci menuju visi-misi Budi-Agis ini menuju kota yang maju, bahagia, sejahtera warganya, tentunya lapangan pekerjaan terbuka banyak agar banyak warga kita yang bekerja,” tuturnya.

Menurut Budi, terbukanya lapangan pekerjaan dan meningkatnya penghasilan masyarakat menjadi salah satu faktor penting dalam mendorong kesejahteraan.

“Kalau sudah bekerja pasti punya uang, kalau sudah punya uang hatinya juga bahagia,” ujarnya.

Untuk semester kedua 2026, Budi memastikan pemerintah daerah tetap memiliki target investasi. Namun, capaian tersebut akan dievaluasi melalui rapat per semester.

“Tentunya ada target. Nanti setelah kita rapat per semester, kita evaluasi,” kata Budi.

Dorongan tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kota Serang untuk menciptakan iklim investasi yang semakin kondusif, sekaligus memastikan masuknya investasi memberikan dampak terhadap perekonomian dan kesempatan kerja bagi masyarakat.

Rubrik: Ekonomi Daerah: Kota Serang

Investasi Kota Serang Tembus Rp840 Miliar, Serap 1.453 Tenaga Kerja pada Semester I 2026

By On Sabtu, Agustus 15, 2026

Ilustrasi investasi dan pertumbuhan 
ekonomi di Kota Serang.

KONTRAS7.CO.ID – KOTA SERANG – Pemerintah Kota Serang mencatat realisasi investasi sebesar Rp840 miliar pada semester pertama 2026. Capaian tersebut melampaui target Rp650 miliar yang ditetapkan Pemerintah Provinsi Banten.

Realisasi tersebut mencapai 129,23 persen dari target sekaligus menempatkan Kota Serang sebagai daerah dengan realisasi investasi tertinggi di Provinsi Banten pada semester pertama 2026.

Sekretaris Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Serang Tb Arief Teguh Prihadi mengatakan capaian tersebut menunjukkan kinerja investasi Kota Serang terus mengalami perkembangan positif.

“Pada semester pertama 2026, Kota Serang menunjukkan kinerja investasi yang sangat baik dengan capaian yang telah melampaui target tahunan yang ditetapkan Pemerintah Provinsi Banten,” kata Teguh.

Menurutnya, dari target investasi sebesar Rp650 miliar, realisasi yang tercatat mencapai Rp840 miliar atau 129,23 persen.

Capaian tersebut melanjutkan tren positif investasi Kota Serang dalam beberapa tahun terakhir. Pada 2022, realisasi investasi tercatat Rp313 miliar, kemudian meningkat menjadi Rp348 miliar pada 2023.

Nilainya kembali naik menjadi Rp453 miliar pada 2024 dan mencapai Rp810 miliar sepanjang 2025. Sementara pada semester pertama 2026, realisasi investasi kembali meningkat menjadi Rp840 miliar.

Dari total realisasi tersebut, Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) masih mendominasi dengan nilai Rp820 miliar atau 97,62 persen. Sementara Penanaman Modal Asing (PMA) tercatat sebesar Rp20 miliar atau sekitar 2,38 persen.

Teguh mengatakan investasi tersebut berasal dari berbagai sektor usaha, termasuk pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), properti, Badan Usaha Milik Negara (BUMN), serta Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).

“Realisasi investasi ini kebanyakan berasal dari pelaku UMKM, properti, BUMN dan BUMD,” katanya.

Ia menjelaskan, data realisasi investasi dihimpun dari laporan kegiatan penanaman modal yang disampaikan pelaku usaha melalui aplikasi Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM).

“Dasar realisasi investasi di Kota Serang itu dari para pelaku usaha yang melaporkan kegiatannya melalui aplikasi LKPM. Kami rutin melakukan pembinaan kepada pelaku usaha untuk melaporkan LKPM-nya,” jelas Teguh.

Meski demikian, DPMPTSP masih menemukan sejumlah pelaku usaha yang belum disiplin menyampaikan LKPM melalui sistem Online Single Submission Risk-Based Approach (OSS-RBA).

Menurut Teguh, sebagian pelaku usaha masih menganggap pelaporan LKPM berkaitan langsung dengan kewajiban perpajakan. Padahal, sistem tersebut telah terintegrasi dengan berbagai layanan pemerintah.

“Karena semuanya sudah by system, apalagi dengan OSS-RBA. Semuanya terintegrasi, jadi mau tidak mau, suka tidak suka, para pelaku usaha harus melaporkan melalui LKPM,” ungkapnya.

Teguh menambahkan, LKPM merupakan bagian dari OSS-RBA dan telah terhubung dengan sejumlah sistem lainnya.

“LKPM ini bagian dari OSS-RBA dan aplikasi lain seperti pajak, Kementerian Hukum dan lainnya itu nge-link,” katanya.

Pertumbuhan investasi tersebut juga berdampak terhadap penyerapan tenaga kerja. Pada semester pertama 2026, sebanyak 1.453 orang terserap melalui investasi yang masuk ke Kota Serang.

Jumlah tersebut terdiri atas 1.142 tenaga kerja lokal dan 311 tenaga kerja asing.

“Alhamdulillah, realisasi investasi semester pertama ini berdampak terhadap penyerapan tenaga kerja. Total 1.453 orang terserap untuk bekerja di semester pertama ini,” ujar Teguh.

Pemprov Banten Apresiasi Serang Fair 2026, Ekonomi Lokal Terus Didorong

By On Sabtu, Agustus 08, 2026

KONTRAS7.CO.ID, KOTA SERANG – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten mengapresiasi pelaksanaan Kota Serang Fair 2026 yang dinilai mampu menggerakkan aktivitas ekonomi masyarakat sekaligus membuka ruang promosi bagi pelaku usaha lokal.

Apresiasi tersebut disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Banten, Deden Apriandi, saat mewakili Gubernur Banten Andra Soni dalam pembukaan Kota Serang Fair 2026 di Stadion Maulana Yusuf, Kota Serang, Jumat (7/8/2026).

Deden mengatakan, Kota Serang Fair yang rutin digelar setiap tahun memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat, terutama melalui aktivitas UMKM, perdagangan dan sektor jasa.

"Alhamdulillah, berdasarkan informasi yang kami terima, Serang Fair ini rutin setiap tahun dilaksanakan dan dampaknya bagi perekonomian masyarakat Kota Serang cukup luar biasa," ujar Deden.

Ia menyebut pertumbuhan ekonomi Kota Serang pada 2025 mencapai 5,2 persen, meningkat dibandingkan 2024 yang berada di angka 4,7 persen. Menurutnya, capaian tersebut menunjukkan adanya pergerakan positif dari berbagai program yang mendorong aktivitas ekonomi masyarakat.

Deden juga menyampaikan apresiasi Gubernur Banten Andra Soni kepada Wali Kota Serang Budi Rustandi beserta jajaran Pemkot Serang atas berbagai program dan kegiatan yang dinilai memberikan dampak positif bagi perkembangan Kota Serang.

"Pak Gubernur Andra Soni memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Serang yang dipimpin Pak Budi Rustandi beserta jajaran karena dapat membuat Kota Serang lebih maju dan lebih berkreasi," katanya.

Selain sektor ekonomi, Deden menegaskan Pemprov Banten terus memperkuat kolaborasi dengan Pemkot Serang dalam pembangunan infrastruktur. Sejumlah program yang menjadi bagian dari sinergi tersebut antara lain pelebaran Jalan Warung Pojok–Kebon Jahe, pembangunan jalan di kawasan Trondol yang ditargetkan dimulai akhir tahun, serta pembangunan Flyover Unyur.

"Itu merupakan sebuah kolaborasi yang dilakukan antara Pemerintah Provinsi Banten dengan Pemerintah Kota Serang," ujarnya.

Deden berharap sinergi tersebut terus berjalan sehingga pembangunan infrastruktur dapat mendukung mobilitas masyarakat sekaligus memperkuat aktivitas ekonomi di Kota Serang.

Di akhir sambutannya, Deden mengajak masyarakat terus berkarya dan mengembangkan usaha. Ia memastikan pemerintah akan terus mendukung program yang mampu menggerakkan ekonomi dan mendorong kemajuan daerah.

"Saya ucapkan terima kasih dan apresiasi dari Pak Gubernur Banten Andra Soni atas pelaksanaan Serang Fair. Semoga acara ini selalu membangkitkan motivasi kita untuk terus berkarya dan mengembangkan usaha-usaha yang menjadi landasan ekonomi di Kota Serang," pungkasnya.

Kota Serang Fair 2026 Resmi Dibuka, UMKM Didorong Naik Kelas

By On Sabtu, Agustus 08, 2026

KONTRAS7.CO.ID, KOTA SERANG – Pemerintah Kota (Pemkot) Serang resmi membuka Kota Serang Fair 2026 di Stadion Maulana Yusuf, Jalan Stadion Ciceri Nomor 1, Kota Serang, Jumat (7/8/2026) malam.

Kegiatan yang menjadi bagian dari rangkaian HUT ke-19 Kota Serang tersebut diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, khususnya melalui promosi produk UMKM, IKM dan pelaku ekonomi kreatif.

Wali Kota Serang Budi Rustandi mengatakan, Kota Serang Fair bukan sekadar kegiatan hiburan, tetapi juga menjadi ruang untuk memperkenalkan potensi daerah sekaligus memperluas pasar produk lokal.

"Kota Serang Fair hadir sebagai ruang untuk menggerakkan ekonomi masyarakat, mempromosikan produk unggulan daerah, serta memperkenalkan potensi Kota Serang kepada masyarakat yang lebih luas," ujar Budi.

Menurut Budi, pelaksanaan Kota Serang Fair tahun sebelumnya memberikan dampak ekonomi cukup besar. Pada 2025, kegiatan tersebut tercatat menarik 383.232 pengunjung dengan nilai transaksi mencapai Rp11,3 miliar. Capaian itu menjadi modal optimisme Pemkot Serang untuk meningkatkan penyelenggaraan tahun ini.

Ia pun mengajak masyarakat tidak hanya datang menikmati hiburan, tetapi turut memberikan dukungan nyata kepada pelaku usaha lokal dengan membeli dan mempromosikan produk UMKM Kota Serang.

"Kalau bukan kita yang membeli produk UMKM Kota Serang, siapa lagi? Datang dan nikmati hiburannya, tetapi jangan lupa jajan di UMKM-nya, beli produknya, dan promosikan produk Kota Serang," katanya.

Budi menilai dukungan masyarakat sangat penting agar UMKM, IKM dan ekonomi kreatif dapat terus berkembang, memperluas pemasaran dan meningkatkan daya saing. Ia juga mengajak masyarakat membiasakan diri menggunakan serta membeli produk lokal.

"Mari kita dukung UMKM, IKM, serta para pelaku ekonomi kreatif kita agar terus tumbuh, berkembang, dan naik kelas. Bela lokal, beli lokal! Bangga Buatan Kota Serang!" tegasnya.

Menutup sambutannya, Budi Rustandi secara resmi membuka Kota Serang Fair 2026. Ia berharap kegiatan tersebut dapat memperkuat ekonomi kerakyatan sekaligus mempererat kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha dan masyarakat dalam mendorong Kota Serang semakin maju.

Investasi Banten Tembus Rp66,3 Triliun, Masuk Lima Besar Nasional

By On Senin, Agustus 03, 2026

KONTRAS7.CO.ID - SERANG - Provinsi Banten mencatat realisasi investasi sebesar Rp66,3 triliun sepanjang semester I 2026. Capaian tersebut menempatkan Banten dalam lima besar daerah tujuan investasi di Indonesia.

Gubernur Banten Andra Soni mengatakan capaian tersebut merupakan hasil dari upaya pemerintah daerah menciptakan iklim investasi yang aman, nyaman, serta memberikan kepastian hukum bagi pelaku usaha. Menurutnya, investasi harus mampu mendorong pertumbuhan ekonomi sekaligus membuka lapangan kerja dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Selain didukung investasi dalam negeri, Banten juga terus menarik minat investor asing. Letak wilayah yang strategis, didukung jaringan jalan tol, pelabuhan, bandara, hingga kawasan industri menjadi daya tarik bagi para investor untuk menanamkan modal di berbagai sektor usaha.

Pemprov Banten berencana menggelar Banten Investment Forum sebagai upaya mempertemukan investor dengan pelaku usaha lokal. Pemerintah juga menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan pelayanan perizinan serta menjaga iklim usaha yang kondusif guna mempertahankan tren positif investasi di Provinsi Banten.

Andra Soni Luncurkan Logo Baru Bank Banten, Perkuat Transformasi Perbankan Daerah

By On Sabtu, Agustus 01, 2026

KONTRAS7.CO.ID - KOTA SERANG - Gubernur Banten Andra Soni meluncurkan logo baru PT Bank Pembangunan Daerah Banten (Perseroda) Tbk atau Bank Banten di kawasan Royal Baroe, Kota Serang, Sabtu (1/8/2026). Identitas baru tersebut menjadi bagian dari langkah transformasi Bank Banten untuk memperkuat perannya sebagai bank pembangunan daerah.

Dalam sambutannya, Andra Soni mengatakan perubahan logo tidak hanya sebatas pembaruan tampilan, tetapi juga mencerminkan semangat baru Bank Banten dalam membangun kepercayaan masyarakat. Menurutnya, tiga gradasi warna biru pada logo melambangkan kepercayaan, semangat, dan harapan agar Bank Banten terus berkembang.

Ia menjelaskan, tiga garis pada logo menggambarkan fungsi utama Bank Banten, yakni menghimpun dana masyarakat, menyalurkan kredit, serta memberikan layanan jasa keuangan. Ketiga fungsi tersebut, kata Andra, harus dijalankan secara profesional untuk mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.

Andra Soni juga mengajak seluruh masyarakat Banten ikut mendukung kemajuan Bank Banten. Ia berharap bank milik daerah tersebut terus meningkatkan kualitas layanan, memperluas akses keuangan, serta memperkuat dukungan kepada pelaku UMKM sebagai salah satu penggerak perekonomian daerah.

Manfaatkan Kedekatan Dengan Warga, Babinsa dan Bhabinkamtibmas Kini Ikut Berburu Pajak di Desa

By On Senin, Juli 20, 2026

 


Pegawai DJP menjadikan Babinsa dan Bhabinkamtibmas sebagai sumber data karena kedekatan keduanya dengan warga desa.

Direktorat Jenderal Pajak (DJP) mengeluarkan Surat Edaran Direktur Jenderal Pajak Nomor SE-8/PJ/2026 tentang Pedoman Pengawasan Kepatuhan Wajib Pajak yang terbit pada 15 Juli 2026. Dalam aturan ini, Babinsa dan Bhabinkamtibmas dilibatkan dalam pengawasan kepatuhan pajak masyarakat di tingkat desa.

Ditjen Pajak menempatkan Babinsa dan Bhabinkamtibmas sebagai bagian dari jejaring informasi dalam kegiatan pengawasan wilayah. Kegiatan ini bertujuan memperluas basis data perpajakan sekaligus mempercepat identifikasi subjek dan objek pajak baru di lingkungan desa dan kelurahan.

"Kegiatan pengawasan dilakukan melalui berbagai cara dan pendekatan, seperti visitasi, penyisiran (canvassing), pengamatan langsung, pembangunan jejaring informasi (melalui Bintara Pembina Desa/Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat)," bunyi SE tersebut, dikutip Minggu (19/7/2026).

Klausul ini menegaskan posisi kedua aparat tersebut sebagai mitra resmi DJP di lapangan. Pegawai DJP menjadikan Babinsa dan Bhabinkamtibmas sebagai sumber data karena kedekatan keduanya dengan warga di wilayah binaan. Kedua unsur aparat ini mengetahui kondisi ekonomi warga secara langsung, termasuk kepemilikan usaha dan aset yang belum tercatat dalam sistem pajak.

DJP mengelompokkan kegiatan pengumpulan data menjadi empat jenis dalam aturan baru ini. Kegiatan Pengumpulan Data Berbasis Kewilayahan menyasar wilayah tertentu berdasarkan peta zona pengawasan. Kegiatan Pengumpulan Data Analisis menyasar wajib pajak prioritas berdasarkan hasil analisis risiko kepatuhan. 

Kegiatan Pengumpulan Data Tusi Lainnya berjalan bersamaan dengan tugas pokok pegawai DJP seperti pemeriksaan dan penyuluhan. Kegiatan Pengumpulan Data Non Tusi memungkinkan seluruh pegawai DJP melaporkan temuan data pajak di luar tugas resminya.

Rekam Seluruh Data Hasil Pengumpulan

Petugas DJP merekam seluruh data hasil pengumpulan di lapangan ke dalam Sistem Administrasi Pengawasan DJP. Data tersebut mencakup lima kategori, yaitu penghasilan, biaya, harta, utang, dan modal wajib pajak. Kepala seksi terkait kemudian memvalidasi data itu melalui uji kebenaran material dan uji kebenaran formal sebelum petugas menindaklanjutinya.

“Penilaian dengan teknologi remote sensing, web scraping, pemanfaatan informasi media, telaah jurnal atau karya ilmiah, analisis data yang belum teridentifikasi, bedah Wajib Pajak, bedah kawasan ekonomi, mirroring hasil pemeriksaan/penyidikan/proses bisnis lainnya, taxation partnership, serta berbagai cara lain yang tidak bertentangan dengan ketentuan hukum,” bunyi lanjutan dari SE tersebut.

DJP mencabut empat aturan lama melalui penerbitan SE-8/PJ/2026 ini. Aturan yang dicabut meliputi SE-14/PJ/2019 tentang Tata Cara Ekstensifikasi, SE-11/PJ/2020 tentang Kegiatan Pengumpulan Data Lapangan, SE-05/PJ/2022 tentang Pengawasan Kepatuhan Wajib Pajak, dan SE-9/PJ/2023 tentang Penyelesaian Tindak Lanjut atas Data Konkret. 

DJP menerbitkan surat edaran baru ini sebagai turunan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 111 Tahun 2025 tentang Pengawasan Kepatuhan Wajib Pajak. DJP menargetkan perluasan basis data pajak ini untuk mendukung optimalisasi penerimaan negara dari sektor perpajakan secara berkelanjutan.


Sumber : Merdeka.com

 Kemenekraf dan Kedubes AS Perkuat Kolaborasi Industri Gim, Targetkan Talenta Muda

By On Sabtu, Juli 18, 2026



KONTRAS7, - Kementerian Ekonomi Kreatif (Kemenekraf) dan Kedutaan Besar Amerika Serikat (Kedubes AS) meningkatkan kolaborasi industri gim di Indonesia, fokus pada pengembangan talenta muda dan ekosistem esports melalui inisiatif seperti ASIED.

Kementerian Ekonomi Kreatif (Kemenekraf) dan Kedutaan Besar Amerika Serikat (Kedubes AS) di Jakarta sepakat untuk mempererat kolaborasi dalam pengembangan industri gim dan sektor ekonomi kreatif lainnya. Inisiatif ini diharapkan dapat membuka lebih banyak peluang bagi pelaku usaha dari kedua negara untuk saling berbagi pengalaman dan keahlian.

Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya secara langsung mengajak Kedubes AS untuk memfasilitasi pertukaran ini, dengan fokus utama pada penguatan ekosistem gim nasional. Kolaborasi ini juga bertujuan untuk mengoptimalkan fungsi ruang-ruang kreatif di seluruh Indonesia melalui kehadiran American Corner.

Puncak dari kerja sama ini salah satunya terlihat melalui final Kejuaraan Nasional Esport Indonesia American Spaces (ASIED) yang diselenggarakan di @america, Jakarta. Acara ini merupakan bagian dari program pengembangan talenta digital muda Indonesia yang memanfaatkan esports sebagai media utama.

Mendorong Kolaborasi Lintas Negara dan Penguatan Ruang Kreatif

Kemenekraf menyampaikan harapannya agar Kedubes AS dapat membawa lebih banyak pelaku dan subsektor ekonomi kreatif dari Amerika Serikat untuk berkolaborasi di Indonesia. Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya menekankan pentingnya berbagi pengalaman demi kemajuan bersama.

Penguatan kerja sama ini diharapkan dapat terwujud melalui kehadiran American Corner di setiap ruang kreasi atau creative hub di Indonesia pada masa mendatang. Keberadaan American Corner diyakini akan mempermudah aktivasi dan optimalisasi fungsi ruang-ruang kreatif tersebut.

Langkah ini sejalan dengan upaya Kemenekraf untuk terus memperluas akses belajar dan berkarya bagi generasi muda di berbagai daerah. Tujuannya adalah mencetak lebih banyak talenta kreatif yang siap memasuki industri gim nasional yang terus berkembang pesat.

Esports sebagai Penggerak Ekonomi Kreatif dan Inisiatif ASIED

Kemenekraf menilai esports sebagai salah satu sektor yang memiliki peran krusial dalam menggerakkan ekonomi kreatif Indonesia. Sektor ini tidak hanya melahirkan atlet, tetapi juga berbagai profesi kreatif lainnya seperti caster, content creator, coach, dan event organizer yang tumbuh dalam satu ekosistem.

Pemerintah Indonesia sangat mendukung inisiatif American Spaces Indonesia Esports Development (ASIED) yang digagas oleh Kedubes AS. Program ini berfokus pada pengembangan sumber daya manusia di subsektor gim, selaras dengan visi Kemenekraf untuk memperkuat ekosistem ekonomi kreatif.

Melalui kolaborasi dengan berbagai mitra, Kemenekraf berkomitmen untuk melanjutkan kerja sama ini. Tujuannya adalah memastikan semakin banyak talenta muda Indonesia yang memperoleh kesempatan untuk berkembang dan berinovasi di bidang ini.

Dampak Positif ASIED bagi Talenta Digital Indonesia

Inisiatif ASIED merupakan program pengembangan talenta digital muda Indonesia yang memanfaatkan esports sebagai media utama kegiatan. Program ini mencakup berbagai lokakarya, mulai dari manajemen penyelenggaraan kompetisi, penyiaran, operasional liga, desain grafis, hingga pembuatan konten dan komentator pertandingan.

Program berskala nasional ini berlangsung selama lebih dari tujuh bulan dan telah menjangkau tujuh kota di Indonesia, yaitu Padang, Pontianak, Semarang, Yogyakarta, Malang, Makassar, dan Ambon. Lebih dari 1.750 peserta dan 50 komunitas esports di seluruh Indonesia telah terlibat dalam inisiatif ini.

Penjabat Urusan Publik Kedubes AS di Jakarta, Abraham Lee, menyatakan bahwa ekosistem digital dapat menjadi katalis untuk menjalin persahabatan antarnegara. Ia menekankan bagaimana esports telah menjadi wadah utama untuk menghubungkan generasi muda lintas budaya dan benua.

“Melalui ASIED, kita bisa melihat langsung bagaimana kecintaan yang sama terhadap gim dapat mendorong terciptanya relasi persahabatan, membangun keahlian, dan membuka pintu peluang bagi kaum muda Indonesia dan bagi hubungan AS-Indonesia yang lebih luas,” ucap Abraham Lee.


Sumber: AntaraNews


 Harga Emas Antam Meroket Jadi Rp2,614 Juta per Gram pada Sabtu Ini

By On Sabtu, Juli 18, 2026



KONTRAS7, - Simak update terbaru harga emas Antam yang melonjak signifikan menjadi Rp2,614 juta per gram pada Sabtu, 18 Juli 2026, beserta rincian harga dan ketentuan pajak yang berlaku.

Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mengalami kenaikan signifikan pada Sabtu, 18 Juli 2026. Kenaikan ini terjadi di tengah dinamika pasar komoditas global yang terus bergerak. Informasi ini penting bagi para investor dan masyarakat yang tertarik pada investasi emas.

Berdasarkan pantauan dari laman resmi Logam Mulia, harga emas Antam per gram kini mencapai Rp2.614.000. Angka ini menunjukkan peningkatan dari harga sebelumnya yang tercatat Rp2.606.000 per gram pada hari yang sama. Perubahan harga ini berlaku efektif per pukul 11.00 WIB.

Tidak hanya harga jual, harga beli kembali (buyback) emas Antam juga turut mengalami kenaikan. Kebijakan harga yang fluktuatif ini menjadi perhatian utama bagi mereka yang berencana membeli atau menjual kembali emas batangan.

enaikan Harga Jual dan Buyback Emas Antam

Pada Sabtu, 18 Juli 2026, harga emas Antam tercatat melonjak menjadi Rp2.614.000 per gram, mengalami kenaikan sebesar Rp8.000 dibandingkan dengan harga jual di hari sebelumnya. Peningkatan ini mencerminkan kondisi pasar terkini dan minat investasi pada logam mulia. Investor perlu memantau pergerakan harga ini untuk membuat keputusan yang tepat.

Sejalan dengan harga jual, harga beli kembali atau buyback emas Antam juga mengalami peningkatan. Harga jual kembali emas Antam hari ini dipatok sebesar Rp2.349.000 per gram. Kenaikan harga buyback memberikan keuntungan lebih bagi pemilik emas yang ingin mencairkan investasinya.

Meskipun terjadi kenaikan, perlu diingat bahwa harga emas batangan Antam memiliki sifat fluktuatif. Perubahan harga dapat terjadi sewaktu-waktu mengikuti pergerakan pasar global dan faktor ekonomi lainnya. Oleh karena itu, pengecekan harga secara berkala sangat disarankan sebelum melakukan transaksi.

Ketentuan Pajak dalam Transaksi Emas Antam

Setiap transaksi yang melibatkan emas Antam dikenakan ketentuan pajak sesuai peraturan yang berlaku di Indonesia. Untuk transaksi beli kembali (buyback) dengan nilai di atas Rp10.000.000, akan dikenakan Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 22 sebesar 1,5 persen untuk pemegang NPWP dan tiga persen untuk non-NPWP. PPh Pasal 22 tersebut akan dipotong langsung dari total nilai transaksi pada saat pelaksanaan buyback.

Sementara itu, untuk pembelian emas Antam, pembeli dikenakan pajak PPh sebesar 0,25 persen dari harga dasar yang tertera di laman resmi. Ketentuan ini berlaku umum untuk semua pembeli. Potongan pajak harga beli emas sesuai dengan PMK Nomor 34/PMK.10/2017.

Bagi pemegang Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP), PPh 22 yang dikenakan adalah 0,45 persen. Namun, bagi pembeli yang tidak memiliki NPWP, tarif PPh 22 yang berlaku lebih tinggi, yaitu 0,9 persen. Setiap pembelian emas batangan disertai dengan bukti potong PPh 22 sebagai dokumen resmi.

Daftar Lengkap Harga Emas Antam per Gramasi

PT Antam Tbk melalui unit bisnis Logam Mulia menyediakan berbagai pilihan gramasi emas batangan untuk memenuhi kebutuhan investor. Setiap gramasi memiliki harga dasar yang berbeda, yang juga menjadi acuan perhitungan pajak pembelian. Berikut adalah daftar lengkap harga dasar emas Antam per gramasi yang berlaku pada Sabtu, 18 Juli 2026:


Harga emas 0,5 gram: Rp1.357.000.

Harga emas 1 gram: Rp2.614.000.

Harga emas 2 gram: Rp5.168.000.

Harga emas 3 gram: Rp7.727.000.

Harga emas 5 gram: Rp12.845.000.

Harga emas 10 gram: Rp25.635.000.

Harga emas 25 gram: Rp63.962.000.

Harga emas 50 gram: Rp127.845.000.

Harga emas 100 gram: Rp255.612.000.

Harga emas 250 gram: Rp638.765.000.

Harga emas 500 gram: Rp1.277.320.000.

Harga emas 1.000 gram: Rp2.554.600.000.


sumber : AntaraNews

Hadiri Peresmian Kawasan Royal Baroe. Ketua DPRD Kota Serang: Pusat Aktivitas Ekonomi Baru Kota Serang

By On Jumat, Februari 20, 2026

Ketua DPRD Kota Serang, 
H. Muji Rohman, SH

KONTRAS7.CO.ID - Kota Serang - Peresmian kawasan Royal Baroe bersamaan dengan refleksi peringatan genap satu tahun kepemimpinan Wali Kota Serang Budi Rustandi dan Wakil Wali Kota Serang Nur Agis Aulia, yang digelar di pertigaan Pasar Royal, Kota Serang, Media Kontras7. Jumat. 20 Februari 2026.

Dalam sambutannya, Ketua DPRD Kota Serang Muji Rohman mengatakan bahwa peresmian kawasan royal baroe ini bukan sekedar seremonial melainkan pertanda arah baru pertumbuhan ekonomi daerah.

Peresmian Kawasan Royal Baroe hari ini bukan hanya kegiatan simbolis, tetapi menjadi wujud optimisme dan kemajuan Kota Serang dalam mendorong pertumbuhan ekonomi. ungkapnya.

Muji menjelaskan, hadirnya kawasan ekonomi baru menunjukkan Kota Serang semakin terbuka terhadap investasi dan memiliki daya tarik bagi pelaku usaha. "Kepercayaan investor menjadi indikator penting bahwa potensi daerah mulai di lirik secara serius",

Kota Serang semakin dipercaya sebagai wilayah yang memiliki peluang besar untuk berkembang dan bersaing dengan daerah lain. Ujarnya.

Muji, menegaskan bahwa pembangunan kawasan ekonomi seperti royal baroe memiliki efek berganda bagi masyarakat. "Selain menjadi pusat aktivitas ekonomi baru, kawasan tersebut di nilai mampu membuka lapangan kerja, menggerakkan pelaku UMKM, serta mendorong pertumbuhan sektor jasa dan perdagangan.

Ia mengungkapkan, atas nama DPRD Kota Serang, kami menyampaikan apresiasi setinggi- tingginya kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam pembangunan kawasan royal baroe ini.

Muji mengingatkan, agar setiap proses pembangunan tetap memperhatikan tata ruang, kelestarian lingkungan, dan kepentingan masyarakat sekitar.

Pembangunan harus inklusif dan berkeadilan, sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan oleh warga Kota Serang. Jelasnya.

Muji menambahkan,  refleksi satu tahun kepemimpinan kepala daerah, sebagai momen fase penting untuk melakukan evaluasi sekaligus memperkuat komitmen pembangunan lima tahun ke depan.

Satu tahun ini menjadi fondasi awal yang menentukan arah pembangunan Kota Serang ke depan. Kata Muji.

Muji pun mengatakan dengan tegas kesiapan DPRD Kota Serang untuk terus bersinergi dengan pemerintah daerah dalam mewujudkan Kota Serang yang lebih maju, modern, religius, dan berdaya saing.

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *