Berita Terbaru

Diberdayakan oleh Blogger.

Kota Serang Menyala, Jalan Dibangun PJU Ikut Dipasang, Warga Bisa Melapor

Kabid Sarana Prasarana Dinas Perhubungan Kota Serang, Choerudin, saat berbincang dengan Kontras7.co.id, Kamis (8/10/2026).

KONTRAS7.CO.ID — KOTA SERANG — Pembangunan jalan di Kota Serang tidak berhenti pada perbaikan badan jalan. Penerangan Jalan Umum (PJU) juga ikut diperhatikan, supaya jalan yang sudah dibangun atau diperbaiki tetap nyaman digunakan masyarakat saat malam hari.

Hal itu disampaikan Kabid Sarana Prasarana Dinas Perhubungan Kota Serang, Choerudin, saat berbincang dengan Kontras7.co.id, Kamis (8/10/2026).

Choerudin mengatakan, masih ada wilayah yang membutuhkan PJU baru, terutama kawasan perkampungan. Di beberapa lokasi, jaringan listrik berada cukup jauh. Artinya, pemasangan PJU harus dimulai dari pembangunan tiang dan infrastrukturnya.

Berbeda dengan ruas jalan yang sudah memiliki tiang atau fasilitas PLN. Di lokasi seperti itu, pemasangan PJU lebih mudah karena bisa memanfaatkan infrastruktur yang sudah tersedia.

Dishub Kota Serang juga memiliki kerja sama dengan PLN melalui MoU untuk mendukung kebutuhan penerangan jalan.

PJU Mati, Warga Bisa Melapor

Bagaimana kalau PJU yang sudah terpasang tiba-tiba mati?

Warga bisa langsung melapor. Dishub memiliki tim PJU yang rutin mengecek kondisi penerangan di lapangan. Laporan juga bisa datang dari warga, lurah maupun camat.

Pengaduan PJU dapat disampaikan melalui WhatsApp admin di 0819 16 56 73 41.

Setelah laporan masuk, tim teknis akan mengecek penyebab gangguan. Untuk kerusakan yang cukup berat, penanganannya bisa membutuhkan waktu sekitar satu sampai dua hari.

Jadi, warga tidak perlu menunggu petugas menemukan sendiri titik PJU yang bermasalah. Laporan masyarakat justru membantu Dishub mengetahui lokasi yang perlu segera ditangani.

Jalan Dibangun, PJU Ikut Diperhatikan

Pemasangan PJU baru juga mengikuti pembangunan infrastruktur di Kota Serang.

Choerudin menjelaskan, setiap ada pembangunan jalan, betonisasi atau peningkatan jalan, arahan wali kota Budi Rustandi, agar penerangan ikut diperhatikan.

Jalan yang sudah diperbaiki diharapkan tidak hanya terlihat lebih baik pada siang hari. Saat malam, penerangan juga membuat manfaat pembangunan lebih terasa bagi masyarakat.

Sepanjang 2026, penambahan PJU dilakukan di sejumlah wilayah, di antaranya Ciracas, Gintung, Curug dan Sangku, termasuk Kecamatan Taktakan dan Kecamatan Curug.

Curug menjadi salah satu wilayah yang masih membutuhkan penerangan karena terdapat sejumlah ruas jalan yang belum memiliki PJU.

Usulan Warga Ikut Menentukan

Kebutuhan PJU juga bisa disampaikan melalui Musrenbang. Dari sana, pemerintah dapat melihat wilayah yang masih membutuhkan penerangan, termasuk lokasi yang dinilai rawan kecelakaan maupun gangguan keamanan.

Penerangan diharapkan membuat masyarakat lebih nyaman saat melintas sekaligus membantu meminimalisir risiko kecelakaan dan tindak kriminal.

Pemasangan PJU dilakukan secara bertahap sesuai kebutuhan di lapangan dan kemampuan anggaran.

Targetnya, seluruh wilayah Kota Serang bisa mendapatkan penerangan.

Upaya tersebut menjadi bagian dari program Kota Serang Menyala, yang diarahkan untuk memenuhi dan memeratakan PJU di wilayah Kota Serang.

Choerudin menegaskan, target akhirnya seluruh wilayah Kota Serang dapat memperoleh penerangan.

Bagi masyarakat, jalurnya juga cukup jelas. Kalau menemukan PJU mati, warga bisa melapor. Kalau suatu wilayah belum memiliki penerangan, kebutuhannya dapat disampaikan melalui Musrenbang.

PJU akhirnya bukan sekadar lampu di pinggir jalan. Penerangan menjadi bagian dari pelayanan publik yang manfaatnya dirasakan langsung masyarakat.

Kontras7.co.id
Berita Aktual dan Akurat

Previous
« Prev Post
Show comments
Hide comments

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *