Berita Terbaru

Diberdayakan oleh Blogger.

RSUD Kota Serang Benahi IGD, Siapkan Hemodialisis dan Mamografi hingga Rencana Cathlab

RSUD Kota Serang

KONTRAS7.CO.ID — KOTA SERANG — Apa yang sekarang sedang dibenahi di RSUD Kota Serang?

Direktur RSUD Kota Serang, dr. H. Ahmad Humaeriyadi, MARS, saat berbincang dengan Kontras7.co.id, Kamis (1/10/2026), mengatakan salah satu yang menjadi perhatian adalah pelayanan di IGD.

Menurut Humaeriyadi, pasien yang datang ke IGD harus segera diketahui tingkat kegawatannya, sehingga petugas bisa menentukan siapa yang perlu ditangani lebih dulu.

“Kami ingin memastikan setiap pasien mendapatkan penanganan sesuai dengan tingkat kegawatdaruratannya, sehingga pelayanan di IGD dapat berlangsung lebih cepat, tepat, dan terarah,” kata Humaeriyadi.

Lalu, bagaimana petugas mengetahui kondisi pasien?

RSUD Kota Serang kini menggunakan Gelang SIMANTAP. Gelang ini menjadi penanda berdasarkan hasil triase pasien di IGD.

Jadi, petugas bisa lebih mudah melihat tingkat kegawatan pasien dan menentukan prioritas penanganannya.

Ada layanan baru yang akan hadir?

Ada. Dalam waktu dekat, RSUD Kota Serang akan menghadirkan layanan hemodialisis dan mamografi.

Humaeriyadi juga menyampaikan rencana pengembangan layanan jantung melalui cathlab.

“Pengembangan ini dilakukan agar masyarakat dapat memperoleh layanan kesehatan yang lebih lengkap tanpa harus pergi ke luar daerah,” ujarnya.

Lalu, kenapa masih ada pasien yang harus dirujuk?

Humaeriyadi menjelaskan, masih ada pasien yang harus dirujuk karena membutuhkan dokter spesialis yang belum tersedia di RSUD Kota Serang.

Beberapa di antaranya spesialis ortopedi, bedah anak, mata dan urologi.

“Kendalanya terutama berkaitan dengan ketersediaan tenaga dokter spesialis dan fasilitas pendukung,” jelas Humaeriyadi.

Artinya, ketika dokter spesialis atau fasilitas yang dibutuhkan belum tersedia, pasien belum bisa ditangani secara penuh di RSUD.

Ke depan, kebutuhan tenaga spesialis dan fasilitas itu terus dilengkapi agar semakin banyak pasien bisa ditangani di RSUD Kota Serang.

Bagaimana dengan obat? Apakah pasien masih harus menunggu di rumah sakit?

Waktu tunggu obat menjadi salah satu perhatian pasien.

RSUD Kota Serang kemudian menghadirkan layanan pengiriman obat melalui kerja sama dengan JNE.

Jadi, untuk kondisi tertentu, pasien bisa menerima obat di rumah dan tidak perlu kembali ke rumah sakit hanya untuk mengambil obat.

“Harapannya, pelayanan menjadi lebih cepat, praktis, dan nyaman,” kata Humaeriyadi.

Kalau soal antrean?

RSUD Kota Serang juga mendorong pasien menggunakan antrean online melalui Mobile JKN.

Pasien bisa mengambil nomor antrean dari rumah. Jadi, tidak perlu datang lebih awal hanya untuk mendapatkan nomor.

Untuk obat, pasien juga bisa memilih layanan pengiriman melalui JNE.

Harapannya sederhana: waktu pasien di rumah sakit bisa lebih singkat.

Bagaimana dengan ruang rawat inap?

Untuk saat ini, kapasitas ruang rawat inap masih cukup untuk kebutuhan pasien.

Tetapi RSUD Kota Serang juga sudah menyiapkan rencana menambah kapasitas rawat inap, termasuk kelas VIP.

Penambahan ini diharapkan bisa memberi pilihan dan kenyamanan yang lebih baik bagi pasien sekaligus mengikuti kebutuhan pelayanan yang terus berkembang.

Sampai akhir 2026, apa target RSUD?

Humaeriyadi mengatakan pihaknya ingin pelayanan semakin baik, fasilitas semakin lengkap dan kebutuhan dokter spesialis bisa terpenuhi.

“Dengan semakin lengkapnya tenaga dokter spesialis, kami berharap semakin banyak pasien yang dapat ditangani di RSUD Kota Serang dan tidak perlu dirujuk hanya karena keterbatasan tenaga medis maupun fasilitas,” ujarnya.

Kalau masyarakat punya keluhan, bagaimana menyampaikannya?

Masyarakat bisa menyampaikan keluhan melalui GERCEP SIPENDAN.

Layanan berbasis situs web ini dibuat agar masyarakat bisa menyampaikan pengaduan secara daring dengan lebih mudah dan privat.

“Setiap pengaduan akan diterima, diverifikasi, dan ditindaklanjuti oleh petugas terkait. Pengaduan tersebut juga menjadi bahan evaluasi untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan,” kata Humaeriyadi.

Jadi, keluhan masyarakat bukan hanya diterima, tetapi juga menjadi bahan untuk melihat bagian pelayanan mana yang masih perlu diperbaiki.

Apa yang masih menjadi pekerjaan rumah?

Humaeriyadi mengakui masih ada beberapa hal yang perlu dilengkapi.

Yang paling terasa adalah kebutuhan dokter spesialis, terutama mata, ortopedi dan urologi.

Fasilitas juga masih perlu ditambah. Salah satunya peralatan yang dibutuhkan untuk mengembangkan layanan rehabilitasi medik.

“Kami terus berupaya melengkapi tenaga spesialis dan fasilitas secara bertahap agar pelayanan di RSUD Kota Serang semakin lengkap dan optimal,” ujarnya.

Terakhir, apa yang ingin disampaikan kepada masyarakat?

Humaeriyadi mengatakan RSUD Kota Serang merupakan salah satu rumah sakit pusat rujukan di Kota Serang. Layanan dan fasilitasnya terus dikembangkan.

“RSUD Kota Serang merupakan salah satu rumah sakit pusat rujukan di Kota Serang dengan fasilitas dan layanan yang terus kami kembangkan. Kami berkomitmen untuk memberikan pelayanan yang semakin lengkap, bermutu, mudah diakses, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat Kota Serang,” katanya.

Dari IGD, layanan hemodialisis dan mamografi, rencana cathlab, dokter spesialis, antrean online, pengiriman obat hingga layanan pengaduan, RSUD Kota Serang terus membenahi pelayanan yang langsung bersentuhan dengan masyarakat.

Kontras7.co.id — Berita Aktual dan Akurat

Previous
« Prev Post
Show comments
Hide comments

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *