Berita Terbaru

Diberdayakan oleh Blogger.
Pemkot Serang Matangkan Perwal Pencegahan dan Penanggulangan Penyimpangan Seksual

By On Selasa, Agustus 11, 2026

Walikota Serang, Budi Rustandi

KONTRAS7.CO.ID, KOTA SERANG – Pemerintah Kota (Pemkot) Serang tengah mematangkan rancangan Peraturan Wali Kota (Perwal) terkait pencegahan dan penanggulangan perilaku penyimpangan seksual, termasuk lesbian, gay, biseksual, dan transgender (LGBT).

Wali Kota Serang Budi Rustandi mengatakan, rancangan aturan tersebut masih dibahas Sekretaris Daerah bersama sejumlah perangkat daerah terkait. Setelah pembahasan internal selesai, rancangan Perwal akan menjalani harmonisasi di Kantor Wilayah Kementerian Hukum (Kanwil Kemenkum) Banten.

“Perwal LGBT sedang kami bahas oleh Pak Sekda bersama kawan-kawan. Nanti ada harmonisasi lagi dengan Kemenkum. Ketika sudah sampai di meja saya, baru saya tanda tangan,” ujar Budi, Selasa (11/8/2026).

Menurut Budi, Pemkot Serang memilih Perwal karena prosesnya dinilai lebih sederhana dibandingkan pembentukan Peraturan Daerah (Perda) yang membutuhkan pembahasan bersama DPRD.

Ia menyebut penyusunan regulasi tersebut merupakan tindak lanjut kebijakan pemerintah pusat. Karena itu, aturan yang disiapkan Pemkot Serang akan disesuaikan dengan ketentuan yang lebih tinggi.

“Kita mengikuti instruksi daripada Presiden. Aturan di atasnya sudah ada, kita tinggal mengikuti,” katanya.

Selain mengatur langkah pencegahan, Budi menegaskan ketentuan tersebut nantinya juga akan menjadi dasar penindakan terhadap ASN maupun PPPK apabila terbukti melakukan pelanggaran yang diatur dalam regulasi.

“Tentunya sebelum itu ada instruksi Presiden juga. Ketika ada ASN atau PPPK yang melakukan seperti itu, kita langsung tindak tegas, bahkan pemecatan. Ada bukti-buktinya di BKPSDM,” tegasnya.

Pemkot Serang selanjutnya akan menunggu proses harmonisasi sebelum rancangan Perwal tersebut ditetapkan dan diberlakukan.

Pemkot-Pemprov Banten Tata Wajah Kota Serang, Royal Baru hingga Alun-alun

By On Senin, Agustus 10, 2026

KONTRAS7.CO.ID, KOTA SERANG – Pemerintah Kota (Pemkot) Serang bersama Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten berkolaborasi menata kawasan pusat kota, mulai dari Terusan Royal Baru hingga Alun-alun Kota Serang.

Penataan tersebut diarahkan untuk mempercantik wajah ibu kota Provinsi Banten sekaligus mendorong aktivitas ekonomi dan menarik lebih banyak kunjungan wisatawan.

Wali Kota Serang Budi Rustandi mengapresiasi dukungan Pemprov Banten yang mulai merealisasikan penataan kawasan tersebut. Menurutnya, pembangunan ini menjadi bagian dari kolaborasi dalam memperkuat Kota Serang, terlebih bertepatan dengan HUT ke-19 Kota Serang.

“Hari ini kita bisa sama-sama lihat, Pak Gubernur Andra Soni sudah mulai membangun sesuai komitmennya, yaitu terusan dari Royal Baru, Jalan Diponegoro sampai ke titik Alun-alun. Saya ucapkan beribu terima kasih atas komitmennya untuk membangun Kota Serang,” ujar Budi di Serang. Senin, 10 Agustus 2026.

Budi menjelaskan, pekerjaan saat ini mencakup penataan jalan sepanjang sekitar 350 meter, pembangunan median jalan selebar 10 meter serta jalur pedestrian tiga meter di sisi kiri dan kanan. Kawasan Royal Baru, Jalan Diponegoro dan Jalan Juhdi nantinya terhubung hingga Alun-alun.

Pembangunan tersebut ditargetkan rampung dan diluncurkan pada Desember 2026. Setelah itu, Pemkot Serang berencana menata kawasan Pasar Lama pada 2027 sebagai salah satu pusat ekonomi baru.

Budi juga mengingatkan masyarakat agar ikut menjaga fasilitas yang telah dibangun pemerintah. Menurutnya, penataan kota tidak akan bertahan jika masyarakat tidak ikut merawatnya.

“Kota Serang ini harus menarik dilihatnya. Tapi kalau kita tidak menjaga dan membiarkannya kumuh, saya mengimbau masyarakat untuk sama-sama menjaga. Jangan hanya mengandalkan pemerintah, ini tugas warga Kota Serang juga,” tegasnya.

Sementara itu, Gubernur Banten Andra Soni mengatakan Pemprov Banten akan terus memperkuat kolaborasi dengan Pemkot Serang. Ia berharap pembangunan tersebut semakin mempertegas Kota Serang sebagai ibu kota sekaligus etalase Provinsi Banten.

“Kami akan terus berkolaborasi dalam rangka memperkuat Kota Serang agar menjadi kota yang mandiri dan sejahtera masyarakatnya,” ujar Andra.

Andra Soni Dorong Revitalisasi Alun-alun Kota Serang Jadi Penguat City Branding

By On Senin, Agustus 10, 2026

KONTRAS7.CO.ID, KOTA SERANG – Gubernur Banten Andra Soni mendorong revitalisasi Alun-alun Kota Serang tidak hanya menjadi penataan ruang publik, tetapi juga bagian dari strategi memperkuat citra Kota Serang sebagai ibu kota Provinsi Banten yang modern, terkoneksi, dan menarik bagi investasi.

Hal itu disampaikan Andra Soni saat memberikan sambutan dalam rapat paripurna HUT ke-19 Kota Serang, Senin (10/8/2026).

Menurut Andra, alun-alun yang ikonik dapat menjadi landmark sekaligus etalase Provinsi Banten. Keberadaan ruang publik yang representatif juga dinilai dapat meningkatkan kunjungan wisatawan serta mendorong pertumbuhan perdagangan, kuliner, ekonomi kreatif, dan sektor jasa.

“Alun-alun Kota Serang akan menjadi landmark baru Kota Serang sebagai etalase Provinsi Banten. Revitalisasi Alun-alun Kota Serang sebagai bagian dari strategi besar membangun city branding di Kota Serang,” ujar Andra.

Ia menegaskan pembangunan Kota Serang membutuhkan sinergi antara Pemprov Banten, Pemkot Serang, pemerintah pusat, dunia usaha, perguruan tinggi, komunitas, dan masyarakat.

Sejumlah program pembangunan yang diarahkan untuk memperkuat konektivitas dan daya saing Kota Serang antara lain pembangunan Flyover Krenceng, pelebaran Jalan Sempu Boru, penataan kawasan Sport Center, revitalisasi kawasan peninggalan Kesultanan Banten, serta pengembangan kawasan kota baru.

“Pemerintah Provinsi Banten bersama pemerintah pusat melalui satuan kerja Kementerian Pekerjaan Umum dan Pemerintah Kota Serang terus bersinergi dan berkolaborasi dalam pembangunan wilayah Kota Serang sebagai kota Provinsi Banten,” katanya.

Andra juga menegaskan Pemprov Banten akan terus mendukung program strategis Pemkot Serang. Menurutnya, sebagai ibu kota Provinsi Banten, pembangunan Kota Serang merupakan kepentingan strategis yang harus menjadi perhatian bersama.

“Kalau orang bicara Banten, ibu kotanya adalah Kota Serang. Apa yang menjadi kepentingan strategis Provinsi Banten yang berada di Kota Serang juga harus kita kerjakan bersama,” tegasnya.

Selain pembangunan fisik, Andra mendorong penguatan sejarah, budaya, ekonomi kreatif, dan pariwisata. Ia menilai jejak Banten sebagai salah satu pusat perdagangan penting di Nusantara, termasuk keberadaan Pelabuhan Karangantu pada masa Kesultanan Banten, dapat menjadi modal dalam membangun identitas Kota Serang.

Andra mengajak seluruh pemangku kepentingan memperkuat kolaborasi sekaligus mengajak masyarakat ikut menjaga dan memajukan Kota Serang.

“Kota Serang bukan hanya tempat kita bekerja dan tinggal, tetapi kota kita bersama, rumah kita bersama. Maka sudah menjadi tanggung jawab kita bersama untuk menjaga, membangun, dan memajukan Kota Serang,” tuturnya.

Ia menegaskan masa depan Kota Serang tidak hanya ditentukan pemerintah, tetapi juga membutuhkan partisipasi masyarakat dalam pembangunan.

“Jadikan setiap kontribusi sebagai bagian dari perubahan besar Kota Serang,” pungkasnya.

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *