Berita Terbaru

Diberdayakan oleh Blogger.
Hari Keempat Pencarian, Warga Sukarame Gelar Doa Bersama untuk Lima Jurnalis dan Tiga Kru Kapal

By On Sabtu, September 12, 2026

Warga Desa Sukarame menggelar doa bersama untuk lima jurnalis dan tiga kru kapal yang masih dalam pencarian 
di Dermaga Marina Carita, 
Jumat (11/9/2026) malam.

Kontras7.co.id – PANDEGLANG | Memasuki hari keempat pencarian lima jurnalis dan tiga kru kapal yang hilang kontak di perairan Selat Sunda, warga Desa Sukarame, Kecamatan Carita, Kabupaten Pandeglang, menggelar pengajian dan doa bersama di Dermaga Marina Carita, Jumat (11/9/2026) malam.

Doa bersama digelar sebagai bentuk ikhtiar dan dukungan moril bagi keluarga lima jurnalis dan tiga kru kapal yang hingga kini masih dalam pencarian.

Salah satu yang dicari merupakan warga Desa Sukarame, Heriyanto Bonsai, yang diketahui menjadi pemandu kapal.

Ketua RT 20/005 Desa Sukarame, Adhari Alis, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Gubernur Banten Andra Soni serta seluruh unsur Tim SAR Gabungan, TNI, Polri dan relawan yang terus melakukan pencarian.

“Kami ucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Gubernur Banten, Tim SAR Gabungan, TNI, Polri dan relawan yang telah fokus mencari saudara kami Heriyanto, yang keseharian kami panggil Bonsai,” ujar Adhari.

Menurut Adhari, doa bersama menjadi salah satu bentuk ikhtiar masyarakat. Warga berharap seluruh jurnalis dan kru kapal segera ditemukan dalam keadaan selamat.

Hal senada disampaikan warga Kampung Shanghiang, Desa Sukarame, Sarifudin (72). Ia mengatakan masyarakat telah rutin mendoakan para korban sejak malam pertama mendapat kabar hilangnya rombongan kapal.

“Kami selalu menanti saudara-saudara kami yang sedang dalam pencarian. Setiap malam, dari malam Rabu, di mushola masing-masing kami melakukan doa bersama. Sudah tiga malam selalu berdoa,” kata Sarifudin.

Pada Jumat malam, warga kembali berkumpul di Dermaga Marina Carita yang menjadi Pos SAR Gabungan untuk memanjatkan doa bersama.

Kapolsek Carita Supandi yang turut hadir juga mengajak masyarakat mendoakan keselamatan lima jurnalis dan tiga kru kapal, sekaligus kesehatan dan kekuatan bagi personel yang terlibat dalam operasi pencarian.

“Malam ini kita fokus kirim doa untuk keselamatan, juga untuk Tim SAR Gabungan diberikan kesehatan dan kekuatan dalam menjalani misi pencarian,” ujar Supandi.

Pemerintah Provinsi Banten terus memberikan dukungan terhadap operasi pencarian yang dilakukan Tim SAR Gabungan. Memasuki hari keempat, pencarian masih dilakukan dengan melibatkan berbagai unsur.

Masyarakat berharap seluruh jurnalis dan kru kapal yang masih dalam pencarian dapat segera ditemukan dalam keadaan selamat.

PWI Banten Gelar Doa Bersama untuk Lima Wartawan yang Masih dalam Pencarian

By On Sabtu, September 12, 2026

Pengurus PWI se-Banten berbincang dengan Kapolda Banten Irjen Pol Hengki di posko pencarian Carita, Sabtu (12/9/2026).

Kontras7.co.id – PANDEGLANG | Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Banten menggelar doa bersama untuk lima wartawan yang hilang kontak saat hendak melakukan peliputan di kawasan Gunung Anak Krakatau. Kegiatan digelar di posko pencarian kawasan Carita, Kabupaten Pandeglang, Sabtu (12/9/2026).

Doa bersama tersebut menjadi bentuk solidaritas sekaligus dukungan moral PWI Banten kepada lima wartawan yang hingga hari kelima masih dalam pencarian tim gabungan.

Ketua PWI Banten Rian Nopandra bersama Sekretaris PWI Banten Fahdi Khalid dan Wakil Ketua Bidang Organisasi Teguh Akbar Idham hadir dalam kegiatan tersebut. Sejumlah pengurus PWI kabupaten/kota di Banten juga turut hadir.

Di antaranya Ketua PWI Cilegon Ahmad Fauzi Chan, Ketua PWI Pandeglang Asep Mujahidin, Ketua PWI Lebak RA Sudrajat, Ketua PWI Kabupaten Serang Andrea Nanda Saputra, serta pengurus bidang wartawan industri dan lingkungan David Nababan dan bidang wartawan hukum dan HAM Raden Dede.

Ketua PWI Banten Rian Nopandra atau akrab disapa Opan mengatakan, kehadiran jajaran PWI Banten di posko pencarian merupakan bentuk kepedulian terhadap rekan-rekan wartawan yang tengah menghadapi situasi sulit.

“Kami dari PWI Banten bersama jajaran PWI kabupaten/kota hadir sebagai bentuk solidaritas terhadap rekan-rekan wartawan yang masih dalam pencarian. Kami berdoa dan berharap kelimanya segera ditemukan dalam keadaan selamat,” kata Opan.

Ia menegaskan, keselamatan wartawan harus menjadi prioritas dalam menjalankan tugas jurnalistik, khususnya ketika melakukan peliputan di wilayah yang memiliki risiko tinggi.

“Berita memang penting. Tetapi keselamatan rekan-rekan di lapangan jauh lebih penting. Peristiwa ini menjadi pengingat bagi kita semua agar selalu memperhatikan keselamatan dalam menjalankan tugas jurnalistik,” ujarnya.

Selain mendoakan lima wartawan yang masih dalam pencarian, PWI Banten juga mendoakan seluruh personel yang terlibat dalam operasi pencarian agar diberikan keselamatan, kesehatan dan kemudahan dalam menjalankan tugas.

“Kita masih memiliki harapan besar. Mari bersama-sama berdoa agar lima rekan wartawan kita segera ditemukan dan seluruh proses pencarian diberikan kelancaran,” pungkas Opan.

Dalam kesempatan tersebut, jajaran pengurus PWI se-Banten juga berbincang dengan Kapolda Banten Irjen Pol Hengki di posko pencarian Carita.

Hengki mengatakan, memasuki hari kelima, tim gabungan terus memperluas dan memaksimalkan upaya pencarian. Menurutnya, armada yang dikerahkan telah bertambah menjadi 14 unit yang ditempatkan di tujuh lokasi, dengan melibatkan sekitar 350 personel tim gabungan.

“Kita akan terus memaksimalkan pencarian rekan-rekan wartawan dan mohon doanya agar dilancarkan,” kata Hengki.

PWI Banten menyatakan akan terus memberikan dukungan kepada keluarga dan berharap operasi pencarian segera menemukan titik terang, sehingga lima wartawan tersebut dapat kembali berkumpul bersama keluarga dalam kondisi selamat.

Gubernur Andra Soni Pantau Langsung Pencarian Lima Jurnalis dan Tiga Kru Kapal

By On Jumat, September 11, 2026

Gubernur Banten Andra Soni memantau langsung operasi pencarian lima jurnalis dan tiga kru kapal menggunakan KN SAR 247 Tetuka, Jumat (11/9/2026).

Kontras7.co.id – CILEGON | Gubernur Banten Andra Soni turun langsung memantau proses pencarian lima jurnalis dan tiga kru kapal cepat (speedboat) yang hilang kontak sejak Senin (7/9/2026).

Bersama Tim SAR Gabungan, Andra Soni menyisir perairan di sekitar lokasi kejadian menggunakan KN SAR 247 Tetuka, Jumat (11/9/2026). Gubernur bertolak dari Pelabuhan Ciwandan, Kota Cilegon, sekaligus memonitor komunikasi radio terkait koordinasi antarkapal yang terlibat dalam operasi pencarian.

“Saya melihat langsung semua ikhtiar yang dilakukan dan memonitor komunikasi radio terkait koordinasi dengan kapal-kapal lain yang sedang bertugas,” ungkap Andra Soni.

Dalam operasi tersebut, Tim SAR Gabungan menyisir sejumlah wilayah perairan yang mengelilingi Gunung Anak Krakatau. Rute pencarian difokuskan mulai dari sekitar Pulau Rakata, Pulau Sertung, hingga melewati Pulau Sebesi.

Andra Soni juga memberikan apresiasi dan semangat kepada seluruh personel Tim SAR Gabungan agar tetap menjaga kesehatan dalam menjalankan tugas kemanusiaan.

“Ini adalah bentuk ikhtiar negara melalui komitmen Presiden Prabowo Subianto agar seluruh potensi yang ada dimaksimalkan, dan itu saya lihat langsung di lapangan. Prosedur pencarian serta pemetaan (SAR Maps) kita serahkan sepenuhnya kepada Basarnas,” jelasnya.

Andra Soni menyampaikan keprihatinan kepada keluarga lima jurnalis dan tiga kru kapal yang masih menunggu kabar. Ia mengajak masyarakat Indonesia turut mendoakan kelancaran proses pencarian.

“Saya berterima kasih kepada seluruh pihak yang terus melakukan upaya penyelamatan. Semoga ikhtiar ini dimudahkan dan kita segera menemukan saudara-saudara kita dalam keadaan selamat,” pungkasnya.


Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *