Berita Terbaru

Diberdayakan oleh Blogger.
866 KPM Cipocok Jaya Terima Bantuan Beras, Kelurahan Perketat Verifikasi Agar Tepat Sasaran

By On Senin, Agustus 24, 2026

Lurah Cipocok Jaya Fika Andriana Hidayat menyerahkan bantuan beras kepada salah satu keluarga penerima manfaat di Kelurahan Cipocok Jaya, Kota Serang, 
Senin (24/8/2026). Penyaluran dilakukan secara bertahap untuk memastikan 
bantuan tepat sasaran dan 
menghindari penumpukan warga.

Kontras7.co.id, Kota Serang, Banten — Sebanyak 866 keluarga penerima manfaat (KPM) di Kelurahan Cipocok Jaya, Kecamatan Cipocok Jaya, Kota Serang, menerima bantuan pangan berupa beras untuk periode Juli hingga September 2026.

Jumlah tersebut bertambah dibanding periode sebelumnya yang tercatat sebanyak 802 KPM. Artinya, terdapat penambahan 64 keluarga penerima manfaat pada periode kali ini.

Lurah Cipocok Jaya Fika Andriana Hidayat mengatakan, setiap KPM menerima 10 kilogram beras per bulan. Karena bantuan diberikan untuk tiga bulan, setiap keluarga menerima total 30 kilogram atau tiga karung beras.

“Untuk Juli sampai September itu 866. Masing-masing KPM menerima 10 kilo per bulan, jadi tiga bulan menerima 30 kilo,” ujar Fika.

Penyaluran dilakukan secara bertahap untuk menghindari penumpukan warga di kantor kelurahan. Jadwal pengambilan dibagi berdasarkan lingkungan sehingga proses distribusi dapat berlangsung lebih tertib dan masyarakat tidak datang bersamaan.

“Untuk meminimalisir penumpukan itu makanya dibagi berdasarkan lingkungan,” katanya.

Dalam proses pengambilan, bantuan harus diterima oleh KPM yang bersangkutan atau dapat diwakilkan oleh anggota dalam satu kartu keluarga. Sementara RT maupun RW tidak dapat mewakili penerimaan bantuan.

Fika menjelaskan, proses penyaluran kini menggunakan barcode dan sistem elektronik. Dengan mekanisme tersebut, setiap bantuan yang diterima tercatat secara langsung sehingga proses distribusi tidak dilakukan secara manual.

“Sekarang sistem menggunakan barcode dan juga elektronik. Jadi secara langsung laporannya, tidak bisa secara manual,” jelasnya.

Seluruh proses penyaluran ditangani petugas Kelurahan Cipocok Jaya dengan dukungan operator yang telah terdaftar. Pihak Bulog turut melakukan pengawasan sejak beras didistribusikan ke kelurahan hingga diterima oleh masyarakat. Sementara petugas dinas pertanian melakukan monitoring terhadap pelaksanaan penyaluran di kelurahan.

Mekanisme tersebut menjadi bagian dari upaya memastikan bantuan benar-benar sampai kepada keluarga penerima manfaat dan proses distribusinya tetap tertib serta terpantau.

Dari sisi data, kelurahan terlebih dahulu melakukan verifikasi dan validasi bersama RT dan RW untuk memastikan penerima sesuai dengan kondisi di lingkungan masing-masing.

Langkah tersebut sejalan dengan arahan Wali Kota Serang Budi Rustandi agar penyaluran bantuan sosial di Kota Serang dilakukan secara tepat sasaran dan benar-benar diterima masyarakat yang menjadi penerima manfaat.

Fika mengatakan, masyarakat juga dapat melaporkan apabila terdapat penerima yang dinilai sudah tidak sesuai dengan kondisi sosial ekonominya. Sebaliknya, warga yang merasa layak menerima bantuan tetapi belum masuk daftar dapat menyampaikan usulan melalui RT atau RW untuk diproses melalui mekanisme pemutakhiran data yang tersedia.

“Kurang lebih kami lakukan verifikasi dan validasi terlebih dahulu, bekerja sama dengan RT dan RW,” ujarnya.

Menurut Fika, respons masyarakat terhadap penyaluran bantuan kali ini cukup positif. Ia menyebut kualitas beras yang diterima warga juga dinilai cukup baik.

“Alhamdulillah tanggapan warga sangat positif. Kami tanyakan juga berasnya lumayan baik,” katanya.

Fika berharap bantuan tersebut dapat dimanfaatkan dengan baik oleh keluarga penerima manfaat dan membantu mengurangi beban kebutuhan sehari-hari.

“Mudah-mudahan beras ini bisa bermanfaat, bisa digunakan dengan bijak dan bisa sedikit mengurangi beban masyarakat yang ada di wilayah Kelurahan Cipocok Jaya, khususnya sebagai penerima manfaat,” tuturnya.

Kontras7.co.id — Berita Aktual dan Akurat

Polres Serang Salurkan 8.000 Liter Air Bersih untuk Warga Petir

By On Jumat, Agustus 07, 2026

KONTRAS7.CO.ID, KABUPATEN SERANG – Polres Serang melalui Polsek Petir menyalurkan 8.000 liter air bersih kepada warga yang terdampak kekeringan di Kampung Wadas Kubang, Desa Cireundeu, Kecamatan Petir, Kabupaten Serang, Jumat (7/8/2026).

Bantuan air bersih tersebut disalurkan untuk membantu memenuhi kebutuhan warga yang kesulitan mendapatkan pasokan air akibat musim kemarau yang berkepanjangan. Kegiatan berlangsung mulai pukul 10.30 WIB dan mendapat sambutan antusias dari masyarakat.

Kapolsek Petir AKP Priyanto, S.H. bersama personel Bripka Eko dan Bripka Bustanul turun langsung dalam kegiatan penyaluran bantuan tersebut. Warga menyampaikan apresiasi atas kepedulian jajaran kepolisian yang hadir membantu kebutuhan dasar masyarakat di tengah kondisi kekeringan.

Kapolres Serang AKBP Dr. Andri Kurniawan, S.I.K., M.H. mengatakan penyaluran air bersih merupakan bentuk kehadiran Polri dalam membantu masyarakat yang mengalami kesulitan akibat musim kemarau.

"Kegiatan ini merupakan wujud nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat, khususnya membantu warga yang terdampak kekeringan," ujar Andri.

Penyaluran air bersih selesai sekitar pukul 11.35 WIB. Kegiatan berlangsung aman dan tertib, sekaligus menjadi bagian dari kepedulian Polres Serang terhadap warga yang membutuhkan pasokan air bersih selama musim kemarau.

Bupati Serang Apresiasi Semangat Penyandang Disabilitas Pembuat Kaligrafi di Kibin

By On Selasa, Agustus 04, 2026

KONTRAS7.CO.ID - SERANG - Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah mengunjungi Muhammad Nurhidayat, penyandang disabilitas asal Kampung Gorda Lio, Desa Kibin, Kecamatan Kibin, Selasa (4/8/2026). Nurhidayat dikenal mampu membuat kaligrafi Arab menggunakan kedua kakinya meski tidak memiliki kedua tangan.

Dalam kunjungan tersebut, Ratu Zakiyah mengapresiasi kegigihan Nurhidayat yang tetap berkarya dan mandiri di tengah keterbatasan fisik. Menurutnya, semangat yang ditunjukkan Nurhidayat dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat untuk terus mengembangkan potensi yang dimiliki.

Selain bersilaturahmi, Bupati Serang juga menyerahkan bantuan melalui Baznas Kabupaten Serang dan Dinas Sosial. Sebelumnya, Nurhidayat juga telah menerima bantuan pembangunan rumah melalui program Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) yang didukung Baznas Kabupaten Serang.

Ratu Zakiyah mengajak masyarakat untuk tidak menyerah pada keterbatasan dan terus berusaha meningkatkan kemampuan serta kemandirian. Ia menegaskan Pemerintah Kabupaten Serang akan terus hadir membantu masyarakat yang membutuhkan sesuai kemampuan dan anggaran yang tersedia.

Berawal dari Ibu-Ibu, Warga Griya Permata Asri Kompak Perbaiki Lapangan Voli Secara Swadaya

By On Minggu, April 12, 2026

Warga RW 04 Perumahan 
Griya Permata Asri, Kota Serang, 
bergotong royong memperbaiki lapangan voli secara swadaya. Terlihat ibu-ibu membersihkan area lapangan, 
sementara warga lainnya melakukan 
pengelasan tiang jaring agar lebih kokoh. 
Minggu, 12 April 2026.

KONTRAS7.CO.ID - Kota Serang - Semangat kebersamaan dan gotong royong ditunjukkan warga RW 04 Perumahan Griya Permata Asri Kelurahan Dalung kecamatan Cipocokjaya Kota Serang dalam memperbaiki lapangan voli secara swadaya. Minggu, 12 April 2026.

Kegiatan ini berawal dari inisiatif ibu-ibu yang memiliki hobi bermain voli. Dari keinginan sederhana untuk memiliki fasilitas olahraga yang lebih layak, warga kemudian bergerak bersama melakukan perbaikan.

Perbaikan dilakukan secara bertahap, mulai dari membersihkan area lapangan hingga memperkuat tiang penyangga jaring dengan konstruksi besi yang dilas agar lebih kokoh dan tahan lama. 

Sebelumnya, kondisi tiang kerap mengalami kerusakan. “Awalnya karena tiang jaringnya sering roboh, jadi kami berinisiatif untuk memperbaiki bersama.

Warga melakukan pengelasan tiang penyangga jaring voli agar lebih kokoh dalam proses perbaikan lapangan 
secara swadaya 
di RW.04 Griya Permata Asri, 
Kota Serang

Alhamdulillah sekarang sudah mulai kuat dan lebih nyaman digunakan,” ujar Mama Gita.

Ia juga menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh warga yang telah berpartisipasi dalam perbaikan tersebut.

“Saya mewakili teman-teman mengucapkan terima kasih kepada warga RW. 04 yang sudah menyumbangkan rezekinya dan ikut membantu, sehingga perbaikan tiang jaring voli ini bisa terlaksana.

Semoga kebersamaan ini terus terjaga dan bermanfaat untuk kita semua,” ungkapnya.

Meski saat ini proses perbaikan masih berlangsung, perubahan lapangan sudah mulai terlihat. Bagi warga, kegiatan ini bukan sekadar memperbaiki fasilitas olahraga, tetapi juga menjadi simbol kebersamaan, kepedulian, dan rasa memiliki terhadap lingkungan.

Lapangan voli tersebut diharapkan dapat menjadi ruang aktivitas positif bagi warga, sekaligus mempererat hubungan sosial di lingkungan perumahan.

Warga Senang Dapat Bantuan Rehab Rumah Dari Wali Kota Serang

By On Jumat, April 10, 2026

Walikota Serang, Budi Rustandi di dampingi Staf Ahli Walikota, Triningsih dan Camat Cipocokjaya, Um Rochmat Hidayat saat memberikan bantuan rehab rumah warga. Jumat, 10 April 2026.

BANTEN7.COM - Kota Serang - Walikota Serang, Budi Rustandi menyerahkan bantuan untuk renovasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) warga kampung Pulojajar Kelurahan Banjarsari Kecamatan Cipocokjaya Kota Serang. Jumat, 10 April 2026.

Kegiatan ini merupakan bentuk komitmen Pemerintah Kota Serang dalam memastikan bantuan sosial tersalurkan secara cepat, tepat sasaran, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat yang membutuhkan.

Wali Kota Serang Budi Rustandi, didampingi Staf ahli Walikota, Triningsih, Camat Cipocokjaya, UM Rochmat Hidayat dan sejumlah pejabat Organisasi Perangkat Daerah (OPD), di antaranya Dinas Sosial, Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPKP).

Walikota Serang, Budi Rustandi mengungkapkan, bahwa bantuan yang diberikan berasal dari Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Baznas Kota Serang.

Besaran bantuan disesuaikan dengan tingkat kerusakan bangunan yang dialami warga. Untuk rumah dengan kondisi rusak berat, bantuan diberikan sebesar Rp.10 juta, sementara untuk kerusakan ringan sebesar Rp.5 juta.

Proses pembangunan akan dilakukan oleh warga dengan pengawasan dari RT, RW, dan lurah setempat,” ungkapnya.

Budi menegaskan bahwa kehadirannya secara langsung di lapangan merupakan bentuk keteladanan bagi seluruh aparatur pemerintah agar senantiasa hadir di tengah masyarakat.

Ia juga menyampaikan kabar baik terkait rencana bantuan rehabilitasi rumah dari pemerintah pusat sebanyak 640 unit yang saat ini masih dalam proses.

Program RTLH ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan Pemerintah Kota Serang dalam mengurangi beban ekonomi masyarakat, khususnya bagi warga yang terdampak bencana atau memiliki kondisi hunian yang tidak layak.

Budi, berharap bantuan ini dapat mendorong semangat gotong royong di lingkungan masyarakat, sehingga proses renovasi rumah dapat berjalan dengan lancar dan cepat.

“Intinya kami pemerintah daerah berupaya mengurangi beban masyarakat, agar masyarakat benar-benar merasakan kehadiran pemerintah,” tambahnya.

Penyerahan bantuan tersebut juga diwarnai momen haru, saat Wali Kota mengunjungi kediaman Ibu Sainah di Kampung Pulojajar Banjarsari Cipocokjaya.

Ibu Sainah, yang sehari-hari bekerja sebagai pencari barang rongsokan, mengaku terharu karena untuk pertama kalinya menerima bantuan langsung dari pemerintah.

“Terima kasih atas bantuannya. Semoga Bapak Wali selalu diberikan kesehatan dan kesuksesan,” ucapnya dengan penuh haru.

Pihak keluarga menyebut bantuan ini merupakan perhatian langsung pertama yang mereka terima selama puluhan tahun.

Beri Bantuan Rehab Rumah, Walikota Serang Budi Rustandi Kunjungi Warga Cipocokjaya

By On Jumat, April 10, 2026

Walikota Serang, Budi Rustandi di dampingi Staf Ahli Walikota, Triningsih dan Camat Cipocokjaya, Um Rochmat Hidayat saat memberikan bantuan rehab rumah warga. Jumat, 10 April 2026.

KONTRAS7.CO.ID - Kota Serang - Walikota Serang, Budi Rustandi menyerahkan bantuan untuk renovasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) warga kampung Pulojajar Kelurahan Banjarsari Kecamatan Cipocokjaya Kota Serang. Jumat, 10 April 2026.

Kegiatan ini merupakan bentuk komitmen Pemerintah Kota Serang dalam memastikan bantuan sosial tersalurkan secara cepat, tepat sasaran, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat yang membutuhkan.

Wali Kota Serang Budi Rustandi, didampingi Staf ahli Walikota, Triningsih, Camat Cipocokjaya, UM Rochmat Hidayat dan sejumlah pejabat Organisasi Perangkat Daerah (OPD), di antaranya Dinas Sosial, Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPKP).

Walikota Serang, Budi Rustandi mengungkapkan, bahwa bantuan yang diberikan berasal dari Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Baznas Kota Serang.

Besaran bantuan disesuaikan dengan tingkat kerusakan bangunan yang dialami warga. Untuk rumah dengan kondisi rusak berat, bantuan diberikan sebesar Rp.10 juta, sementara untuk kerusakan ringan sebesar Rp.5 juta.

Proses pembangunan akan dilakukan oleh warga dengan pengawasan dari RT, RW, dan lurah setempat,” ungkapnya.

Budi menegaskan bahwa kehadirannya secara langsung di lapangan merupakan bentuk keteladanan bagi seluruh aparatur pemerintah agar senantiasa hadir di tengah masyarakat.

Ia juga menyampaikan kabar baik terkait rencana bantuan rehabilitasi rumah dari pemerintah pusat sebanyak 640 unit yang saat ini masih dalam proses.

Program RTLH ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan Pemerintah Kota Serang dalam mengurangi beban ekonomi masyarakat, khususnya bagi warga yang terdampak bencana atau memiliki kondisi hunian yang tidak layak.

Budi, berharap bantuan ini dapat mendorong semangat gotong royong di lingkungan masyarakat, sehingga proses renovasi rumah dapat berjalan dengan lancar dan cepat.

“Intinya kami pemerintah daerah berupaya mengurangi beban masyarakat, agar masyarakat benar-benar merasakan kehadiran pemerintah,” tambahnya.

Penyerahan bantuan tersebut juga diwarnai momen haru, saat Wali Kota mengunjungi kediaman Ibu Sainah di Kampung Pulojajar Banjarsari Cipocokjaya.

Ibu Sainah, yang sehari-hari bekerja sebagai pencari barang rongsokan, mengaku terharu karena untuk pertama kalinya menerima bantuan langsung dari pemerintah.

“Terima kasih atas bantuannya. Semoga Bapak Wali selalu diberikan kesehatan dan kesuksesan,” ucapnya dengan penuh haru.

Pihak keluarga menyebut bantuan ini merupakan perhatian langsung pertama yang mereka terima selama puluhan tahun.

Bantu Perbaikan Rumah Warga Tidak Layak Huni di Curug, Wali Kota Serang Turun Langsung

By On Selasa, April 07, 2026

Wali Kota Serang, Budi Rustandi 
didampingi Camat Curug, Eni Sudaryani langsung memberikan bantuan perbaikan rumah warga tidak layak huni di Kampung Sikebon dan Cisangku, Kelurahan Curug Manis, Kecamatan Curug, Kota Serang. Selasa, 7 April 2026.

KONTRAS7.CO.ID - Kota Serang - Kepedulian terhadap warga kembali ditunjukkan oleh Wali Kota Serang, Budi Rustandi. Ia turun langsung meninjau kondisi rumah tidak layak huni (RTLH) di Kampung Sikebon dan Cisangku, Kelurahan Curug Manis, Kecamatan Curug, Kota Serang. Selasa, 7 April 2026.

Walikota Serang, Budi Rustandi turun langsung ke sejumlah rumah warga dalam kondisi memprihatinkan (red-atap genteng berlubang, struktur bangunan rapuh, hingga fasilitas dasar yang jauh dari kata layak). 

Budi langsung menyerahkan bantuan perbaikan rumah tidak layak huni (RTLH) dari Pemerintah Kota Serang.

"Bantuan ini kita sesuaikan dengan tingkat kerusakan rumah, mulai dari Rp 5 juta hingga Rp 10 juta", Ungkap Budi.

Budi berharap, warga bisa tinggal lebih aman dan nyaman di lokasi.

Program ini bukan sekadar bantuan fisik, tetapi juga bagian dari komitmen pemerintah dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat, terutama mereka yang selama ini belum tersentuh program perbaikan.

Salah satu penerima bantuan, Junedi Yasin, mengaku tak bisa menyembunyikan rasa harunya. "Rumah peninggalan keluarganya yang selama bertahun-tahun belum pernah diperbaiki, kini akhirnya mendapat perhatian",

“Senang sekali, ini pertama kalinya saya dapat bantuan seperti ini. Rumah ini sudah lama rusak, tapi belum pernah tersentuh perbaikan. Alhamdulillah sekarang bisa diperbaiki,” ungkapnya dengan penuh rasa syukur.

Hal serupa dirasakan Siti Jarim, warga Kampung Cisangku. Ia menceritakan bagaimana selama ini rumahnya dibangun seadanya karena keterbatasan biaya. "Perbaikan hanya dilakukan bertahap, itupun tidak menyeluruh",

“Dulu cuma bagian atas saja yang dibangun, itu pun bertahap. Sekarang alhamdulillah dapat bantuan, jadi rumah bisa diperbaiki lebih layak,” katanya.

Siti menambahkan, bantuan ini datang di waktu yang tepat dan berharap program seperti ini terus berlanjut agar lebih banyak warga merasakan manfaatnya.

Kehadiran langsung Walikota Serang di tengah masyarakat pun menjadi nilai lebih. Warga merasa diperhatikan, bukan hanya melalui program, tetapi juga melalui sentuhan nyata di lapangan.

Langkah ini menjadi sinyal positif bahwa pembangunan tidak hanya berfokus pada infrastruktur besar, tetapi juga menyentuh kebutuhan dasar masyarakat—tempat tinggal yang layak dan aman.

Dengan program RTLH yang terus digencarkan, Pemerintah Kota Serang diharapkan mampu mempercepat pengentasan kawasan kumuh sekaligus meningkatkan kesejahteraan warganya secara berkelanjutan.

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *