Berita Terbaru

Diberdayakan oleh Blogger.
Dokter mengingatkan anak lebih rentan mengalami heat stroke saat cuaca panas ekstrem. Orang tua diminta mengenali gejala sejak dini.

By On Senin, Juli 20, 2026



Kontras7,- Orang Tua Diminta Waspadai Gejala Heat Stroke Pada Anak di Tengah Panas Ekstrem, Cuaca panas ekstrem yang terjadi di sejumlah wilayah perlu mendapat perhatian khusus dari para orang tua.

Anak-anak disebut memiliki risiko lebih tinggi mengalami heat stroke dibandingkan orang dewasa karena sistem pengaturan suhu tubuh mereka belum berkembang sempurna.

Dosen Program Pendidikan Dokter Spesialis Kedokteran Keluarga Layanan Primer Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), Siti Rizki Fauziah, mengatakan kondisi panas yang berlangsung terus-menerus dapat memberikan tekanan lebih besar terhadap tubuh anak.

"Anak-anak masih dalam masa pertumbuhan, sehingga sistem regulasi tubuh mereka belum sesempurna orang dewasa. Kondisi panas yang berlangsung terus-menerus memberikan beban lebih besar bagi tubuh anak," ujarnya, Senin (15/6/2026) dikutip dari Antara.

Menurut Siti Rizki, faktor fisiologis menjadi salah satu penyebab utama anak lebih rentan terdampak suhu tinggi. Luas permukaan tubuh anak yang relatif lebih besar dibandingkan berat badannya membuat mereka lebih cepat menyerap panas dari lingkungan.

Selain itu, produksi panas tubuh saat beraktivitas juga cenderung lebih tinggi, sementara mekanisme pendinginan melalui penguapan keringat belum bekerja seefektif orang dewasa.

Gejala Awal Perlu Dikenali

Siti Rizki menjelaskan heat stroke merupakan kondisi darurat medis yang terjadi ketika tubuh kehilangan kemampuan mengatur suhu secara normal.

"Heat stroke harus dipandang sebagai kondisi kegawatdaruratan medis yang serius karena merupakan kegagalan sistem pengaturan suhu tubuh. Jika tidak segera ditangani, dapat mengganggu fungsi organ vital seperti otak, jantung, dan ginjal," tegasnya.

Sebelum berkembang menjadi heat stroke, anak biasanya mengalami heat exhaustion atau kelelahan akibat panas. Gejalanya antara lain keringat berlebihan, sakit kepala, pusing, tubuh terasa lemas, mual, muntah, hingga kram otot.

Jika kondisi semakin berat, anak dapat mengalami perubahan perilaku seperti kebingungan, sulit berkomunikasi, mengantuk berlebihan, bahkan kehilangan kesadaran.

Anak Sering Abaikan Tanda Bahaya

Selain faktor fisik, perilaku anak juga turut meningkatkan risiko. Menurut Siti Rizki, anak-anak kerap terlalu fokus bermain sehingga tidak menyadari tanda-tanda awal tubuh mengalami gangguan akibat panas.

Akibatnya, kondisi yang semula ringan bisa berkembang menjadi lebih serius apabila tidak segera ditangani.

Siti Rizki mengingatkan orang tua untuk memastikan anak mendapatkan asupan cairan yang cukup, mengurangi aktivitas di bawah sinar matahari langsung, serta segera memberikan pertolongan ketika muncul gejala gangguan akibat panas.

Sebelumnya, Kementerian Kesehatan juga mengingatkan masyarakat agar lebih waspada terhadap risiko dehidrasi dan heat stroke, terutama pada kelompok rentan seperti bayi dan balita.

"Bayi dan balita merupakan kelompok yang paling rentan. Kewaspadaan orang tua sangat penting agar tanda-tanda awal gangguan akibat panas dapat dikenali lebih dini sebelum menjadi kondisi yang lebih berbahaya," kata Siti Rizki.

Sumber : merdeka.Com 

Primaya Hospital Bekasi Timur Klaim Lakukan Tindakan Sacral Neuromodulation Pertama di Indonesia

By On Jumat, Juli 17, 2026

BEKASI, Kontras7.co.id – Primaya Hospital Bekasi Timur memperkenalkan inovasi layanan bedah saraf melalui tindakan Sacral Neuromodulation (SNM) bagi pasien yang mengalami gangguan fungsi kandung kemih, usus, dan organ panggul akibat kerusakan saraf.

Berdasarkan siaran pers yang diterima Kontras7.co.id, Jumat (17/7/2026), rumah sakit tersebut menyebut tindakan SNM yang dilakukan tim dokter spesialis bedah sarafnya diklaim sebagai yang pertama di Indonesia. Inovasi ini menjadi langkah penting dalam pengembangan layanan neuromodulasi di Tanah Air sekaligus membuka akses masyarakat terhadap teknologi medis berstandar internasional.

Tindakan tersebut dipimpin oleh dr. Muhamad Aulia Rahman, Sp.BS-FTB, FINSS, bersama tim dokter Primaya Hospital Bekasi Timur. Atas pencapaian tersebut, tim dokter menerima penghargaan dari PINS Medical sebagai bentuk apresiasi atas inovasi layanan yang dikembangkan.

Menurut dr. Muhamad Aulia Rahman, banyak pasien belum menyadari bahwa gangguan berkemih dapat disebabkan oleh kerusakan saraf sehingga penanganan selama ini lebih banyak berfokus pada gejala.

"Melalui Sacral Neuromodulation, kami memberikan stimulasi langsung pada saraf sehingga fungsi organ dapat kembali bekerja lebih optimal," ujarnya.

Ia menjelaskan, prosedur minimal invasif tersebut umumnya berlangsung sekitar 30 menit hingga satu jam dengan tujuan membantu meningkatkan kualitas hidup pasien.

Direktur Primaya Hospital Bekasi Timur, dr. dr. Meizar Rizaldi, M.Ked.Klin., MM., MBA., FISQua, mengatakan pencapaian tersebut merupakan bagian dari komitmen rumah sakit dalam menghadirkan layanan kesehatan berstandar internasional yang dapat diakses masyarakat Indonesia.

"Kami ingin memastikan masyarakat Indonesia memiliki akses terhadap teknologi medis terkini tanpa harus mencari pengobatan ke luar negeri. Ke depan, kami akan terus menghadirkan inovasi yang didukung tenaga medis kompeten dan standar pelayanan terbaik," katanya.

Salah satu pasien, Ratna Ira Andriyanti (40), mengaku merasakan perubahan positif setelah menjalani terapi tersebut.

"Sebelumnya saya selalu khawatir saat beraktivitas karena sulit menahan buang air kecil. Setelah menjalani tindakan SNM, kondisi saya jauh lebih baik. Kini saya bisa kembali beraktivitas dengan dengan lebih percaya diri dan merasa mendapatkan kembali kualitas hidup saya," tuturnya.

Melalui inovasi tersebut, Primaya Hospital Bekasi Timur berharap semakin banyak pasien dengan gangguan saraf berkemih dapat memperoleh akses terhadap terapi neuromodulasi di dalam negeri tanpa harus mencari pengobatan ke luar negeri.

Editor: Redaksi Kontras7

Sumber: Siaran Pers Primaya Hospital Bekasi Timur.

HUT ke-8 RSUD Kota Serang, Direktur Ahmad Humariadi Tegaskan Komitmen Tingkatkan Pelayanan Kesehatan Berkualitas

By On Rabu, Juli 08, 2026

SERANG, Kontras7.co.id – Hari Ulang Tahun (HUT) ke-8 RSUD Kota Serang menjadi momentum untuk memperkuat komitmen dalam menghadirkan pelayanan kesehatan yang profesional, inovatif, berkualitas, dan berorientasi pada keselamatan pasien.

Direktur RSUD Kota Serang, dr. Ahmad Humariadi, MARS, menyampaikan harapannya agar di usia yang ke-8 ini, RSUD Kota Serang terus berkembang menjadi rumah sakit yang mampu memberikan pelayanan terbaik sekaligus menjadi kebanggaan masyarakat Kota Serang.

"Semoga RSUD Kota Serang semakin maju dan profesional sebagai rumah sakit yang memberikan pelayanan kesehatan berkualitas, berwawasan lingkungan, serta berorientasi pada keselamatan pasien. Teruslah menjadi kebanggaan masyarakat dan mitra Pemerintah Kota Serang dalam mewujudkan masyarakat yang sehat dan sejahtera," ujar dr. Ahmad Humariadi.

Mengusung tema "Sinergitas Pemerintah Kota Serang dalam Mewujudkan Transformasi Rumah Sakit Berwawasan Lingkungan untuk Pelayanan Berkualitas", peringatan HUT ke-8 RSUD Kota Serang diharapkan semakin memperkuat semangat seluruh jajaran rumah sakit untuk terus berinovasi, meningkatkan mutu pelayanan, serta memberikan pelayanan kesehatan yang cepat, aman, dan humanis kepada masyarakat.

Peringatan hari jadi ini juga menjadi refleksi atas perjalanan RSUD Kota Serang dalam memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan derajat kesehatan masyarakat serta mendukung terwujudnya Kota Serang yang sehat, maju, dan sejahtera.

Serahkan Pekerjaan kepada Ahlinya, Setiap Dinas Idealnya Fokus pada Tupoksi

By On Rabu, Juli 01, 2026

Ilustrasi pembangunan gedung sekolah sebagai contoh pekerjaan konstruksi 
yang memerlukan kompetensi teknis 
sesuai bidangnya.

KONTRAS7.CO.ID - KOTA SERANG - Pembagian tugas sesuai kompetensi merupakan salah satu kunci mewujudkan tata kelola pemerintahan yang profesional, pembangunan yang berkualitas, dan pelayanan publik yang semakin optimal. Setiap perangkat daerah idealnya fokus menjalankan tugas pokok dan fungsinya sesuai bidang masing-masing.

Pemerhati kebijakan publik Arie Budiarto menyampaikan bahwa sebagai upaya memperkuat efektivitas pemerintahan di Kota Serang, alangkah baiknya pekerjaan yang bersifat teknis konstruksi dipercayakan kepada perangkat daerah yang memiliki kompetensi di bidang tersebut sesuai tugas, fungsi, dan ketentuan yang berlaku.

"Sebagai contoh, pembangunan maupun rehabilitasi gedung sekolah serta pekerjaan sarana dan prasarana yang bersifat konstruksi alangkah baiknya ditangani oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) atau Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPKP) sesuai tugas, fungsi, dan kewenangannya. Dengan demikian, Dinas Pendidikan dapat lebih fokus meningkatkan mutu pendidikan, kualitas tenaga pendidik, prestasi peserta didik, serta pelayanan pendidikan kepada masyarakat," ujar Arie.

Menurutnya, prinsip yang sama juga dapat diterapkan pada sektor kesehatan. Dinas Kesehatan diharapkan dapat lebih fokus meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan kepada masyarakat, sementara pekerjaan konstruksi yang menjadi kewenangan dinas teknis dapat dilaksanakan oleh perangkat daerah yang memiliki kompetensi di bidang tersebut sesuai ketentuan yang berlaku.

"Prinsipnya sederhana, serahkan pekerjaan kepada ahlinya. Ketika setiap perangkat daerah fokus pada tugas pokok dan fungsinya, kualitas pembangunan akan semakin baik, pelayanan publik semakin optimal, dan masyarakat akan menjadi pihak yang paling merasakan manfaatnya," tegas Arie.

Ia berharap gagasan tersebut dapat menjadi bahan pertimbangan bagi Pemerintah Kota Serang dalam memperkuat tata kelola pemerintahan yang profesional, meningkatkan kualitas pembangunan, serta mewujudkan pelayanan publik yang semakin baik.

Sebagai bentuk partisipasi dalam pembangunan daerah, Arie menyatakan akan menyampaikan usulan tersebut secara tertulis kepada Wali Kota Serang sebagai bahan masukan dan pertimbangan dalam penguatan pembagian tugas sesuai tugas pokok, fungsi, dan kompetensi masing-masing perangkat daerah.

Emak-Emak Bergerak, Lintas RW Bersatu: Voli Kocok Griya Permata Asri Jadi Simbol Solidaritas Warga

By On Jumat, April 17, 2026

Suasana pertandingan turnamen voli kocok emak-emak Griya Permata Asri yang diikuti enam tim dari RW 3, RW 4, dan RW 5, berlangsung meriah dan penuh semangat kebersamaan. 
Jumat, 17 April 2026.

KONTRAS7.CO.ID - Kota Serang - Inisiatif warga kembali menunjukkan peran penting dalam membangun lingkungan yang solid dan harmonis. Berawal dari kegiatan perapian dan perbaikan lapangan voli oleh warga RW 4, semangat kebersamaan tersebut berkembang menjadi ajang silaturahmi lintas wilayah melalui turnamen voli kocok yang digagas para emak-emak Griya Permata Asri.

Turnamen yang diikuti enam tim ini tidak hanya melibatkan warga setempat, tetapi juga diikuti oleh emak-emak dari RW 3 dan RW 5. Kehadiran lintas RW tersebut menjadi bukti bahwa fasilitas lingkungan yang dikelola bersama mampu menjadi ruang pemersatu warga. Jumat, 17 April 2026.

Dengan konsep kocok campuran, para peserta diacak tanpa sekat wilayah, menciptakan suasana pertandingan yang cair, penuh keakraban, serta menjunjung tinggi semangat kebersamaan. Sorak dukungan, canda tawa, dan semangat sportivitas mewarnai jalannya pertandingan.

Perwakilan warga sekaligus peserta, Mama Gita, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata kepedulian warga, khususnya emak-emak, dalam menjaga keharmonisan lingkungan.

“Alhamdulillah, ini berawal dari kekompakan warga RW 4 yang bersama-sama merapikan lapangan. Setelah itu, kami para emak-emak berinisiatif mengadakan turnamen voli kocok agar lapangan ini benar-benar hidup dan menjadi ruang silaturahmi lintas warga,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar pertandingan, melainkan sarana mempererat persaudaraan antarwarga tanpa memandang batas wilayah.

“Kami ingin semua warga merasa memiliki. Kehadiran ibu-ibu dari RW 3 dan RW 5 membuat suasana semakin hangat dan penuh kekeluargaan,” tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut, Mama Gita juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh warga, khususnya RW 4, yang telah berkontribusi dalam perapian lapangan hingga kegiatan ini dapat terselenggara dengan baik.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh warga RW 4 dan semua pihak yang telah membantu, baik tenaga, pikiran, maupun dukungan. Ini bukti nyata bahwa gotong royong masih menjadi kekuatan utama di lingkungan kita,” ungkapnya.

Antusiasme warga yang tinggi, baik sebagai peserta maupun pendukung, menjadi energi tersendiri dalam kegiatan ini. Lebih dari sekadar olahraga, turnamen ini menjadi simbol hidupnya nilai kebersamaan di tengah masyarakat.

Di tengah tantangan kehidupan yang semakin individual, langkah sederhana namun penuh makna dari emak-emak Griya Permata Asri ini menjadi pesan kuat bahwa solidaritas, gotong royong, dan kepedulian sosial tetap menjadi fondasi utama dalam membangun lingkungan yang tangguh, inklusif, dan berdaya.

Memprihatinkan Tanpa Penanganan Medis Memadai, 1 Lansia Sakit Terbaring Lemah di Kabupaten Serang

By On Jumat, April 03, 2026

KONTRAS7.CO.ID - Serang - Kondisi memprihatinkan dialami sebuah keluarga di Kampung Jelupang Wetan RT/RW 05/02, Desa Sindangheula, Kecamatan Pabuaran, Kabupaten Serang, Banten. 

Sebanyak 9 orang harus tinggal di sebuah rumah sempit yang jauh dari kata layak huni, bahkan sebagian bangunannya dilaporkan sudah roboh.

Dari pantauan di lokasi, bangunan rumah terlihat rapuh dengan dinding seadanya, sebagian terbuat dari material sederhana yang sudah lapuk dimakan usia. 

Kondisi semakin mengkhawatirkan karena setengah bagian rumah telah mengalami kerusakan hingga roboh, menyisakan ruang terbatas bagi penghuni untuk bertahan hidup. "Atap rumah yang tidak lagi kokoh juga kerap mengalami kebocoran, terutama saat hujan turun", 

Hal ini memaksa penghuni menaruh ember dan berbagai wadah di sejumlah titik untuk menampung air hujan yang masuk ke dalam rumah.

Bagian dalam rumah pun tidak kalah memprihatinkan. Ruangan yang sempit dipenuhi barang-barang seadanya, dengan pencahayaan dan sirkulasi udara yang minim. Lantai yang lembap serta kondisi kebersihan yang terbatas menambah risiko kesehatan bagi para penghuni, terutama anak-anak dan lansia.

Dari 9 penghuni tersebut, terdapat 2 orang lanjut usia (lansia), di mana 1 di antaranya saat ini dalam kondisi sakit dan hanya bisa terbaring lemah tanpa penanganan medis yang memadai. Kondisi ini semakin memperparah beban keluarga yang harus bertahan di tengah keterbatasan ekonomi.

Pemilik rumah, Kusnadi, diketahui bekerja sebagai buruh serabutan dengan penghasilan yang tidak menentu. Ia bersama keluarganya telah menempati rumah tersebut selama lebih dari 10 tahun dalam kondisi yang jauh dari kata layak.

Ironisnya, kondisi rumah ini sebenarnya sudah pernah mendapatkan perhatian dari berbagai pihak. 

Berdasarkan informasi yang dihimpun, Pemerintah Desa Sindangheula, Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kabupaten Serang, Perkim Provinsi Banten, hingga Kementerian Sosial pernah melakukan survei langsung ke lokasi. Namun hingga saat ini, belum ada tindak lanjut nyata yang dirasakan oleh keluarga tersebut.

Situasi ini menimbulkan keprihatinan mendalam, baik dari warga sekitar maupun pihak yang melihat langsung kondisi di lapangan. Rumah yang seharusnya menjadi tempat berlindung justru berada dalam kondisi yang membahayakan keselamatan penghuninya, terlebih saat cuaca ekstrem melanda.

Warga berharap pemerintah dapat segera mengambil langkah konkret dan cepat dalam memberikan bantuan, baik berupa perbaikan rumah tidak layak huni maupun bantuan sosial lainnya. Selain itu, perhatian khusus juga diharapkan bagi lansia yang sakit agar mendapatkan penanganan medis yang layak.

Kisah ini menjadi potret nyata bahwa masih ada masyarakat di Kabupaten Serang yang hidup dalam keterbatasan ekstrem dan membutuhkan uluran tangan. Besar harapan, melalui perhatian dan aksi nyata dari berbagai pihak, keluarga ini dapat segera merasakan hunian yang lebih layak, aman, dan manusiawi.

Anggota DPRD Tinjau Lokasi Banjir RSUD Kota Serang

By On Selasa, Januari 13, 2026

didampingi Pihak RSUD Kota Serang. 
Selasa, 13 Januari 2026

KONTRAS7.CO.ID - Kota Serang - Anggota DPRD Kota Serang dari Komisi III tinjau lokasi banjir RSUD Kota Serang.

Ketua Komisi III DPRD Kota Serang, Heni Sulastri, SE.I, MM, mengatakan kedatangannya bersama rekan anggota komisi III tersebut dalam rangka monitoring dan pengawasan. Khususnya menyikapi adanya genangan air di area rumah sakit yang berpotensi mengganggu pelayanan kesehatan medis dan kenyamanan pasien. Kepada Media kontras7. Selasa, 13 Januari 2026.

Ada beberapa yang menjadi pembahasan dan memberikan solusi. "DPRD mendorong penanganan yang bersifat jangka pendek dan jangka panjang", kata Heni.

Ia, mengungkapkan untuk jangka pendek, DPRD meminta adanya langkah cepat penanganan genangan air, agar pelayanan rumah sakit tetap berjalan normal dan untuk jangka panjang, DPRD akan mengawal koordinasi lintas OPD terkait, khususnya dinas teknis, guna perbaikan sistem drainase dan penataan lingkungan sekitar rumah sakit.

"Sebenarnya bukan hanya di RSUD ini saja tapi daerah lain yang terdampak banjir. DPRD juga berkomunikasi dengan pemerintah Kota Serang untuk bagaimana kita bisa bersama-sama membantu penanganan banjir ini". Ungkapnya.

Ia, mengungkapkan salah satunya kondisi sistem drainase di lingkungan RSUD dan sekitarnya.

Heni menjelaskan, pihak rumah sakit sudah melakukan langkah - langkah penanganan sementara.

Kebutuhan dukungan dari pemerintah daerah dan OPD terkait agar persoalan ini tidak berulang. Ungkapnya.

Heni mengatakan, permasalahan genangan air atau banjir bukan hanya Pemerintah Kota Serang dan DPRD Kota Serang saja, tapi kita semua bareng - bareng dengan masyarakat untuk bisa mengatasi banjir ini bersama - sama.

Ditempat yang sama, Wakil Ketua Komisi III Saipulloh Jueng, menambahkan di area rumah sakit ada sekitar 30 sumur resapan kedalaman 1 meter. Kedepannya harus ditambahkan dan kondisi sungai dangkal perlu dilakukan pengerukan.

Ia, berharap agar kedepannya apabila terjadi curah hujan yang tinggi, kejadian seperti saat ini tidak terulang lagi yang berdampak mengganggu pelayanan.

Ia, juga mengajak masyarakat untuk saling menjaga lingkungan dan jangan membuang sampah sembarang. "Dapat menyumbat saluran air",

Direktur RSUD Kota Serang, dr.H.A. Humariadi Mars menambahkan, bahwa pihaknya telah melakukan mitigasi terhadap sumber- sumber penyebab banjir.

Untuk penanganan sementara telah melakukan pembuatan tanggul di sisi samping pintu IGD RSUD Kota Serang. Katanya.

Ia, mengungkapkan telah menyampaikan surat serta melakukan koordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Serang terkait peminjaman alat berat (beko) beserta operator, serta permohonan pengaspalan jalan dalam lingkungan RSUD Kota Serang.

Ia juga telah melakukan koordinasi dengan pihak pemadam kebakaran Kota Serang terkait peminjaman mesin sedot air. Jelasnya.

Kami mengucapkan terima kasih atas kedatangan anggota DPRD Kota Serang dari Komisi III sebagai mitra kerja, untuk melakukan monitoring dan pengawasan terhadap rumah sakit ini. Ungkapnya.

Ia menambahkan akan merencanakan pengurugan lahan agar elevasi area RSUD Kota Serang sejajar dengan jalan utama. Tutupnya.

Direktur RSUD Kota Serang Baru Dilantik, Siap Optimalkan Pelayanan

By On Kamis, November 06, 2025

Direktur RSUD Kota Serang, dr.H.A.Humariadi Mars. 
Kamis, 6 November 2025.

KONTRAS7.CO.ID - Kota Serang - Rumah Sakit Umum Daerah Kota Serang, resmi memiliki Direktur yang baru, Wali Kota Serang Budi Rustandi melantik dr.H.A. Humariadi Mars pada hari Jumat, 31 Oktober 2025.

Direktur RSUD Kota Serang, dr.H.A.Humariadi Mars mengatakan, akan meningkatkan mutu pelayanan dan pendapatan rumah sakit, sejak dilantik di hari pertama melaksanakan tugas langsung mengadakan apel pagi sekaligus berkunjung menyapa pasien dan petugas yang  sedang bekerja. Kepada Media kontras7. Kamis, 06 November 2025.

Ia, mengungkapkan, mendatangi ke setiap ruang rawat inap, rawat jalan dan poli untuk menyapa pasien dengan memberikan bunga mawar bentuk simbol perhatian dan kasih sayang dengan tema "Direktur menyapa pasien", Berikan hadiah mainan kepada anak - anak.

Meningkatkan pendapatan otomatis bagaimana menciptakan pelayanan yang paripurna sehingga mendapatkan kepercayaan masyarakat bahwa rumah sakit umum daerah kota serang menjadi rumah sakit favorit masyarakat Kota Serang. Ungkapnya.

Oleh karena itu harus dipersiapkan agar RSUD Kota Serang ini sudah siap melayani masyarakat. Mempersiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang baik sesuai dengan ke ahlian nya, dan melakukan penyegaran alat - alat kesehatan dalam penunjang pelayanan media yang dibutuhkan.

Kedepannya akan buka menu pelayanan baru yg bisa mendongkrak pendapatan, seiring program dari Pemerintah Pusat untuk memprioritaskan pelayanan Kanker, Jantung, Stroke dan Urologi (KJSU), pelayanan Kesehatan Ibu dan Anak (KIA), pelayanan CT Scan dan Cath Lab ( laboratorium kateter jantung ), dan Pelayanan Homodialisa (cuci darah). "Optimalkan pelayanan rehabilitasi medis",

Selain meningkatkan mutu pelayanan, ia menjelaskan akan melakukan perbaikan sarana prasarananya agar masyarakat merasa bangga memiliki rumah sakit Kota Serang yang nyaman, merasa bukan di rumah sakit umum daerah. Seperti berada dalam rumah sakit swasta yang atmosfer ruangannya nyaman dan terlihat mewah.

Ia, mengatakan telah membuat usulan draft keputusan Wali Kota Serang agar kedepannya seluruh Puskemas atau PKM yang ada di wilayah Kota Serang wajib merujuk pasien ke RSUD Kota Serang.

Ia berharap di buka nya menu pelayanan baru ini akan meningkatkan pendapatan daerah Kota Serang, yang hasil nya untuk membantu membangun Kota Serang. Tutupnya.

Viral Video Senam Saat Jam Pelayanan, BKPSDM Kota Serang Langsung Sidak ke Puskesmas Walantaka

By On Kamis, Oktober 30, 2025

Kepala BKPSDM Kota Serang, Murni menyampaikan edukasi Pembinaan 
kepada para pegawai Puskesmas Walantaka 
Kota Serang. Kamis, 30 Oktober 2025.

KONTRAS7.CO.ID - Kota Serang - Sempat viral diberbagai media sosial dan pemberitaan media terkait Video Senam saat jam pelayanan di Puskesmas Kecamatan Walantaka  Kota Serang.

Menanggapi Peristiwa tersebut, Pemerintah Kota Serang melalui BKPSDM Kota Serang langsung melakukan sidak untuk di lakukan pembinaan kepada para pegawai Puskesmas Kecamatan Walantaka Kota Serang.

Kepala BKPSDM Kota Serang, Murni, menyampaikan, setelah ada berita yang beredar luas di berbagai media, ia didampingi oleh Sekretaris Dinas Kesehatan secara cepat mendatangi Puskesmas Walantaka untuk meminta klarifikasi dan kita lakukan pembinaan langsung kepada pihak Puskesmas Walantaka (kepala dan rekan rekan pegawai-red), sebagai evaluasi agar kedepannya kegiatan program senam tersebut dilaksanakan diluar jam pelayanan. saat ditemui Media Kontras7 di Puskesmas Walantaka. Kamis, 30 Oktober 2025.

Murni menjelaskan, Kehadiran ke Puskesmas Walantaka ini untuk melakukan pembinaan dan ingin mengetahui juga terkait persoalan di puskesmas ini dan rekan-rekan pegawai agar kedepannya menjaga nama baik Kota Serang, jaga nama baik pribadi kita, baik lisan, tutur kata itu semua kita harus taat sesuai undang-undang nomor 20 tahun 2023 tentang ASN, PP 94 Tahun 2021 tentang Disiplin.

Pegawai Puskesmas Walantaka melaksanakan senam bagian dari program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis). Program Prolanis merupakan amanat yang wajib kami jalankan. Namun kami tetap memberikan pembinaan karena pelaksanaannya sempat mengganggu jam pelayanan. Ujarnya.

Mudah-mudahan kedepannya peristiwa ini tidak terulang lagi. "kegiatan senam ini untuk masyarakat, tadi klarifikasi untuk kegiatan masyarakat, bukan menghilangkan kegiatannya yah rekan-rekan, tetapi tolong di sesuai kan dengan waktu pelaksanaannya, jangan sampai mengganggu pelayanan",

Murni menghimbau, agar pihak puskesmas menggunakan media sosial untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat sebagai sarana informasi, edukasi dan pelayanan berbagai kegiatan di Puskesmas Walantaka.

Ditempat yang sama, Sekretaris Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Serang, dr.Teja Ratri mengatakan, dinas kesehatan dalam hal ini mempunyai kewajiban untuk pembinaan dan evaluasi seluruh UPT Puskesmas yang menjadi ruang lingkup pekerjaan dari pada Dinas Kesehatan Kota Serang.

Terkait hal ini yang menjadi pembahasan tentunya manajemen puskesmas yang bersifat dinamis ketika ada hal - hal kaitannya dengan kritikan atau masukan itu tentunya menjadi suatu hal mendorong kemajuan ataupun perubahan, dimana diketahui bahwa dalam manajemen puskesmas itu ada tim mutu didalamnya.

Ruang lingkup kinerja salah satunya untuk meningkatkan mutu pelayanan, ada PIC untuk pengelolaan keluhan, baik keluhan dari pasien maupun dari pengantar pasien itu juga ada mekanisme pengaduan. Jelas Teja.

Kepala UPTD Puskesmas Walantaka, Nuramang, menjelaskan, terkait kegiatan senam yang sempat viral di medsos, merupakan kegiatan rutin  pelaksanaan Prolanis, dimana Prolanis merupakan ada kegiatan senam sehat, edukasi kesehatan, dan cek kesehatan gratis, sudah dilaksanakan kurang lebih 7 tahun.

Nuramang, mengungkapkan, kegiatan ini rutin dilaksanakan oleh masyarakat, kedepannya akan kita evaluasi untuk waktu dan tempat. Kegiatan ini tidak bisa juga diberhentikan karena kegiatan ini untuk masyarakat.

Pelaksanaannya setiap hari rabu pagi jam 6.30, karena ada kendala teknis tiba - tiba sound sistem mati jadi waktunya mundur kesiangan, biasanya setiap kita adakan pasien belum ada, karena ada kendala teknis jadi kesiangan. Tutupnya.

SPPG Cundamanik kembali Menggelar Pelatihan dengan Dinkes Lebak

By On Sabtu, Oktober 18, 2025

KONTRAS7.CO.ID - LEBAK - Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi ( SPPG ) Cundamanik yang beralamat di kp.wanasari desa cihara kabupaten Lebak Provinsi Banten kembali menyelenggarakan kegiatan untuk relawan sebanyak 50 orang mengikuti pelatihan standar Operasional dapur dan higiene sanitasi yang di laksanakan pada hari Sabtu 18 oktober 2025 di dapur sppg cundamanik. 

Irmawati, selaku mitra sppg cundamanik sekaligus membuka kegiatan pelatihan menyampaikan bahwa kegiatan ini yang ke 2 kali di selenggarakan sebelumnya kegiatan pelatihan dari APJI sekarang Alhamdulillah oleh dinas kesehatan kabupaten Lebak dan kegiatan ini harus di ikuti dengan baik dari awal sampai akhir oleh 50 relawan, walaupun kita sudah Operasional dapur sudah 1 bulan tetapi jangan sampai kelalaian dalam penyiapan Makanan siap saji sehingga terjadinya keracunan bagai penerima manfaat, ujar Irma.

Saprudin,S.Pdi. selaku perwakilan dari Badan gizi Nasional (BGN) sekaligus sebagai kepala sppg cundamanik menyampaikan bahwa sppg ini harus sesuai dengan SOP dan juknis dari BGN, agar berjalan baik dan benar, ungkapnya.

Sementara Nurlina Lestari,S.KM.dari dinas kesehatan kabupaten Lebak mengatakan bahwa kegiatan ini berjalan dengan lancar serta di ikuti oleh peserta yang penuh Semangat dan antusias, semoga relawan dapur cundamanik semua sudah bisa mengerjakan sesuai dengan tugas dan fungsi nya masing masing, harapnya 

Pantauan tim awak media kegiatan ini berjalan lancar dan sukses.

Cek Program MBG, Wali Kota Serang Bersama Kapolresta Serang Kota Kunjungi SDN 02

By On Kamis, Oktober 02, 2025

Wali Kota Serang, Budi Rustandi bersama Kapolresta Serang Kota, Kombes Pol Satria Yudha kunjungi SDN 02 Kota Serang, 
Kamis, 02 Oktober 2025.

KONTRAS7.CO.ID - Kota Serang - Kota Serang - Wali Kota Serang, Budi Rustandi bersama Kapolresta Serang Kota, Kombes Pol Satria Yudha kunjungi SDN 02 Kota Serang, untuk memastikan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) berjalan sesuai aturan, higienis, dan tepat sasaran.

Wali Kota Serang, Budi Rustandi, mengatakan, kedatangan nya ke SDN 02 untuk memastikan makanan higienis. "Terkait adanya isu nasional kasus keracunan makanan di beberapa daerah." Media Kontras7. Kamis, 02 Oktober 2025.

Alhamdulillah, hasil kunjungan langsung hari ini, cek makanannya higienis dan sesuai arahan Presiden Prabowo. Kita merasa lega, tetapi ke depan tetap akan saya akan dicek lagi ke tempat lain. Ungkapnya.

Budi, mengungkapkan, pengawasan program MBG harus dilaksanakan bersama-sama, melibatkan unsur Forkopimda Kota Serang.

Dinas Kesehatan dan Dinas Pendidikan punya peran sangat vital untuk memastikan setiap dapur penyedia Program MBG diawasi dengan baik dan ketat. Tegas Budi.

Program ini produk presiden Prabowo, tentu harus dijaga bersama. Mari kita dukung agar tetap higienis, aman, dan tepat sasaran. Tandasnya.

Tambahnya, Kapolresta Serang Kota Kombes Pol Satria Yudha memberikan pernyataan terkait isu dugaan keracunan makanan dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Ia, menegaskan, bahwa penyebab utama kasus yang pernah terjadi disebabkan oleh makanan yang terlalu lama dimasak sehingga menurun kualitasnya. “Keracunan yang pernah kami tangani terjadi karena makanan dimasak terlalu lama sehingga basi, unsur lain belum ditemukan," Tegas Yudha.

Program MBG ini adalah program pemerintah. Maka, semua pihak harus terlibat. Dengan adanya kolaborasi lintas sektor, pengawasan bisa dilakukan secara lebih ketat dan menyeluruh,” ujarnya.

Pihaknya bersama Pemerintah Kota Serang dan stakeholder terkait, telah mengadakan rapat koordinasi guna memperkuat sistem pengawasan.

“Untuk mencegah insiden, kami sedang membahas terkait pembentukan Satgas khusus pengawasan MBG," ujarnya.

"Satgas ini nantinya akan melibatkan seluruh pihak, mulai dari Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan, TNI/Polri, hingga kejaksaan. Tutupnya.

Vihara Kwan Ti Kong Bersama PMI Gelar Aksi Sosial Donor Darah

By On Sabtu, September 20, 2025

KONTRAS7.CO.ID - Kota Serang - Vihara Kwan Ti Kong di Jalan Lopang Indah Blok C5 No.8, Lopang, Kec. Serang, Kota Serang, Banten menggelar aksi sosial donor darah yang rutin dilaksanakan setahun dua kali.

Perwakilan Vihara Kwan Ti Kong, Fendi mengatakan, kegiatan ini bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Serang dan bertujuan untuk mengumpulkan setidaknya 50 kantong darah.

"Ini adalah kegiatan sosial yang ditujukan untuk kepentingan masyarakat. Kami berharap dengan adanya kegiatan sosial ini, masyarakat bisa merasakan manfaatnya," kata Fendi kepada Media kontras7. Sabtu. (20/9/2025).

Baksos donor darah ini terbuka untuk semua, warga sekitar Lopang, partisipan, umat dan ada juga Abang ojek online. Ungkapnya.

Fendi mengungkapkan, kita juga memberikan paket sembako untuk peserta yang berhasil mendonorkan darahnya, selain paket dari PMI.

"Kegiatan ini hasil swadaya umat dan dibantu juga dari pihak Alfamart", ujar Fendi.

Aksi sosial ini merupakan bentuk kepedulian Vihara kepada masyarakat luas, khususnya warga sekitar dan serta memberikan dampak positif bagi banyak orang.

Ditempat yang sama, perwakilan PMI Kab Serang, Dr Diana mengungkapkan, kegiatan ini jadwal rutin dan sudah terjadwal bekerja sama dengan pihak vihara.

Saat ini baru 32 data warga yang masuk untuk di cek kesehatan nya dan semoga masih ada warga yang datang untuk ikut donor.  "Baru ada 27 warga yang lolos berhasil di donorkan darahnya dan 5 karena kondisi kesehatan belum berhasil donor." Kata Diana.

Kegiatan donor darah yang rutin dilaksanakan ini diharapkan tidak hanya bermanfaat bagi kesehatan para pendonor, tetapi juga dapat menyelamatkan nyawa sesama anak bangsa.

"Dengan memberikan sedikit darah, kita ikut berkontribusi dalam penyelamatan sesama," imbuh Diana.

Monitoring dan Evaluasi Rutin Security RSUD Kota Serang, Pastikan Pelayanan Keamanan Berjalan Optimal

By On Kamis, Agustus 14, 2025

Kabag Adumkeu RSUD Kota Serang, 
H. Muhlisin Skm,Mkm memberikan Arahan kepada tim Security RSUD Kota Serang, Kamis, 14 Agustus 2025.

KONTRAS7.CO.ID - Kota Serang - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Serang rutin melaksanakan kegiatan Monitoring dan Evaluasi Pelayanan keamanan, Kamis, 14 Agustus 2025.

Kegiatan Monitoring dan  Evaluasi bagi Security dipimpin langsung oleh Kabag Adumkeu RSUD Kota Serang, H. Muhlisin Skm,Mkm.

Kabag Adumkeu RSUD Kota Serang, H. Muhlisin Skm,Mkm mengatakan kegiatan ini rutin dilaksanakan sebagai upaya untuk memastikan pelayanan keamanan di lingkungan RSUD Kota Serang berjalan optimal. Kepada Media Kontras7. Kamis, 14 Agustus 2025.

Ia' mengungkapkan, pentingnya menjaga nama baik rumah sakit dan disiplin dalam menjalankan tugas. "Apel ini juga menjadi ajang evaluasi kinerja, mengingatkan pentingnya perbaikan diri dan pelayanan, serta menjaga disiplin prosedur. Ujar Muhlisin

Muhlisin menjelaskan, Apel ini bertujuan untuk mengevaluasi kinerja tim security, memberikan arahan, dan mengingatkan tentang tanggung jawab mereka dalam menjaga keamanan dan nama baik rumah sakit.

Memberikan motivasi dan pengingat kepada tim security untuk selalu meningkatkan kinerja dan memberikan pelayanan terbaik. Tutup Muhlisin

Bupati Serang Ratu Zakiyah Support Percepatan Pengadaan Lahan Exit Tol RS Adhyaksa

By On Kamis, Juli 31, 2025

KONTRAS7.CO.ID - Serang - Rumah Sakit (RS) Adhyaksa di Desa Sukajadi, Kecamatan Kragilan, Kabupaten Serang, telah rampung. Selain punya fungsi kesehatan yustisi rumah sakit milik Kejaksaan Agung ini juga terbuka buat umum. Artinya masyarakat bisa memanfaatkan rumah sakit Adhyaksa untuk berobat.

Saat ini tengah diupayakan percepatan pengadaan lahan exit tol RS Adhyaksa sebagai sarana pendukung yang memudahkan warga untuk menjangkau rumah sakit ini. Untuk percepatan pengadaan lahan exit tol RS Adhyaksa, digelar Rapat Koordinasi Pengadaan Lahan Exit Tol RS Adhyaksa di aula Kejaksaan Tinggi (Kejati) Banten, Kamis 31 Juli 2025. 

Rapat langsung dipimpin oleh Kepala Kejati (Kajati) Banten Siswanto yang dihadiri oleh Asda 1 bidang Pemerintahan Pemprov Banten Komarudin, Kepala Dinas PUPR Banten Arlan Marzan, Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah dan jajaran pejabat lainnya.

Kepala Kejati (Kajati) Siswanto mengatakan, Rakor ini untuk menyamakan persepsi pelaksanaan percepatan pengadaan lahan exit Tol RS Adhyaksa sesuai dengan tahapan yang sudah ditentukan dan ketentuan yang berlaku. 

Kata Kajati, diharapkan pengadaan lahan exit Tol bisa rampung pada Desember 2025. 

"Ini semua kita libatkan dari Provinsi dan Kabupaten Serang, dari kami dari Kejaksaan adalah mendampingi,” kata Kajati usai rakor. 

Kajati berharap, dalam percepatan pengadaan lahan exit tol RS Adhyaksa berlangsung dengan tepat dan benar sesuai dengan peraturan yang berlaku sehingga tidak menimbulkan masalah di kemudian hari. Ia meminta kepada pihak-pihak terkait untuk dapat meminimalkan berbagai kendala di lapangan.

Kata Kajati, RS Adhyaksa dibangun di Kragilan karena di kecamatan ini sangat diperlukan rumah sakit untuk masyarakat Banten. 

Sementara Bupati Serang Ratu Zakiyah mengatakan, pihaknya mendukung keberadaan RS Adhaysa di wilayah Kabupaten Serang. "Keberadaan RS Adhyaksa sangat penting bagi pemenuhan layanan dasar kesehatan bagi masyarakat baik yang ada di wilayah Kecamatan Kragilan maupun kecamatan lainnya,” kata Bupati Serang Ratu Zakiyah.

Kata Bupati, Pemkab mensupport percepatan pengadaan lahan exit tol RS Adhyaksa agar dapat memberikan akses kemudahan dan kenyamanan bagi warga yang ingin berobat ke sini. "Saya selaku bupati dan Pemerintah Kabupaten Serang akan mendukung percepatan pengadaan lahan exit tol. Oleh karena itu kita akan berkoordinasi dengan steakholder dalam rangka pemenuhan itu,’ ujarnya.

Di tempat yang sama Kepala Dinas PUPR Banten Arlan Marzan mengatakan, untuk percepatan pengadaan lahan exit tol RS Adhyaksa pihaknya sudah menyiapkan anggaran dari APBD Banten untuk pembebasan lahan.

"Kami mengapresiasi langkah Pak Kajati dan Ibu Bupati dalam rakor ini. Karena memang dalam proses pengadaan lahan perlu dipersiapkan dengan matang dan koordinasi yang kuat,” katanya.

Kata Arlan,  dalam rakor  disepakati dukungan penuh dari Kejati dan Pemkab Serang. "Dalam prosesnya nanti akan terus dikawal sehingga kendala-kendala pengadaan lahan exit tol RS Adhyaksa bisa diselesaikan  dengan baik,” ujarnya.

Arlan menegaskan, pihaknya dalam waktu dekat ini akan membentuk tim verifikasi data, verifikasi data perencanaan kemudian tahap persiapan. 

“Mudah-mudahan sesuai jadwal, akhir September 2025 penetapan lokasi sudah bisa selesai,” tegasnya.

Biddokkes Polda Banten Beri Pengobatan Gratis Kepada 608 Driver Ojek Online

By On Kamis, Juni 12, 2025

KONTRAS7.CO.ID - Kota Serang - Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-79, Biddokkes Polda Banten bersama Polres jajaran melaksanakan Bakti Kesehatan sebagai wujud kepedulian Polri terhadap masyarakat, khususnya para pekerja sektor informal seperti pengemudi ojek daring.

Kabidhumas Polda Banten Kombes Pol Didik Hariyanto menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata kepedulian Polri terhadap kesehatan dan kesejahteraan masyarakat. "Melalui Bakti Kesehatan ini, Polri ingin hadir lebih dekat dan lebih peduli kepada masyarakat, khususnya mereka yang selama ini menjadi tulang punggung transportasi perkotaan seperti para pengemudi ojek online. Ini bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi bentuk nyata dari semangat Bhayangkara untuk melayani," ujar Kabidhumas Polda Banten pada Kamis (12/06/25).

Kegiatan ini telah berlangsung sejak Minggu, 8 Juni 2025, dan akan berakhir pada 16 Juni 2025. Hingga hari ini, tercatat sebanyak 608 pengemudi ojek online (ojol) telah mendapatkan pemeriksaan kesehatan dan pengobatan gratis yang dilaksanakan di fasilitas Biddokkes Polda Banten maupun Polres jajaran.

Sebagai puncaknya, pada Senin, 16 Juni 2025, Biddokkes Polda Banten akan menyelenggarakan kegiatan besar yang terbuka untuk masyarakat umum dengan layanan meliputi:

- Pengobatan gratis

- Sunatan massal

- Pelayanan Keluarga Berencana (KB)

- Donor darah

- Pelatihan Bantuan Hidup Dasar (BHD)

- Skrining Tuberkulosis (TBC)

Kegiatan ini bertujuan tidak hanya untuk memberikan layanan kesehatan, tetapi juga meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya hidup sehat dan deteksi dini penyakit.

Diakhir Didik berharap kegiatan bakti kesehatan ini dapat memberikan dampak positif yang luas serta dapat mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat dalam menciptakan keamanan dan ketertiban yang harmonis. “Bakti kesehatan ini adalah wujud nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat, bukan hanya dalam hal keamanan, tetapi juga dalam hal pelayanan kemanusiaan selain itu dapat memberikan dampak positif yang luas serta mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat dalam menciptakan keamanan dan ketertiban yang harmonis,” ujar Kabidhumas Polda Banten.

Datangi RSDP. Bupati Serang Ratu Zakiyah Prioritaskan Layanan Dasar Kesehatan Masyarakat

By On Senin, Juni 02, 2025

KONTRAS7.CO.ID - Kota Serang - Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah meninjau Rumah Sakit dr Dradjat Prawiranegara (RSDP) Serang, Senin, 2 Juni 2025 sore. Bupati ingin memastikan agar rumah sakit umum milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang ini memprioritaskan layanan dasar kesehatan kepada masyarakat.

Ratu Zakiyah didampingi Plt Direktur RSDP Serang, Rachmat Maulana dan Wakil Direktur (Wadir) RSDP, Mujiyati dan Kabag Hukum Setda Kabupaten Serang, Lalu Farhan Nugraha mengawali meninjau ruang pendaftaran. Kemudian ruang Laboratorium, Radiologi, ICU, Hemodealisa (cuci darah), Arafah, Musdalifah, Cempaka, Dahlia, dan Instalasi Gizi.

Kepada para pasien maupun penunggu pasien, Ratu Zakiyah memberikan nasihat agar selalu bersabar dan semangat untuk bisa sembuh dari penyakit yang dideritanya. Ia juga berpesan, agar selalu membaca sholawat kepada Nabi Muhammad Saw.

”Hari ini alhamdulillah saya ke sini dalam rangka memastikan bahwa pelayanan yang diberikan rumah sakit umum ini, memberikan yang terbaik,”ujarnya usai meninjau.

Ratu Zakiyah memastikan, jika pelayanan yang diberikan RSDP Serang kepada pasien sudah sangat baik. ”Alhamdulillah yang saya temui (pasien) semuanya memberikan respons yang positif untuk rumah sakit dr Dradjat Prawinegara,”katanya.

Ratu Zakiyah berharap pelayanan RSDP Serang terus meningkatkan pelayanan yang lebih baik lagi. Terlebih berdasarkan laporan Plt Direktur RSDP untuk tenaga medis sudah banyak, sudah lengkap hanya tinggal fasilitas-fasilitas yang perlu ada direnovasi.

”Karena tadi kan ada bed yang dikurangi, jadi semoga kedepan bisa dikembalikan jumlah bednya lagi. Sehingga nanti masyarakat yang ingin kesini bisa terlayani dengan maksimal, karena bidang kesehatan ini merupakan layanan dasar yang harus kita prioritaskan untuk masyarakat,”ucapnya.

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *