Gubernur Banten Andra Soni berdiskusi bersama Kepala Kantor Bahasa Provinsi Banten Devyanti Asmalasari dan Duta Bahasa Banten di Gedung Negara Provinsi Banten, Kota Serang, Senin (7/9/2026).
Kontras7.co.id, Kota Serang — Gubernur Banten Andra Soni mendukung program Krida TUTUR (Tumbuhkan Ujaran Tertib, Unggul, dan Ramah) yang digagas Duta Bahasa Banten untuk mencegah kekerasan verbal di lingkungan sekolah.
Dukungan itu disampaikan Andra saat menerima Kepala Kantor Bahasa Provinsi Banten Devyanti Asmalasari bersama Duta Bahasa Banten di Gedung Negara Provinsi Banten, Kota Serang, Senin (7/9/2026).
Andra menilai edukasi mengenai budaya tutur penting untuk membangun lingkungan sekolah yang lebih aman dan positif, khususnya bagi generasi muda.
“Kami sangat mendukung. Saya telah menandatangani bentuk dukungan agar Krida TUTUR ini diimplementasikan di wilayah kita,” kata Andra.
Program tersebut menyasar pelajar usia 13–17 tahun dan saat ini masih dalam tahap koordinasi dengan sekolah serta Dinas Pendidikan. Penerapan awal direncanakan di SMA Negeri 4 Serang melalui pembekalan Duta Tutur sebelum diperluas ke sekolah lainnya.
Duta Bahasa Banten 2026 juga tengah menyiapkan Krida TUTUR untuk dibawa dalam Pemilihan Duta Bahasa Nasional di Jakarta pada 14–19 September 2026.
Kepala Kantor Bahasa Provinsi Banten Devyanti Asmalasari berharap Duta Bahasa Banten dapat meraih prestasi lebih baik. Pada tahun sebelumnya, perwakilan Banten berhasil menempati posisi empat besar nasional.
Sementara itu, Duta Bahasa Banten 2026 Christian Farold Purba mengatakan Krida TUTUR lahir dari perhatian 20 Duta Bahasa terhadap persoalan kekerasan verbal. Program tersebut dikembangkan melalui instrumen fisik dan digital agar dapat terus digunakan dan diperluas.
« Prev Post
Next Post »
