Berita Terbaru

Diberdayakan oleh Blogger.

PWI NTB Catat 44 Peserta UKW Mandiri, PWI Pusat Sebut Terbesar

Pelaksanaan UKW mandiri dan OKK PWI NTB di Mataram, NTB.

KONTRAS7.CO.ID — MATARAM — Antusiasme wartawan mengikuti peningkatan kompetensi melalui Uji Kompetensi Wartawan (UKW) di Nusa Tenggara Barat (NTB) cukup tinggi. Pelaksanaan UKW mandiri yang digelar PWI NTB kali ini diikuti 44 peserta.

Jumlah tersebut mendapat perhatian dari PWI Pusat. Wakil Ketua Umum PWI Pusat Joko Tetuko menyebut pelaksanaan UKW mandiri di NTB sebagai yang terbesar sepanjang sejarah penyelenggaraan UKW mandiri di lingkungan PWI.

Bukan hanya UKW, PWI NTB juga menggelar Orientasi Kewartawanan dan Keorganisasian (OKK) yang diikuti sekitar 120 peserta.

Lantas, apa yang membuat kegiatan tersebut mendapat perhatian khusus?

Menurut Joko, tingginya partisipasi menunjukkan adanya keinginan wartawan untuk terus meningkatkan kompetensi sekaligus memperkuat profesionalisme dalam menjalankan tugas jurnalistik.

“Sampai saat ini, ini adalah pelaksanaan UKW mandiri terbesar sepanjang sejarah. Kami memohon agar Pemerintah Provinsi NTB dapat terus membantu dan mendukung PWI NTB, terutama dalam persiapan menjelang Porwanas di Lampung tahun 2027 mendatang,” ujar Joko saat menutup kegiatan.

Sekretaris PWI NTB Fachrul Mustofa mengatakan, jumlah peserta UKW awalnya hanya direncanakan untuk dua kelas. Namun, tingginya minat wartawan membuat jumlah peserta berkembang menjadi 44 orang.

Sementara peserta OKK yang mengikuti kegiatan pembukaan mencapai sekitar 120 orang.

“Alhamdulillah, semua badai terlampaui dan kita bisa gelar hari ini,” kata Fachrul.

Menurut dia, pelaksanaan tersebut merupakan hasil kerja bersama pengurus PWI NTB dengan jajaran PWI kabupaten dan kota. Konsolidasi internal menjadi bagian penting agar kegiatan dapat terlaksana sesuai rencana.

OKK Jadi Bagian Penting Keanggotaan

Di sisi lain, OKK bukan sekadar kegiatan organisasi. Orientasi tersebut menjadi salah satu persyaratan bagi seseorang untuk menjadi anggota PWI.

Keterkaitan dengan agenda Porwanas 2027 di Lampung juga membuat kegiatan ini memiliki arti penting bagi PWI NTB dan para anggotanya.

Dengan demikian, UKW dan OKK tidak hanya berbicara mengenai kegiatan organisasi, tetapi juga berkaitan dengan peningkatan kompetensi serta kesiapan wartawan menghadapi agenda profesi ke depan.

Dimulai dari Konsultasi

Fachrul menjelaskan, persiapan kegiatan dilakukan melalui proses konsultasi dan koordinasi. Dalam proses tersebut, PWI NTB mendapat arahan serta dukungan dari Sekretaris Daerah NTB Abul Chair.

Dukungan juga datang dari PWI Pusat. Sejumlah tokoh PWI, di antaranya Djoko, Parasakti dan Edu, terlibat sebagai narasumber maupun penguji dalam rangkaian kegiatan.

Bagi PWI NTB, pelaksanaan OKK dan UKW tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat organisasi sekaligus mendorong wartawan untuk terus meningkatkan kemampuan profesionalnya.

Ke depan, kegiatan peningkatan kompetensi diharapkan tidak berhenti pada pelaksanaan UKW, tetapi menjadi bagian dari budaya profesional dalam menjalankan tugas jurnalistik.

Previous
« Prev Post
Show comments
Hide comments

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *