Berita Terbaru

Diberdayakan oleh Blogger.

Progres Revitalisasi Alun-alun Kota Serang Baru 45 Persen

Kepala Dinas PUPR Kota Serang M. Ibra Gholibi saat diwawancarai Kontras7.co.id terkait progres revitalisasi Alun-alun 
Kota Serang, Selasa (27/10/2026).

KONTRAS7.CO.ID — KOTA SERANG — Revitalisasi Alun-alun Kota Serang dengan nilai kontrak Rp48.278.159.994,40 atau sekitar Rp48,28 miliar masih terus dikerjakan. Proyek yang dilaksanakan PT Andila Karya Konstruksi KSO–PT Global Banten Konstruksi ini merupakan bagian dari penataan ruang publik dalam program Wali Kota Serang Budi Rustandi bersama Wakil Wali Kota Nur Agis Aulia.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Serang, M. Ibra Gholibi, mengatakan progres revitalisasi Alun-alun Kota Serang saat ini mencapai 45 persen saat diwawancarai Kontras7.co.id, Selasa (27/10/2026).

Ibra mengungkapkan, ketika mulai menjabat sebagai Kepala Dinas PUPR sekitar dua pekan sebelumnya, progres pekerjaan yang diketahuinya berada di kisaran 40 persen. Pada pekan berikutnya, progres meningkat menjadi sekitar 45 persen.

Menurut Ibra, percepatan pekerjaan perlu didukung ketersediaan tenaga kerja dan material yang memadai. Pekerjaan juga dapat dilakukan hingga malam hari untuk mengejar target penyelesaian.

Ibra menjelaskan, masa kontrak pekerjaan berakhir pada 31 Desember 2026. Jika pekerjaan belum selesai, terdapat opsi perpanjangan waktu hingga 50 hari kalender sesuai ketentuan, dengan konsekuensi denda. Namun, perpanjangan tersebut menjadi pilihan terakhir.

Air Mancur Ikon Golok hingga Fasilitas Olahraga

Ibra menjelaskan, revitalisasi Alun-alun mencakup sejumlah fasilitas, di antaranya air mancur dengan ikon golok di bagian tengah kawasan. Penataan juga dilakukan di sisi barat, termasuk area Pancaniti, musala, toilet, lantai, atap, serta fasilitas pendukung lainnya.

Selain itu, kawasan Alun-alun dilengkapi jalur pedestrian dan fasilitas olahraga, seperti lapangan basket, tenis meja, voli, serta lapangan tenis yang dilengkapi atap. Area kuliner juga menjadi bagian dari penataan tersebut.

Terkait Jembatan Penyeberangan Orang (JPO), Ibra menegaskan bahwa pembangunannya tidak termasuk dalam pekerjaan revitalisasi yang sedang berjalan. Pekerjaan saat ini berfokus pada penataan bagian dalam kawasan Alun-alun.

Pekerjaan Diawasi, Material Diperiksa

Mengenai pengawasan proyek, Ibra mengatakan tim teknis PUPR bersama konsultan pengawas memantau pekerjaan di lapangan. Pemeriksaan mencakup material dan hasil pekerjaan, termasuk ukuran serta spesifikasi baja WF dan pekerjaan beton.

Ibra juga mengungkapkan, bagian pedestrian yang dinilai kurang tepat penempatannya telah diminta untuk dibongkar dan diperbaiki. Ia menegaskan, pekerjaan yang tidak sesuai spesifikasi harus diperbaiki agar memenuhi ketentuan.

Terkait kunjungan KPK, kegiatan tersebut merupakan bagian dari Monitoring Center for Prevention (MCP) dan tidak hanya berkaitan dengan revitalisasi Alun-alun.

PUPR Juga Fokus pada Perbaikan Jalan

Di luar revitalisasi Alun-alun, Ibra menjelaskan bahwa Dinas PUPR Kota Serang juga menangani perbaikan jalan dan infrastruktur lainnya, termasuk melalui program Serang Bagus.

Ia menyebutkan, pemerintah daerah menargetkan kondisi jalan mantap mencapai sekitar 90 hingga 95 persen pada akhir masa jabatan wali kota. Upaya tersebut juga mendapat dukungan dari Pemerintah Provinsi Banten di tengah keterbatasan anggaran daerah.

Selain perbaikan jalan, penataan kawasan dan pedestrian turut dilakukan di sejumlah lokasi, antara lain Royal Baru, Jalan Juhdi, dan Jalan Diponegoro.

Alun-alun Diharapkan Jadi Kebanggaan Bersama

Ibra berharap revitalisasi Alun-alun dapat menghadirkan ruang publik yang nyaman sekaligus menjadi ikon baru Kota Serang. Kawasan tersebut diharapkan menjadi kebanggaan masyarakat dan mendukung visi pembangunan Wali Kota Budi Rustandi bersama Wakil Wali Kota Nur Agis Aulia.

Ia juga mengajak masyarakat menjaga fasilitas yang telah dibangun, tidak merusak sarana, tidak membuang sampah sembarangan, serta ikut merawat kebersihan kawasan.

“Ini fasilitas umum yang menjadi kebanggaan kita. Kita rawat bersama,” ujarnya.


Newest
You are reading the newest post
Show comments
Hide comments

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *