dr. Hj. Ati Pramudji Hastuti saat menjelaskan inovasi Cibanten Jitu untuk mempermudah akses pelayanan kalibrasi alat kesehatan.
KONTRAS7.CO.ID — BANTEN — Untuk mempermudah fasilitas pelayanan kesehatan mendapatkan layanan kalibrasi alat kesehatan, Dinas Kesehatan Provinsi Banten melalui UPT Labkesda Banten menghadirkan inovasi Cibanten Jitu.
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Banten, dr. Hj. Ati Pramudji Hastuti, menjelaskan bahwa inovasi tersebut dikembangkan untuk menjawab keterbatasan akses pelayanan kalibrasi alat kesehatan di wilayah Provinsi Banten. Selain meningkatkan akses dan kualitas pelayanan, inovasi ini juga diarahkan untuk mendukung peningkatan pendapatan asli daerah (PAD).
Ati mengatakan, Cibanten Jitu menghadirkan pelayanan kalibrasi dengan dukungan tenaga profesional serta informasi layanan yang mudah diakses. Kemudahan pelayanan juga diperkuat melalui pemanfaatan teknologi digital dengan aplikasi Cibanten Jitu.
Menurut Ati, layanan kalibrasi tersebut didukung tarif yang kompetitif dan terjangkau. UPT Labkesda Banten juga telah menyiapkan peta jalan atau roadmap pengembangan layanan kalibrasi untuk tiga tahun ke depan.
Ati mengungkapkan, pengembangan layanan ini turut dilakukan melalui kerja sama dengan berbagai fasilitas pelayanan kesehatan, baik fasilitas pelayanan kesehatan tingkat primer maupun lanjutan, khususnya di wilayah Provinsi Banten.
Ia menjelaskan, inovasi Cibanten Jitu juga telah memberikan kontribusi terhadap peningkatan PAD. Kehadiran inovasi tersebut merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Provinsi Banten melalui Dinas Kesehatan dan UPT Labkesda Banten dalam mendukung program unggulan Gubernur Banten, yakni Banten Sehat.
Ati berharap pelayanan kalibrasi melalui inovasi tersebut dapat mendukung jaminan mutu alat kesehatan sehingga tujuan pelayanan kesehatan, yakni pasien selamat, diagnosis tepat, dan masyarakat Banten sehat, dapat terwujud.
“Pastikan keamanan dan pastikan jaminan mutu alat kesehatan Anda. Hanya di Labkesda Provinsi Banten,” ujar Ati.
Manfaat penggunaan aplikasi Cibanten Jitu juga dirasakan oleh fasilitas pelayanan kesehatan. Kasubag TU UPT Puskesmas Patia, Mae Siti Saroh, mengatakan dirinya datang ke Labkesda Provinsi Banten untuk melakukan kalibrasi alat USG.
Mae menjelaskan, aplikasi Cibanten Jitu mempermudah pihaknya dalam melakukan penjadwalan layanan. Dengan aplikasi tersebut, pihaknya tidak perlu datang langsung ke kantor Labkesda hanya untuk mengatur jadwal.
“Ini bisa mempermudah kita untuk melakukan penjadwalan sehingga kita tidak usah datang ke kantornya langsung, tapi kita bisa melalui aplikasi. Dan sudah bisa dijadwalkan, sudah ada jawaban melalui aplikasi itu,” kata Mae.
You are reading the newest post
Next Post »
